Viral Omongan Lawas Anies: Mereka yang Kalah Pemilu Keukeuh Ingin Menang

Galih Prasetyo

Sabtu, 23 Maret 2024 | 09:27 WIB
Viral Omongan Lawas Anies: Mereka yang Kalah Pemilu Keukeuh Ingin Menang
Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar. (Suara.com/Rakha)

Suara.com - Beredar potongan video lawas capres nomor urut 01 Anies Baswedan membicarakan soal mereka yang kalah di kontestasi Pemilu. Menurut Anies, kedewasan dalam berpolitik itu sangat penting.

Anies menjelaskan bahwa mereka yang kalah Pemilu kadang tidak dewasa sehingga bagaimana pun caranya ingin berusaha untuk tetap menang. Anies pun mengibaratkan tim sepak bola yang tak mau kalah dan terus meminta waktu tambahan.

"Tentu kalau dia tidak memiliki kedewasaan untuk berdemokrasi itu, maka gak ada batasnya dalam berbeda," ucap Anies Baswedan seperti dikutip, Sabtu (23/3).

"Coba pertandingan sepak bola, maka 90 menit selesai minta diperpanjang terus. Tambah 45 menit, tambah 45 menit, kenapa? Yang penting saya menang gitu," sambungnya.

Anies dalam potongan video lawas itu juga mengatakan bahwa publik harus menyadari bahwa tidak ada yang sempurna. Di sisi lain, orang Indonesia ingin di tiap Pemilu itu semuanya harus berlangsung sempurna.

"Kita juga tidak boleh mengasumsikan semuanya sempurna. Kita harus akui. Tidak bisa semua sempurna. Hanya saja kita sering merasa, Indonesia ini penuh dengan ketidakteraturan, tapi sampai pada UN dan Pemilu semuanya ingin sempurna," jelas Anies.

Potongan video lawas Anies ini pun mendapat banyak komentar dari netizen. Mayoritas netizen menyentil sikap Anies pasca kekalahannya dari Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

"Jejak digital gak bisa dilawan," komentar salah satu pengguna Instagram.

"Pokoknya indahnya perkataan beliau tergantung situasi dan kondisi. Sesuai atau tidak dengan keinginannya," sindir akun lainnya.

baca juga

Sebelumya, Anies Baswedan menegaskan bahwa setiap warga negara di Indonesia mempunyai kebebasan berpendapat yang dijamin undang-undang.

"Kebebasan berpendapat, kebebasan untuk mengungkapkan pikiran berorganisasi itu dijamin konstitusi," kata Anies di Jakarta, Kamis.

Hal itu disampaikan Anies saat ditanyakan pendapatnya tentang upaya dukungan dari relawan Anies-Muhaimin yang kemungkinan akan melakukan unjuk rasa saat sengketa pemilu berlangsung di Mahkamah Konstitusi.

"Ketika ada warga negara yang memilih untuk mengungkapkan ekspresinya dalam bentuk tulisan, podcast, rekaman, termasuk juga dalam bentuk poster, spanduk, atau dalam bentuk jumlah massa, itu adalah hak warga negara," katanya menegaskan.

Anies menjelaskan hak warga negara ini harus dihormati karena hal itu bisa diungkapkan untuk isu apa pun juga di Indonesia.

Menurut dia, apabila menghormati konstitusi, menghormati prinsip bernegara, maka hak warga negara juga harus dihormati.

"Pandangan saya terhadap ungkapan-ungkapan saat ini, yang dilakukan di luar MK adalah hak konstitusional yang harus dihormati dan tidak boleh dihalangi," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Respons Surya Paloh Usai Ditawari Gabung dengan Koalisi Indonesia Maju: 50:50

Respons Surya Paloh Usai Ditawari Gabung dengan Koalisi Indonesia Maju: 50:50

Video | Sabtu, 23 Maret 2024 | 09:00 WIB

Agar Tak Goyah, Prabowo-Gibran Disebut Butuh Koalisi Semipermanen Selama 20 Tahun

Agar Tak Goyah, Prabowo-Gibran Disebut Butuh Koalisi Semipermanen Selama 20 Tahun

Kotak Suara | Sabtu, 23 Maret 2024 | 07:35 WIB

Tekad Prabowo Rangkul Semua Pihak Pasca-Pilpres, Bertemu Megawati Paling Dinanti

Tekad Prabowo Rangkul Semua Pihak Pasca-Pilpres, Bertemu Megawati Paling Dinanti

Kotak Suara | Sabtu, 23 Maret 2024 | 06:35 WIB

Muhammadiyah Ajak Masyarakat Legawa Terima Hasil Pemilu, Minta MK Kerja Profesional

Muhammadiyah Ajak Masyarakat Legawa Terima Hasil Pemilu, Minta MK Kerja Profesional

Kotak Suara | Sabtu, 23 Maret 2024 | 05:05 WIB

Usai Ke NasDem, Prabowo Berlanjut Silaturahmi Ke PPP?

Usai Ke NasDem, Prabowo Berlanjut Silaturahmi Ke PPP?

Kotak Suara | Sabtu, 23 Maret 2024 | 04:05 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×