Adu Kaya Erina Gudono Kontra Petahana Bupati Sleman, Duh Ada yang Hartanya Malah Berkurang Banyak

Galih Priatmojo

Sabtu, 09 Maret 2024 | 08:08 WIB
Adu Kaya Erina Gudono Kontra Petahana Bupati Sleman, Duh Ada yang Hartanya Malah Berkurang Banyak
Kolase foto Erina Gudono dan Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo.

Suara.com - Nama Erina Gudono tetiba mencuat sebagai salah satu calon kandidat yang bakal terjun di kontestasi Pilkada Sleman.

Setelah sebelumnya sempat mencuat nama Kaesang Pangarep sebagai kandidat di Pilkada Sleman versi salah satu lembaga survei, terkini istrinya yang tak lain warga Sleman, juga mulai berhembus bakal terjun di kontestasi yang sama.

Nama Erina Gudono muncul dalam ajang Pilkada Sleman salah satunya diungkap oleh Ketua DPC Partai Gerindra Sleman Sukaptana.

Putri dari Guru Besar UGM Mohammad Godono tersebut mencuat dari internal partai bentukan Prabowo.

"Namanya muncul dari internal partai baik dari pusat maupun daerah," terang Sukaptana kemarin.

Bila benar Erina Gudono maju dalam kontestasi Pilkada Sleman, ia berpeluang besar berhadapan dengan petahana Kustini Sri Purnomo yang saat ini masih menjabat sebagai Bupati Sleman.

Sebelum lebih jauh bicara soal pertarungan di Pilkada Sleman, yuk intip lebih dulu perbandingan logistik alias kekayaan antara Erina Gudono dengan Kustini Sri Purnomo.

Erina Gudono diketahui bukanlah sosok sembarang.

Disamping putri dari seorang profesor dan guru besar UGM, Erina Gudono secara pribadi merupakan talenta muda yang sempat dipercaya di perusahaan keuangan asing sekaliber J.P Morgan.

baca juga

Diketahui sebagai perusahaan kelas dunia, karyawan yang bekerja di J.P Morgan punya gaji yang tergolong besar.

Kisarannya mencapai Rp1,4 miliar atau sekitar Rp116 juta per bulannya.

Jumlah itu tentu saja urung ditambah dengan penghasilannya sebagai selebgram lewat berbagai endorsemen yang bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Sementara itu, Kustini Sri Purnomo yang juga digadang bakal kembali maju di Pilkada Sleman, terakhir tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp12 miliar.

Dikutip dari laporan LHKPN pada 3 November 2023, detail kekayaan yang dimiliki Kustini Sri Purnomo yakni sebesar Rp12.300.070.041.

Dimana dari total tersebut, ia tak memiliki utang sama sekali alias nol.

Meski begitu, nyatanya jumlah kekayaan Kustini Sri Purnomo tampak berkurang bila dibanding dengan laporan harta kekayaannya saat pertama kali terpilih sebagai Bupati Sleman pada 2020 lalu.

Dari LHKPN yang dilaporkan perdana pada 31 Desember 2021, Kustini memiliki kekayaan sebesar Rp12.352.375.383.

Itu artinya selama menjabat sebagai Bupati Sleman, kekayaan Kustini berkurang hingga Rp52 jutaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kaesang Bocorkan Rencana Dorong Erina Gudono Maju Pilkada Sleman Sejak Tahun Lalu, Ternyata Ada Tujuan Terselubung

Kaesang Bocorkan Rencana Dorong Erina Gudono Maju Pilkada Sleman Sejak Tahun Lalu, Ternyata Ada Tujuan Terselubung

News | Sabtu, 09 Maret 2024 | 07:11 WIB

Nasib Sandiaga Uno di Tahun Politik: Kekayaan Merosot, Berat Badan Ikut Susut

Nasib Sandiaga Uno di Tahun Politik: Kekayaan Merosot, Berat Badan Ikut Susut

News | Jum'at, 08 Maret 2024 | 19:50 WIB

Terkini

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:42 WIB

'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup

'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:35 WIB

Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:11 WIB

×