Pasukan Israel Sandera 14 Staf Bulan Sabit Merah, Diduga Alami Penyiksaan

Chandra Iswinarno | Suara.com

Rabu, 13 Maret 2024 | 09:13 WIB
Pasukan Israel Sandera 14 Staf Bulan Sabit Merah, Diduga Alami Penyiksaan
Ilustrasi Palestina (Pixabay/Hosny Salah)

Suara.com - Palestine Red Crescent Society atau PRCS melaporkan hingga kini pihak Israel masih menyandera 14 stafnya yang sampai saat ini belum diketahui keberadaannya.

Dalam akun media sosial X, PRCS mengungkapkan sampai saat ini pihak keluarga dan kolega masih mengkhawatirkan keselamatan para sandera yang sampai saat ini masih menjadi sorotan.

"Israel masih menyandera 14 anggota PRCS, yang keberadaannya masih belum diketahui. Keluarga dan kolega sangat prihatin dengan keselamatan mereka lantaran ada laporan penyiksaan dan perlakuan tidak senonoh berdasarkan kesaksian dari sejumlah rekan yang telah dibebaskan," tulis PRCS di media sosial X pada Selasa (12/3/2024).

Lantaran itu, PRCS meminta komunitas internasional untuk ikut campur tangan dan menekan otoritas Israel agar segera membebaskan tim mereka yang ditahan.

Sebelumnya diberitakan bahwa agresi yang dilakukan Israel merupakan buntut penyerangan besar-besaran yang dilakukan oleh Militan Hamas pada 7 Oktober 2023 silam ke Israel dari Gaza.

Pihak Israel mengklaim peristiwa tersebut mengakibatkan 1.200 orang tewas dan 240 lainnya diculik.

Peristiwa tersebut kemudian dibalas Israel dengan melakukan pengepungan total terhadap Jalur Gaza. Tak hanya itu, mereka juga melancarkan serangan darat ke daerah kantong Palestina dengan tujuan melenyapkan pejuang Hamas dan menyelamatkan sandera.

Sejak Oktober 2023 hingga saat ini, sedikitnya 31.100 orang di Jalur Gaza telah terbunuh, menurut otoritas setempat.

Sementara itu upaya untuk melakukan gencatan kerap dilakukan.

Kali pertama dilakukan pada 24 November 2024, Qatar menjadi mediator antara Israel dan Hamas dalam mencapai kesepakatan mengenai gencatan senjata sementara dan pertukaran tahanan dan sandera, juga pengiriman bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza.

Selanjutnya, gencatan senjata diperpanjang beberapa kali sampai berakhir pada 1 Desember dan lebih dari 100 sandera diyakini masih ditahan oleh Hamas di Gaza.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Kerahkan Ribuan Polisi Jelang Salat Jumat Masjid Al Aqsa

Israel Kerahkan Ribuan Polisi Jelang Salat Jumat Masjid Al Aqsa

News | Rabu, 13 Maret 2024 | 08:36 WIB

Lagi! 7 Warga Palestina Tewas Ditembak Israel Saat Antre Bantuan, Respons Negara Zionis Bikin Miris

Lagi! 7 Warga Palestina Tewas Ditembak Israel Saat Antre Bantuan, Respons Negara Zionis Bikin Miris

News | Rabu, 13 Maret 2024 | 05:21 WIB

Deretan Bintang Hollywood Dukung Palestina di Oscar 2024, Ada Billie Eilish Hingga Mark Rufallo

Deretan Bintang Hollywood Dukung Palestina di Oscar 2024, Ada Billie Eilish Hingga Mark Rufallo

Entertainment | Rabu, 13 Maret 2024 | 05:00 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB