Deretan Fakta Pilu Anak ODGJ di Jember yang Disebut Jadi PSK: Korban Mulut Jahat Tetangga

Galih Prasetyo

Sabtu, 04 Mei 2024 | 12:23 WIB
Deretan Fakta Pilu Anak ODGJ di Jember yang Disebut Jadi PSK: Korban Mulut Jahat Tetangga
Deretan Fakta Pilu Anak ODGJ di Jember yang Disebut Jadi PSK: Korban Mulut Jahat Tetangga [Tangkap layar Youtube]

Suara.com - Publik di platform media sosial dibuat heboh dengan video yang memperlihatkan seorang ayah di Jember, Jawa Timur mengayuh sepeda ontel dengan membonceng anak perempuan.

Anak perempuan yang diketahui putri si bapak itu tampak didandani dengan pakaian cukup terbuka serta dengan riasan make up.

Video itu kemudian dinarasikan bahwa si bapak menjual anaknya tersebut sebagai pekerja seks komersial (PSK). Diketahui juga bahwa si anak perempuan itu merupakan orang dalam gangguan jiwa alias ODGJ.

Baca juga:

Pada narasi di video yang viral itu, si anak perempuan dengan inisial AT kabarnya kerap dibawa sang ayah dengan menggunakan sepeda ke sejumlah tempat yang cukup jauh dari tempat tinggal mereka.

Dari hasil penelusuran, diketahui bahwa narasi pada video yang beredar itu ialah hoax. Perangkat desa setempat membantah bahwa ada eksploitasi terhadap anak ODGJ seperti pada narasi video viral.

"Ini informasinya gak benar. Jadi memang anaknya ini tiap harinya minta keluar rumah dengan dandanan seperti itu. Namanya orang tua khawatir kalau dia pergi sendiri, akhirnya diantar," ucap Camat Jenggawah Endro Lukito seperti dilihat dari tayangan Youtube Pratiwi Noviyanthi, Sabtu (4/5).

Berikut deretan fakta pilu anak ODGJ di Jember yang disebut dijual sang ayah sebagai PSK:

Korban mulut jahat tetangga

baca juga

Terkait dengan kasus viral ini, Kepala Dinsos Kabupaten Jember Akhmad Helmi Luqman buka suara. Menurut Luqman, narasi pada video yang viral itu sepenuhnya hoax.

Menurut Luqman, dari temuan di lapangan yang ia dapati bahwa si anak perempuan ini kerap jadi hinaan para tetangga sekitar rumahnya. Hinaan itu yang menurut Luqman membuat si anak ingin berdandan seperti yang terlihat pada video.

Baca juga:

“Dia itu sering diolok-olok sama beberapa warga sekitar. Dibilang jelek. Jadi mungkin itu yang membuat dia akhirnya berpenampilan seperti itu. Ingin menunjukkan kalau tidak jelek," ungkap Helmi.

"Kan memang dia mengalami keterbelakangan mental. Mungkin juga bapaknya ingin menunjukkan bahwa putrinya itu tidak jelek,” sambungnya.

Si anak membantah dijual

Bersumber dari video Youtube Pratiwi Noviyanthi, si anak sempat ditanyakan perihal bahwa dirinya dijual sang ayah. Si anak membantah hal itu.

"Nggak, nggak dijual mbak. Nggak dijual aku mba," kata si anak.

"Gak mau main jauh-jauh," ucap si anak saat ditawari oleh Pratiwi untuk berobat ke Jakarta.

Sementara itu menurut Camat Jenggawah Endro Lukito, si anak bisa dibilang memang memiliki keterbelakangan mental namun masih bisa diajak berkomunikasi.

"Kalau kita ajak ngobrol, masih bisa. Masih nyambung," tambah Camat Endro.

Hidup Tanpa Listrik

Diketahui bahwa anak ODGJ dan ayahnya berasal dari latar belakang keluarga tak mampu. Hal itu bisa dilihat dari kondisi rumah korban.

Bahkan rumah korban diketahui tidak dialiri listrik. Pengakuannya sang ayah tak mau pakai listrik karena takut diganggu orang.

Sementara itu, menurut kades setempat, pihak keluarga menolak untuk dibantu oleh tetangga.

"Dia (ayah si anak) harga dirinya juga tinggi. Jadi kita bantu, dia menolak. Mereka kan hanya berdua, jadi interaksi dengan tetangga juga kurang," ucap si ibu kades di video Pratiwi Noviyanthi.

Viral Dinsos Kota Jember turun tangan

Setelah video AT viral di platform media sosial, pihak Dinsos Kota Jember langsung turun tangan. Pihak Dinsos akan segera melakukan rehabilitasi kepada anak perempuan AT untuk kemudian dibawah ke rumah sakit.

Sementara itu, untuk kasus dugaan eksploitasi terhadap AT saat ini belum diketahui kebenarannya. Kapolsek Ambulu, AKP Suhartanto mengatakan pihaknya belum mendapatkan bukti kuat bahwa AT dijadikan PSK oleh sang ayah.

"Ada yang sudah mengikuti selama 4 hari tapi tidak mendapatkan bukti kuat," ungkap AKP Suhartanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Cara Bikin Konten Viral di YouTube

5 Cara Bikin Konten Viral di YouTube

Tekno | Sabtu, 04 Mei 2024 | 12:03 WIB

3 Link Tes Uji Kegoblokan Google Form yang Viral di TikTok, Cek Penjelasan Hasilnya

3 Link Tes Uji Kegoblokan Google Form yang Viral di TikTok, Cek Penjelasan Hasilnya

Lifestyle | Sabtu, 04 Mei 2024 | 10:11 WIB

Link Tes Ujian Psikopat Terbaru yang Viral, Lengkap Cara Baca Hasilnya

Link Tes Ujian Psikopat Terbaru yang Viral, Lengkap Cara Baca Hasilnya

Tekno | Sabtu, 04 Mei 2024 | 09:47 WIB

Viral, Sulut Smoke Bomb di Gunung Andong hanya untuk Foto Estetik, Tiga Pemuda Ini Dicari

Viral, Sulut Smoke Bomb di Gunung Andong hanya untuk Foto Estetik, Tiga Pemuda Ini Dicari

News | Sabtu, 04 Mei 2024 | 10:20 WIB

Viral! Detik-detik Musik Orkes Langsung Bubar Gegara Jerami Terbakar

Viral! Detik-detik Musik Orkes Langsung Bubar Gegara Jerami Terbakar

News | Jum'at, 03 Mei 2024 | 23:40 WIB

Terkini

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:08 WIB

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:56 WIB

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:47 WIB

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:43 WIB

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:32 WIB

×