Penampakan Klenteng Terbesar Se-Asia yang Porak Poranda Akibat Gempa Tuban

Galih Prasetyo

Sabtu, 23 Maret 2024 | 12:02 WIB
Penampakan Klenteng Terbesar Se-Asia yang Porak Poranda Akibat Gempa Tuban
Penampakan Klenteng Terbesar Se-Asia yang Porak Poranda Akibat Gempa Tuban [Beritajatim.com]

Suara.com - Gempa Tuban yang mengguncang pada Jumat (22/3) membuat klenteng terbesar se-Asia, Klenteng Kwan Sing Bio yang berlokasi di Kabupaten Tuban, Jawa Timur porak poranda.

Klenteng Kwan Sing Bio mengalami kerusakan cukup parah di bagian atap akibat dashayatnya gempa Tuban. Kerusakan yang dialami klenteng terbesar se-Asia itu dibenarkan oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban Sudarmaji

Menurut Sudarmaji, beberapa genteng dan atap klenteng Kwan Sing Bio mengalami kerusakan.

Sudarmadji seperti dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com, gempa bumi yang dirasakan masyarakat paling besar yakni 3 kali yaitu yang pertama pukul 11.22 WIB dengan kekuatan 6.0 SR, lalu yang kedua pukul 12.31 WIB dengan kekuatan 5.9 SR, serta pukul 15.52 WIB dengan kekuatan 6.5 SR.

“Dengan kejadian ini bisa saya sampaikan dampak yang terjadi di Kabupaten Tuban adalah yang pertama ada 3 rumah yang mengalami kerusakan,” terang Sudarmaji.

3 rumah tersebut yakni di Kecamatan Soko roboh dibagian dapur, 1 rumah di Desa Lajulor, Kecamatan Singgahan ada tembok belakang rumah roboh dan 1 rumah lagi di Kecamatan Rengel yang dindingnya roboh.

Kemudian, ada 1 bangunan kandang ayam di Kecamatan Semanding yang roboh. “Adapun untuk fasilitas umum ada rumah ibadah Klenteng Kwan Sing Bio Tuban yang baru saja dilaporkan ke kami,” terang Sudarmaji.

Ia mengaku sudah menugaskan relawan BPBD untuk melakukan assessment. Selain Klenteng, juga balai desa lama di Desa Dagangan, Kecamatan Parengan yang juga dilaporkan atap depan atau terasnya roboh.

Gempa Tuban

baca juga

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Tuban, Jawa Timur menyebut 78 gempa susulan pascagempa yang terjadi di 130 kilometer timur laut kabupaten setempat, Jumat.

"Sampai saat ini masih ada gempa susulan dan tercatat 78 kali gempa susulan sampai jam 19:42 WIB," kata Kepala BMKG Tuban Zem Irianto Padama.

Zem menyebut ada sebanyak tiga kali gempa yang dirasakan oleh masyarakat dan mengakibatkan rusaknya rumah. Pertama gempa utama berkekuatan magnitudo 6.0 dan gempa susulan ke-6 yang berkekuatan magnitudo 5.3. Lalu, gempa susulan yang ke-22 dengan magnitudo 6.5.

Sementara itu, Pusdalops BPBD Kabupaten Tuban menyebutkan gempa mengakibatkan kerusakan bangunan enam rumah warga rusak sedang yakni di Desa Glagahsari, Kecamatan Soko.

Bangunan rumah roboh milik Sulaimi, serta sebuah Desa Sidokumpul, Kecamatan Bangilan yang dua tahun ditinggal pindah pemiliknya.

Selanjutnya rumah milik Dartuk di Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, rumah milik Winarlin di Desa Bejagung, Kecamatan Semanding, rumah milik Darmuji di Desa Boncong, Kecamatan Bancar dan rumah milik Ratmin di Desa Lajolor, Kecamatan Singgahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasca Gempa Tuban, Pertamina Pastikan Pasokan Energi Tetap Normal

Pasca Gempa Tuban, Pertamina Pastikan Pasokan Energi Tetap Normal

News | Jum'at, 22 Maret 2024 | 20:53 WIB

BMKG Pastikan Gempa Tuban Tidak Berpotensi Tsunami

BMKG Pastikan Gempa Tuban Tidak Berpotensi Tsunami

News | Jum'at, 22 Maret 2024 | 17:52 WIB

Besarnya Guncangan Gempa Tuban, Terasa Hingga Pulau Kalimantan!

Besarnya Guncangan Gempa Tuban, Terasa Hingga Pulau Kalimantan!

News | Jum'at, 22 Maret 2024 | 17:37 WIB

BMKG: Gempa Tuban Terasa Hingga Yogyakarta dan Kalimantan

BMKG: Gempa Tuban Terasa Hingga Yogyakarta dan Kalimantan

News | Jum'at, 22 Maret 2024 | 17:14 WIB

Gempa M6,5 Guncang Tuban Jumat Sore, Terasa Hingga Solo Dan Jogja

Gempa M6,5 Guncang Tuban Jumat Sore, Terasa Hingga Solo Dan Jogja

News | Jum'at, 22 Maret 2024 | 16:53 WIB

Lagi, Gempa 6,5 Guncang Tuban

Lagi, Gempa 6,5 Guncang Tuban

Tekno | Jum'at, 22 Maret 2024 | 16:02 WIB

Terkini

Catatan untuk Revitalisasi Tanah Abang: Siapkan Hunian Sementara, Libatkan Warga Terdampak

Catatan untuk Revitalisasi Tanah Abang: Siapkan Hunian Sementara, Libatkan Warga Terdampak

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:25 WIB

Tanggapi PCNU Sekadau, KH Ismail Ghofur Bantah Ikut Agenda Pengondisian Muktamar di Jakarta

Tanggapi PCNU Sekadau, KH Ismail Ghofur Bantah Ikut Agenda Pengondisian Muktamar di Jakarta

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:22 WIB

Rumah Bakal Pakai Jargas dan PLTS, Danantara Ikut Biayai

Rumah Bakal Pakai Jargas dan PLTS, Danantara Ikut Biayai

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:22 WIB

5 HP Murah dengan Dukungan Update Bertahun-tahun, Pas Buat Jangka Panjang

5 HP Murah dengan Dukungan Update Bertahun-tahun, Pas Buat Jangka Panjang

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Kenanga: Ketika Adat Bali Mengikat Cinta dan Membatasi Kebebasan Perempuan

Kenanga: Ketika Adat Bali Mengikat Cinta dan Membatasi Kebebasan Perempuan

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Tragis! Sekolah Tutup karena Kabut Asap, Tiga Kakak Beradik Tewas Kecelakaan Saat Pulang

Tragis! Sekolah Tutup karena Kabut Asap, Tiga Kakak Beradik Tewas Kecelakaan Saat Pulang

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:18 WIB

Ekspor Sawit RI Terancam Anjlok 4,5 Juta Ton, B50 Jadi Beban Baru?

Ekspor Sawit RI Terancam Anjlok 4,5 Juta Ton, B50 Jadi Beban Baru?

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:14 WIB

Menanti Taisei Marukawa Berseragam Garuda: Jatuh Cinta pada Indonesia dan Siap Jadi WNI

Menanti Taisei Marukawa Berseragam Garuda: Jatuh Cinta pada Indonesia dan Siap Jadi WNI

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:10 WIB

SPX Express Raih Penghargaan Jaringan Pengiriman Nasional Terbaik 2026

SPX Express Raih Penghargaan Jaringan Pengiriman Nasional Terbaik 2026

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:07 WIB

Perwira TNI Terlibat Judol Ditahan Polisi Militer, Amnesty Desak Diadili di Peradilan Umum

Perwira TNI Terlibat Judol Ditahan Polisi Militer, Amnesty Desak Diadili di Peradilan Umum

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:06 WIB

×