Syawalan, Sejarah Hari Raya Ketupat Pasca Idul Fitri

Eviera Paramita Sandi

Jum'at, 12 April 2024 | 18:25 WIB
Syawalan, Sejarah Hari Raya Ketupat Pasca Idul Fitri
Ilustrasi makanan ketupat. (Instagram/@mrs_caprian)

Suara.com - Hari Raya Idul Fitri 1445 H usai sudah. Kini umat muslim di dunia mulai memasuki bulan Syawal. Tradisi yang dilakukan usai Idul Fitri ini juga dikenal sebagai kegiatan Syawalan.

Sebagian besar umat muslim di Indonesia, khususnya Pulau Jawa masih melakukan tradisi Hari Raya Ketupat ini, tepatnya seminggu setelah Idul Fitri.

Masyarakat Jawa melambangkan perayaan tradisi Hari Raya Ketupat ini sebagai simbol kebersamaan. Biasanya, ketupat yang sudah ditata dalam wadah langsung dibawa ke tempat kenduri, atau bisa juga hanya diantar ke rumah-rumah warga.

Bukan hanya ketupat saja yang dibawa, namun juga ada sayur sambal goreng dan bubuk kedelai. Ketupat yang dibawa ke tempat kenduri akan didoakan Bersama oleh warga, sama halnya dengan filosofi ketupat itu sendiri, yakni mengaku lepat atau salah kepada Allah SWT.

Seperti yang diketahui, filosofi ketupat ini berasal dari kata “Ketupat” atau “kupat” dalam Bahasa Jawa berarti “ngaku lepat” atau “mengakui kesalahan”.

Dengan adanya ketupat ini, sesama muslim diharapkan mengakui kesalahan dan saling memaafkan. Selain itu, bungkus ketupat yang terbuat dari janur kuning juga melambangkan penolak bala bagi orang Jawa.

Bentuknya yang segi empat mencerminkan prinsip “kiblat papat lima pancer” yang bermakna bahwa kemanapun manusia menuju, pasti selalu Kembali pada Allah.

Sementara itu, Sejarah Hari Raya Ketupat sendiri bermula dari sang walisongo, Sunan Kalijaga. Masyarakat Jawa percaya bahwa Sunan Kalijaga yang pertama kali memperkenalkan ketupat.

Menurut budayawan Zastrouw Al-Ngatawi, tradisi ketupat ini muncul di era walisongo dengan memanfaatkan tradisi slametan yang sudah berkembang di kalangan Masyarakat Nusantara.

baca juga

Tradisi ini kemudian dijadikan sebagai sarana untuk mengenalkan ajaran islam mengenai cara bersyukur kepada Allah SWT, bersedekah dan bersilaturrahim di hari lebaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baru Sambangi Kediaman Megawati, FX Rudy Masuk Melalui Ruang Pengamanan

Baru Sambangi Kediaman Megawati, FX Rudy Masuk Melalui Ruang Pengamanan

News | Jum'at, 12 April 2024 | 18:10 WIB

Satu Orang Dapat THR = Satu Keluarga Ikut Bahagia

Satu Orang Dapat THR = Satu Keluarga Ikut Bahagia

Your Say | Jum'at, 12 April 2024 | 17:30 WIB

Rasa Bahagia Campur Jantung Berdebar, saat Aku Menunggu THR dari Yoursay

Rasa Bahagia Campur Jantung Berdebar, saat Aku Menunggu THR dari Yoursay

Your Say | Jum'at, 12 April 2024 | 17:30 WIB

Terkini

Apakah Parfum Wardah Tahan Lama? Ini 3 Varian dengan Aroma Paling Awet

Apakah Parfum Wardah Tahan Lama? Ini 3 Varian dengan Aroma Paling Awet

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Presentasi Pakai iPad? Ini 4 Cara Mudah Menyambungkannya ke Proyektor

Presentasi Pakai iPad? Ini 4 Cara Mudah Menyambungkannya ke Proyektor

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Prabowo Larang Siswa SD Pacaran, Syarat 'Sabuk Hitam' Bikin Sidang DPR Pecah Tawa

Prabowo Larang Siswa SD Pacaran, Syarat 'Sabuk Hitam' Bikin Sidang DPR Pecah Tawa

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:12 WIB

Prabowo Akui Birokrasi Berbelit dan Oknum Pejabat Korup Masih Jadi Masalah Utama Bangsa

Prabowo Akui Birokrasi Berbelit dan Oknum Pejabat Korup Masih Jadi Masalah Utama Bangsa

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:11 WIB

Menjaga Laut, Garam, dan Tradisi Desa Les di Tengah Modernitas

Menjaga Laut, Garam, dan Tradisi Desa Les di Tengah Modernitas

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:10 WIB

Link Download Pedoman Upacara HUT RI ke-81 untuk Acara 17 Agustus 2026

Link Download Pedoman Upacara HUT RI ke-81 untuk Acara 17 Agustus 2026

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:07 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Travel Size di Bawah 50 ml, Ringkas Dibawa ke Mana Saja

5 Rekomendasi Sunscreen Travel Size di Bawah 50 ml, Ringkas Dibawa ke Mana Saja

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:05 WIB

Prabowo Janji Tak Boleh Ada Rakyat Indonesia Kelaparan, Petani Harus Disejahterakan

Prabowo Janji Tak Boleh Ada Rakyat Indonesia Kelaparan, Petani Harus Disejahterakan

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:04 WIB

Jangan Sampai Kehabisan! Promo Tiket Kereta Api 17 Persen Spesial HUT RI Sudah Bisa Dibeli

Jangan Sampai Kehabisan! Promo Tiket Kereta Api 17 Persen Spesial HUT RI Sudah Bisa Dibeli

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:59 WIB

KPK Bongkar Jejak Restitusi Pajak Rp 48,3 Miliar dalam Kasus Suap KPP Banjarmasin

KPK Bongkar Jejak Restitusi Pajak Rp 48,3 Miliar dalam Kasus Suap KPP Banjarmasin

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:58 WIB

×