Paksa Anaknya yang Berumur 6 Tahun Latihan Treadmill hingga Tewas, Seorang Ayah Dihukum 25 Tahun

Aprilo Ade Wismoyo

Senin, 05 Agustus 2024 | 17:28 WIB
Paksa Anaknya yang Berumur 6 Tahun Latihan Treadmill hingga Tewas, Seorang Ayah Dihukum 25 Tahun
Ilustrasi Treadmill Praktis (Dok. Istimewa)

Suara.com - Seorang pria di New Jersey telah dijatuhi hukuman 25 tahun penjara usai menganiaya putranya yang berusia 6 tahun hingga meninggal. Pria bernama Christopher Gregor itu dinyatakan bersalah atas tindakan yang membahayakan anak dan pembunuhan pada bulan Mei setelah juri mendengar bukti bahwa dia memaksa putranya, Corey Micciolo, untuk melakukan latihan treadmill yang kejam, yang menyebabkan kematian anak tersebut. Jaksa menuduh anak tersebut meninggal karena luka-luka yang dideritanya akibat penganiayaan yang dilakukan ayahnya.

Hukuman tersebut dijatuhkan setelah persidangan selama empat minggu dan hampir tiga setengah tahun setelah kematian anak laki-laki tersebut pada bulan April 2021, lapor Newsnation.

Sebuah video yang ditayangkan di ruang sidang menunjukkan Gregor meningkatkan kecepatan di atas treadmill, menyebabkan putranya terbang dan terjatuh sebanyak enam kali. Gregor diduga menganggap bocah itu terlalu gemuk. Pada tanggal 2 April, Corey terbangun dari tidur siangnya dengan perasaan mual, tersandung dan mengucapkan kata-kata yang tidak jelas. Rekaman pengawasan menunjukkan Gregor membawa tubuh bocah lelaki yang lemas dan babak belur itu ke rumah sakit tak lama sebelum dia meninggal.

Seorang perawat terdaftar bersaksi bahwa anak laki-laki itu tidak menunjukkan tanda-tanda apa pun bahwa dia “berkata secara verbal” ketika kepalanya dimiringkan ke belakang di ruang pemeriksaan. Cederanya sangat parah sehingga Corey mengalami kejang selama pemeriksaan CT scan, sehingga memaksa staf medis untuk mengambil tindakan darurat. Meskipun telah dilakukan upaya, anak tersebut dinyatakan meninggal sesaat sebelum jam 5 sore.

Seorang ayah di New Jersey telah dijatuhi hukuman 25 tahun penjara karena menganiaya putranya yang berusia 6 tahun hingga meninggal. Christopher Gregor dinyatakan bersalah atas tindakan yang membahayakan anak dan pembunuhan pada bulan Mei setelah juri mendengar bukti bahwa dia memaksa putranya, Corey Micciolo, untuk melakukan latihan treadmill yang kejam, yang menyebabkan kematian anak tersebut. Jaksa menuduh anak tersebut meninggal karena luka-luka yang dideritanya akibat penganiayaan yang dilakukan ayahnya.

Hukuman tersebut dijatuhkan setelah persidangan selama empat minggu dan hampir tiga setengah tahun setelah kematian anak laki-laki tersebut pada bulan April 2021, lapor Newsnation.

Ilustrasi ayah dan anak [Pexels/Dominica Roseclay]
Ilustrasi ayah dan anak [Pexels/Dominica Roseclay]

Sebuah video yang ditayangkan di ruang sidang menunjukkan Gregor meningkatkan kecepatan di atas treadmill, menyebabkan putranya terbang dan terjatuh sebanyak enam kali. Gregor diduga menganggap bocah itu terlalu gemuk. Pada tanggal 2 April, Corey terbangun dari tidur siangnya dengan perasaan mual, tersandung dan mengucapkan kata-kata yang tidak jelas. Rekaman pengawasan menunjukkan Gregor membawa tubuh bocah lelaki yang lemas dan babak belur itu ke rumah sakit tak lama sebelum dia meninggal.

Seorang perawat terdaftar bersaksi bahwa bocah lelaki itu tidak menunjukkan tanda-tanda apa pun bahwa dia “berkata secara verbal” ketika kepalanya dimiringkan ke belakang di ruang pemeriksaan. Cederanya sangat parah sehingga Corey mengalami kejang selama pemeriksaan CT scan, sehingga memaksa staf medis untuk mengambil tindakan darurat. Meskipun telah dilakukan upaya, anak tersebut dinyatakan meninggal sesaat sebelum jam 5 sore.

Dalam pernyataannya kepada hakim menjelang hukumannya, Christopher Gregor membantah bertanggung jawab atas kematian putranya.

baca juga

“Saya tidak melakukan apa pun yang menyebabkan meninggalnya Corey,” kata Gregor, menurut Newsnation.

“Saya tidak menyakiti anak saya. Aku mencintainya, dan aku masih mencintainya. Saya menyesal tidak membawanya ke rumah sakit lebih awal. Saya tidak tahu betapa sakitnya dia. Saya tidak tahu. Aku hanya berpikir dia lelah.” sambungnya.

Ibu Corey, Breanna Micciolo menyebut Gregor sebagai "monster" yang menjadikan hidupnya "mimpi buruk yang nyata". “Apakah kamu segila itu hingga kamu meyakinkan dirimu sendiri bahwa kamu tidak melakukan ini?” dia bertanya, “Aku membencimu, dan aku tidak akan pernah memaafkanmu.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Beberkan Hasil Pemeriksaan 3 Orang Guru soal Penyiksaan Anak oleh Bos Wensen School

Polisi Beberkan Hasil Pemeriksaan 3 Orang Guru soal Penyiksaan Anak oleh Bos Wensen School

News | Minggu, 04 Agustus 2024 | 20:57 WIB

Anjing Seberat 53 Kg Alami Obesitas Parah sampai Mati, Si Pemilik Dipenjara usai Terbukti Jejali Makanan

Anjing Seberat 53 Kg Alami Obesitas Parah sampai Mati, Si Pemilik Dipenjara usai Terbukti Jejali Makanan

News | Selasa, 30 Juli 2024 | 13:36 WIB

Gendang Telinga Rusak Dianiaya 10 Polisi, Korban di Klungkung Lapor Propam, 5 Mobil Raib!

Gendang Telinga Rusak Dianiaya 10 Polisi, Korban di Klungkung Lapor Propam, 5 Mobil Raib!

Video | Kamis, 18 Juli 2024 | 02:05 WIB

10 Anggota Polres Klungkung Dilaporkan Ke Propam Polri Atas Dugaan Penyiksaan, Gendang Telinga Korban Rusak

10 Anggota Polres Klungkung Dilaporkan Ke Propam Polri Atas Dugaan Penyiksaan, Gendang Telinga Korban Rusak

News | Rabu, 17 Juli 2024 | 14:07 WIB

10 Anggota Polres Klungkung Diduga Siksa Warga usai Dituduh Curanmor, KontraS: Polda Bali Harus Tanggungjawab!

10 Anggota Polres Klungkung Diduga Siksa Warga usai Dituduh Curanmor, KontraS: Polda Bali Harus Tanggungjawab!

News | Selasa, 09 Juli 2024 | 18:38 WIB

Pegi Setiawan Blak-blakan Alami Penyiksaan saat Menjadi Tahanan di Polda Jabar

Pegi Setiawan Blak-blakan Alami Penyiksaan saat Menjadi Tahanan di Polda Jabar

Your Say | Selasa, 09 Juli 2024 | 13:05 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×