Raih 51,2 Persen Suara, Nicolas Maduro Kembali Terpilih Jadi Presiden Venezuela

Andi Ahmad S

Senin, 29 Juli 2024 | 14:00 WIB
Raih 51,2 Persen Suara, Nicolas Maduro Kembali Terpilih Jadi Presiden Venezuela
Presiden Venezuela Nicolas Maduro (kiri) mengunjungi stan Indonesia pada kegiatan Festival Pariwisata Internasional Venezuela (FITVEN) 2021. ANTARA/HO-KBRI Caracas/aa.

Suara.com - Nicolas Maduro kembali terpilih menjadi Presiden Venezuela pada Pilpres 2024, setelah mengalahkan kandidat dari oposisi Edmundo Gonzalez Urrutia.

Nicolas Maduro berhasil meraih 51,2 persen suara. Klaim itu disampaikan Elvis Amoroso, presiden badan pemilu CNE, yang mayoritas loyal kepada pemerintah.

Bahkan dia mengatakan kepada wartawan, 44,2 persen suara telah diberikan kepada kandidat oposisi Edmundo Gonzalez Urrutia yang memimpin dalam pemilu.

Maduro, 61 tahun, memenangkan masa jabatan enam tahun ketiganya sebagai pemimpin negara kaya raya itu. PDB-nya anjlok 80 persen dalam satu dekade, sehingga mendorong lebih dari tujuh juta dari 30 juta warga negaranya untuk beremigrasi.

Sejak menjabat sejak 2013, ia dituduh mengurung para pengkritik dan melecehkan oposisi di tengah meningkatnya otoritarianisme.

Jajak pendapat independen menunjukkan bahwa pemungutan suara pada hari Minggu dapat mengakhiri 25 tahun Chavismo, gerakan populis yang didirikan oleh pendahulu dan mentor sosialis Maduro, mendiang Hugo Chavez.

Gonzalez Urrutia menggantikan pemimpin oposisi populer Maria Corina Machado dalam pencalonan setelah pihak berwenang yang setia kepada Maduro mengecualikannya dari pencalonan.

Machado, yang berkampanye secara luas untuk wakilnya, mendesak para pemilih pada Minggu malam untuk tetap berjaga-jaga di tempat pemungutan suara mereka pada jam-jam yang menentukan penghitungan suara di tengah kekhawatiran luas akan adanya penipuan.

Maduro mengandalkan aparat pemilu yang loyal, kepemimpinan militer, dan lembaga-lembaga negara dalam sistem patronase politik yang mapan.

baca juga

Pemilu hari Minggu adalah hasil dari kesepakatan yang dimediasi yang dicapai tahun lalu antara pemerintah dan oposisi.

Perjanjian tersebut menyebabkan Amerika Serikat untuk sementara waktu meringankan sanksi yang dijatuhkan setelah Maduro terpilih kembali pada tahun 2018, yang ditolak oleh puluhan negara Barat dan Amerika Latin karena dianggap palsu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Oposisi Klaim Menang Telak, Maduro Dituding Curang di Pilpres Venezuela

Oposisi Klaim Menang Telak, Maduro Dituding Curang di Pilpres Venezuela

News | Senin, 29 Juli 2024 | 13:35 WIB

Pilpres di Venezuela Jadi Sorotan Banyak Negara, Turki Kirim Tim Pemantau

Pilpres di Venezuela Jadi Sorotan Banyak Negara, Turki Kirim Tim Pemantau

News | Senin, 29 Juli 2024 | 03:30 WIB

Survei Terbaru Pilpres AS: Kamala Harris Unggul Tipis dari Donald Trump

Survei Terbaru Pilpres AS: Kamala Harris Unggul Tipis dari Donald Trump

News | Rabu, 24 Juli 2024 | 10:31 WIB

Terkini

Tak Terima Kliennya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Nadiem Akan Laporkan Majelis Hakim ke KY

Tak Terima Kliennya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Nadiem Akan Laporkan Majelis Hakim ke KY

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:17 WIB

BUMN Jadi Penampungan Tim Sukses? Berisiko Jadikan Perusahaan Pelat Merah Bebani Negara

BUMN Jadi Penampungan Tim Sukses? Berisiko Jadikan Perusahaan Pelat Merah Bebani Negara

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:15 WIB

Identitas Masih Rahasia! Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan Ahli di Praperadilan Ijazah Palsu Jokowi

Identitas Masih Rahasia! Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan Ahli di Praperadilan Ijazah Palsu Jokowi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:08 WIB

STA Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Mensos: Pahlawan Tak Harus Angkat Senjata

STA Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Mensos: Pahlawan Tak Harus Angkat Senjata

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05 WIB

Korupsi Haji Meluas! Dito Ariotedjo Diperiksa Terkait Sprindik Baru Tersangka Pihak Swasta

Korupsi Haji Meluas! Dito Ariotedjo Diperiksa Terkait Sprindik Baru Tersangka Pihak Swasta

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:53 WIB

Tangerang Kota Paling Rawan! Ini Peta Wilayah Kriminalitas di Jabodetabek Sepanjang 2026

Tangerang Kota Paling Rawan! Ini Peta Wilayah Kriminalitas di Jabodetabek Sepanjang 2026

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:50 WIB

Regulasi Sudah Ada, DPRD Minta Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Pengelolaan Sampah

Regulasi Sudah Ada, DPRD Minta Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Pengelolaan Sampah

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:50 WIB

Sidang Praperadilan, Roy Suryo Minta Hakim Nyatakan Penangkapan hingga Penggeledahan Tak Sah

Sidang Praperadilan, Roy Suryo Minta Hakim Nyatakan Penangkapan hingga Penggeledahan Tak Sah

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:45 WIB

Safari Politik Lampung Sepi Massa? Jokowi Dinilai Tak Lagi Mampu Mobilisasi Rakyat Tanpa Alat Negara

Safari Politik Lampung Sepi Massa? Jokowi Dinilai Tak Lagi Mampu Mobilisasi Rakyat Tanpa Alat Negara

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:24 WIB

Pakar UMY Soroti Pengisian Jabatan BUMN: Loyalitas Politik Dinilai Kalahkan Meritokrasi

Pakar UMY Soroti Pengisian Jabatan BUMN: Loyalitas Politik Dinilai Kalahkan Meritokrasi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:21 WIB

×