Pelaku Pembunuhan Enam Orang di Mal Sydney Ditembak Mati Petugas, Polisi Pastikan Bukan Teroris

Chandra Iswinarno | Suara.com

Minggu, 14 April 2024 | 00:02 WIB
Pelaku Pembunuhan Enam Orang di Mal Sydney Ditembak Mati Petugas, Polisi Pastikan Bukan Teroris
Polisi mengamankan lokasi kejadian penyerangan terhadap sejumlah orang di Mal Kota Sidney, NSW, Australia, Sabtu (13/4/2024). [ABC News/Jack Fisher]

Suara.com - Pelaku pembunuhan terhadap enam warga di Mal Sydney, New South Wales (NSW) tewas ditembak petugas setelah melancarkan aksinya, Sabtu (13/4/2024) sore.

Pria yang melakukan penyerangan di tengah keramaian tersbut diketahui berusia 40 tahun.

Dilansir dari ABC, korban yang meninggal dunia di tempat berjumlah lima orang. Empat di antaranya perempuan dan satu laki-laki.

Sementara satu korban lainnya meninggal, yakni seorang perempuan mengembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit karena mengalami luka parah.

Tak hanya itu, delapan korban lainnya terluka, termasuk seorang anak berusia sembilan bulan, hingga kini masih dirawat di rumah sakit dan beberapa lainnya berada dalam kondisi kritis.

Bertindak Sendirian

Asisten Komisaris Polisi NSW Anthony Cooke meyakini pria tersebut bertindak sendirian.

Sementara itu, Komisaris Polisi Karen Webb mengatakan, polisi telah mengetahui sosok pria tersebut. Meski begitu, ia belum mengidentifikasinya secara resmi.

Lebih lanjut, Webb mengemukakan, meski motifnya tidak jelas, indikasi awal menunjukkan bahwa serangan tersebut tidak ada kaitannya dengan terorisme.

"Tidak ada dugaan siapa pun menjadi sasaran, tapi hal itu bisa berubah," katanya.

Polisi mengatakan, pelaku sudah berada di mal sekitar jam 3 sore sebelum pergi. Kemudian pria tersebut kembali sekira 20 menit kemudian dengan membawa pisau. Usai melakukan aksinya, pria tersebut ditembak petugas saat akan menyerang.

"Dia menghadapi pelaku, yang telah naik ke lantai lima, sambil terus berjalan cepat di belakangnya untuk mengejarnya. Dia berbalik menghadapnya, mengangkat pisau,” kata Asisten Komisaris Cooke.

"Dia mengeluarkan senjata api dan orang itu sekarang sudah meninggal."

Komisaris Webb mengatakan, petugasnya saat ini dalam kondisi baik.

"Dia menunjukkan keberanian dan keberanian yang luar biasa… kami baru saja berbicara (dan) dia baik-baik saja, keluarganya baik-baik saja. Dia mendapatkan semua yang dia butuhkan untuk saat ini."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teror di Pusat Perbelanjaan Sydney, Satu Bayi Ditikam, Lima Warga Tewas

Teror di Pusat Perbelanjaan Sydney, Satu Bayi Ditikam, Lima Warga Tewas

News | Sabtu, 13 April 2024 | 20:08 WIB

Fakta dan Kronologi Penikaman Sadis di Milan, Bintang Arsenal FC Pablo Mari Ikut Jadi Korban

Fakta dan Kronologi Penikaman Sadis di Milan, Bintang Arsenal FC Pablo Mari Ikut Jadi Korban

News | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 16:17 WIB

Penikaman di Supermarket Kota Milan Tewaskan 1 Orang, Lukai 5 Lainnya, Termasuk Pemain Arsenal

Penikaman di Supermarket Kota Milan Tewaskan 1 Orang, Lukai 5 Lainnya, Termasuk Pemain Arsenal

News | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 10:13 WIB

Terkini

WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku Mulai Hari Ini, DPR Minta Evaluasi Berkala

WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku Mulai Hari Ini, DPR Minta Evaluasi Berkala

News | Rabu, 01 April 2026 | 06:56 WIB

RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani

RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani

News | Rabu, 01 April 2026 | 06:45 WIB

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:08 WIB

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:02 WIB

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB