Video Tsunami di Laut Selatan Pangandaran, Fakta atau Hoax?

Muhammad Yunus

Selasa, 11 Juni 2024 | 19:41 WIB
Video Tsunami di Laut Selatan Pangandaran, Fakta atau Hoax?
Tangkapan layar youtube [Gembok Nusantara via https://turnbackhoax.id/]

Suara.com - Beredar sebuah unggahan di platform YouTube pada 5 Juni 2024 mengenai klaim yang mengatakan telah terjadi tsunami di laut selatan, Kabupaten Pangandaran.

Faktanya, dilansir dari turnbackhoax.id isi video tersebut jelas berbeda dengan apa yang diklaim pada judul video mengenai terjadinya tsunami di laut selatan Pangandaran.

Narator hanya membacakan ulang sebuah artikel berjudul “Peringatan Dini Gelombang Tinggi Perairan Selatan Termasuk Pangandaran, BMKG: Warga Pesisir Waspada” yang diterbitkan oleh Tribun Jabar.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi, terutama di laut selatan Pangandaran.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Kabupaten Cilacap, Nurmaya mengatakan, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Selatan – Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 4 – 20 knot.

Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Timur – Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 8 – 25 knot.

Tinggi gelombang mencapai 2,5 sampai 4 meter dan berpeluang terjadi di perairan selatan Sukabumi, Samudera Hindia Selatan Sukabumi, perairan selatan Cianjur, Samudera Hindia Selatan Cianjur.

BMKG mengimbau perahu nelayan agar memperhatikan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter. BMKG pun meminta kapal tongkang mewaspadai kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter.

Nahkoda kapal ferry juga harus memperhatikan angin sekencang 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter. Adapun kapal besar, seperti kargo dan pesiar, disarankan mewaspadai kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter.

baca juga

Narasi

Dalam judul tertulis “LAUT SELATAN TERJADI TSUNAMI PANGANDARAN TERJADI GELOMBANG DASYAT SMUA WARGA HISTERIS”

Dari temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa isi video tersebut jelas berbeda dengan apa yang diklaim pada judul video mengenai terjadinya tsunami di laut selatan Pangandaran.

Hasil Periksa Fakta

Faktanya isi video tersebut jelas berbeda dengan apa yang diklaim pada judul video mengenai terjadinya tsunami di laut selatan Pangandaran. Sehingga bisa disimpulkan video tersebut hoax.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Dugaan Pemerasan Firli Bahuri Dihentikan, Fakta Atau Hoax?

Kasus Dugaan Pemerasan Firli Bahuri Dihentikan, Fakta Atau Hoax?

News | Senin, 10 Juni 2024 | 15:25 WIB

Cek Fakta: Puan Maharani Jadi Ketua Umum PDIP, Megawati Jadi Ketua DPR RI

Cek Fakta: Puan Maharani Jadi Ketua Umum PDIP, Megawati Jadi Ketua DPR RI

News | Sabtu, 25 Mei 2024 | 17:46 WIB

CEK FAKTA: Beredar Narasi ASN Non-Islam Kemenag Pare-pare Jadi Petugas Haji, Ini Faktanya

CEK FAKTA: Beredar Narasi ASN Non-Islam Kemenag Pare-pare Jadi Petugas Haji, Ini Faktanya

Religi | Senin, 20 Mei 2024 | 14:17 WIB

Terkini

Sugiono Serahkan Jabatan Menlu kepada Arrmanatha Nasir, Keduanya Sempat Berpelukan

Sugiono Serahkan Jabatan Menlu kepada Arrmanatha Nasir, Keduanya Sempat Berpelukan

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:21 WIB

Bus EPA Persib U-18 Diserang, Ketum Jakmania: Jelas Salah, Mohon Maaf

Bus EPA Persib U-18 Diserang, Ketum Jakmania: Jelas Salah, Mohon Maaf

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Berapa Biaya Haji 2027 di Kota Makassar? Lebih Mahal dari Aceh

Berapa Biaya Haji 2027 di Kota Makassar? Lebih Mahal dari Aceh

Sulsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:20 WIB

6 Rekomendasi Jam Tangan Pria Terbaik untuk Aktivitas Outdoor, Harga Mulai Rp500 Ribuan

6 Rekomendasi Jam Tangan Pria Terbaik untuk Aktivitas Outdoor, Harga Mulai Rp500 Ribuan

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:17 WIB

DPR Dukung Mutasi 199 Perwira Polri, Sahroni Ingatkan Jangan Tunggu Viral Baru Bertindak

DPR Dukung Mutasi 199 Perwira Polri, Sahroni Ingatkan Jangan Tunggu Viral Baru Bertindak

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:14 WIB

PAN Mantap Usung Prabowo di 2029, Demokrat Belum Bicara Pilpres

PAN Mantap Usung Prabowo di 2029, Demokrat Belum Bicara Pilpres

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:13 WIB

Maia Estianty Disebut Tone Deaf usai Bahas Rezeki dan Sedekah, Apa Sih Artinya?

Maia Estianty Disebut Tone Deaf usai Bahas Rezeki dan Sedekah, Apa Sih Artinya?

Entertainment | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:11 WIB

PT Timah (TINS) Bongkar Rencana Besar Kuartal IV 2026, Sahamnya Masih Loyo

PT Timah (TINS) Bongkar Rencana Besar Kuartal IV 2026, Sahamnya Masih Loyo

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Cara Mandi yang Benar untuk Menjaga Kesehatan Kulit, Jangan Terlalu Lama!

Cara Mandi yang Benar untuk Menjaga Kesehatan Kulit, Jangan Terlalu Lama!

Sumut | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Inovasi Energi Bersih, PLN Group Raih Empat Penghargaan ASEAN Energy Awards 2026

Inovasi Energi Bersih, PLN Group Raih Empat Penghargaan ASEAN Energy Awards 2026

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:08 WIB

×