Aksi Biadab Tentara Israel! Nyamar Jadi Petugas Medis Masuk ke RS di Jenin, Tembak 3 Warga Palestina

Chandra Iswinarno | Suara.com

Selasa, 30 Januari 2024 | 18:20 WIB
Aksi Biadab Tentara Israel! Nyamar Jadi Petugas Medis Masuk ke RS di Jenin, Tembak 3 Warga Palestina
Orang-orang memeriksa puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan Israel di kamp pengungsi Bureij di Jalur Gaza, Palestina, Kamis (2/11/2023). [Mahmud HAMS/AFP]

Suara.com - Aksi di luar nalar yang dilakukan Pasukan Israel untuk membunuh Warga Palestina makin tak terkendali. Pada Selasa (30/1/2024) pagi ini dilaporkan pasukan khusus Israel menyamar menjadi dokter dan perawat menyusup masuk ke Rumah Sakit Ibnu Sina di Jenin untuk membunuh tiga warga sipil.

Dilansir dari Kantor Berita Resmi Palestina, WAFA, dua dari tiga pemuda Palestina yang dibunuh pasukan khusus Israel tersebut merupakan saudara.

Mereka yang meninggal ditembak Pasukan khusus Israel itu, yakni Mohammad dan Basil Ayman Al-Ghazawi yang merupakan saudara kandung. Satu korban meninggal lainnya, Mohammad Walid Jalamna.

Basil diketahui sebelumnya terluka dan telah menerima perawatan di rumah sakit sejak 25 Oktober 2023.

Sementara itu, sumber dari dalam rumah sakit mengungkapkan bahwa ada 10 anggota pasukan khusus Israel yang menyamar, mereka menggunakan pakaian sipil, berpakaian seperti dokter dan perawat, masuk ke rumah sakit.

Setelah masuk ke rumah sakit, pasukan tersebut menuju ke lantai tiga, dan membunuh ketiga pemuda tersebut menggunakan pistol berperedam.

Aksi tak berperikemanusiaan itu kemudian direspons Menteri Kesehatan Mai Alkaila yang meminta Majelis Umum PBB serta lembaga-lembaga internasional dan organisasi hak asasi manusia untuk mengakhiri serangkaian kejahatan.

Aksi kejahatan yang sehari-hari dilakukan pendudukan terhadap rakyat Palestina dan pusat kesehatan di Jalur Gaza dan Tepi Barat, serta untuk memberikan perlindungan yang diperlukan untuk pusat perawatan dan kru ambulans.

Ia juga menambahkan, bahwa setelah tiga pemuda terbunuh dalam operasi Tentara Khusus Israel di Rumah Sakit Ibnu Sina di Jenin, merupakan kejahatan yang terjadi setelah puluhan kejahatan dilakukan oleh pasukan pendudukan terhadap pusat perawatan dan staf medis.

Tak hanya itu, aksi biadap Tentara Israel itu melanggar hukum internasional. Padahal, hukum internasional memberikan perlindungan umum dan khusus terhadap lokasi sipil, termasuk rumah sakit, sesuai dengan Konvensi Jenewa Keempat dan Protokol Tambahan Pertama dan Kedua pada Konvensi Jenewa tahun 1977 dan Den Haag tahun 1954.

Pasukan nasional menyerukan pemogokan umum di Jenin menyusul pembunuhan tiga pemuda oleh Israel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inilah Negara-negara yang Stop Pendanaan ke PBB Karena Pro-Israel

Inilah Negara-negara yang Stop Pendanaan ke PBB Karena Pro-Israel

News | Minggu, 28 Januari 2024 | 18:32 WIB

Jokowi Menentang Keras Pernyataan PM Israel Soal Palestina

Jokowi Menentang Keras Pernyataan PM Israel Soal Palestina

News | Jum'at, 26 Januari 2024 | 18:50 WIB

Pengungsi Gaza Terancam Kelaparan, Terpaksa Makan Pakan Hewan Ternak

Pengungsi Gaza Terancam Kelaparan, Terpaksa Makan Pakan Hewan Ternak

Lifestyle | Kamis, 25 Januari 2024 | 15:18 WIB

Kemenlu RI Geram Israel Berkali-kali Langgar Hukum Internasional, PBB Ikut Jadi Korban

Kemenlu RI Geram Israel Berkali-kali Langgar Hukum Internasional, PBB Ikut Jadi Korban

News | Kamis, 25 Januari 2024 | 12:07 WIB

Terkini

Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026

Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 21:50 WIB

Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur

Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 20:59 WIB

Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!

Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:25 WIB

Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?

Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:36 WIB

Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar

Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:50 WIB

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:40 WIB

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:38 WIB

Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN

Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:30 WIB

Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil

Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:29 WIB

Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang

Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:07 WIB