Kejutan di Sri Lanka: Kandidat Marxis Menangkan Pilpres di Tengah Krisis Ekonomi

Aprilo Ade Wismoyo

Senin, 23 September 2024 | 08:38 WIB
Kejutan di Sri Lanka: Kandidat Marxis Menangkan Pilpres di Tengah Krisis Ekonomi
Presiden Terpilih Sri Lanka, Anura Kumara Dissanayaka (Instagram)

Suara.com - Komisi pemilihan umum Sri Lanka mengumumkan seorang politikus Marxis pinggiran sebagai presiden terpilih negara itu pada hari Minggu setelah pemungutan suara yang diwarnai oleh ketidakpuasan atas tanggapan negara pulau itu terhadap krisis keuangan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Anura Kumara Dissanayaka, pemimpin Front Pembebasan Rakyat yang berusia 55 tahun, memenangkan kursi kepresidenan dengan 42,31 persen suara dalam pemilihan hari Sabtu, kata komisi tersebut. Pemimpin oposisi Sajith Premadasa berada di posisi kedua dengan 32,76 persen.

Presiden Ranil Wickremesinghe yang akan lengser, yang menjabat pada puncak keruntuhan ekonomi tahun 2022 dan memberlakukan kebijakan penghematan yang ketat sesuai ketentuan dana talangan IMF, berada di posisi ketiga dengan 17,27 persen. Wickremesinghe belum mengakui kekalahannya, tetapi Menteri Luar Negeri Ali Sabry mengatakan sudah jelas bahwa Dissanayaka telah menang.

"Meskipun saya berkampanye gencar untuk Presiden Ranil Wickremesinghe, rakyat Sri Lanka telah membuat keputusan mereka, dan saya sepenuhnya menghormati mandat mereka untuk Anura Kumara Dissanayaka," kata Sabry di media sosial.

Dissanayaka akan dilantik pada Senin pagi di Sekretariat Presiden era kolonial di Kolombo, kata pejabat komisi pemilihan.

Isu-isu ekonomi mendominasi kampanye delapan minggu itu, dengan kemarahan publik yang meluas atas kesulitan yang dialami sejak puncak krisis dua tahun lalu.

Dissanayaka "tidak akan membatalkan" kesepakatan IMF tetapi akan berusaha mengubahnya, kata seorang anggota politbiro partai kepada AFP.

"Itu adalah dokumen yang mengikat, tetapi ada ketentuan untuk dinegosiasikan ulang," kata Bimal Ratnayake.

Ia mengatakan Dissanayaka telah berjanji untuk mengurangi pajak penghasilan yang digandakan oleh Wickremesinghe dan memangkas pajak penjualan atas makanan dan obat-obatan.

baca juga

"Kami pikir kami dapat memasukkan pengurangan tersebut ke dalam program dan melanjutkan program talangan empat tahun," katanya.

Partai Marxis Dissanayaka yang dulunya terpinggirkan memimpin dua pemberontakan yang gagal pada tahun 1970-an dan 1980-an yang menewaskan lebih dari 80.000 orang.

Partai ini memperoleh kurang dari empat persen suara selama pemilihan parlemen terakhir pada tahun 2020.

Namun, krisis Sri Lanka telah terbukti menjadi peluang bagi Dissanayaka, yang telah melihat lonjakan dukungan berdasarkan janjinya untuk mengubah budaya politik "korup" di pulau itu.

"Negara kita membutuhkan budaya politik baru," katanya setelah memberikan suaranya pada hari Sabtu.

Sekitar 76 persen dari 17,1 juta pemilih yang memenuhi syarat di Sri Lanka memberikan suaranya dalam pemilihan hari Sabtu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cuma Heboh di Dunia Maya, Ada Apa di Balik Skenario Fufufafa?

Cuma Heboh di Dunia Maya, Ada Apa di Balik Skenario Fufufafa?

Liks | Kamis, 19 September 2024 | 08:29 WIB

Politik Patronase: Bagi-bagi Jatah Jabatan Relawan Prabowo-Gibran

Politik Patronase: Bagi-bagi Jatah Jabatan Relawan Prabowo-Gibran

Liks | Jum'at, 20 September 2024 | 17:35 WIB

Pertemuan Prabowo dan Megawati Bawa Indonesia Lebih Maju? Ini Analisis Pengamat

Pertemuan Prabowo dan Megawati Bawa Indonesia Lebih Maju? Ini Analisis Pengamat

News | Senin, 16 September 2024 | 17:16 WIB

Luhut: Prabowo Lanjutkan IKN, Gedung DPR dan MPR Siap Digarap

Luhut: Prabowo Lanjutkan IKN, Gedung DPR dan MPR Siap Digarap

Bisnis | Jum'at, 13 September 2024 | 16:07 WIB

Program-program Prabowo Bakal Mulus, Jokowi Minta Tak Ada Penghalang

Program-program Prabowo Bakal Mulus, Jokowi Minta Tak Ada Penghalang

Bisnis | Jum'at, 13 September 2024 | 14:35 WIB

Usai Sultan Brunei, Prabowo Temui Presiden Laos: Saya ke Sini Perkenalkan Diri Sebelum Pelantikan 20 Oktober

Usai Sultan Brunei, Prabowo Temui Presiden Laos: Saya ke Sini Perkenalkan Diri Sebelum Pelantikan 20 Oktober

News | Jum'at, 06 September 2024 | 16:36 WIB

Terkini

Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen

Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:56 WIB

Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!

Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:41 WIB

Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan

Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:40 WIB

Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR

Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:32 WIB

Menhut Raja Juli Soal Pertemuan dengan Bupati Kuansing: Amplop Dikembalikan, Tak Ada Pelepasan Hutan

Menhut Raja Juli Soal Pertemuan dengan Bupati Kuansing: Amplop Dikembalikan, Tak Ada Pelepasan Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:30 WIB

Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua, DPR Minta Diusut Transparan

Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua, DPR Minta Diusut Transparan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:24 WIB

Said Didu Blak-blakan: Sebut Safari Politik Jokowi Disokong Oligarki hingga Para Koruptor

Said Didu Blak-blakan: Sebut Safari Politik Jokowi Disokong Oligarki hingga Para Koruptor

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:19 WIB

Buntut Kasus dr Icha, Kemenkes Izinkan Nakes Stop Layanan Jika Terintimidasi

Buntut Kasus dr Icha, Kemenkes Izinkan Nakes Stop Layanan Jika Terintimidasi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:12 WIB

Tapir Disembelih dan Dikonsumsi di Mesuji, Pegiat Sebut Edukasi Konservasi Masih Mandek

Tapir Disembelih dan Dikonsumsi di Mesuji, Pegiat Sebut Edukasi Konservasi Masih Mandek

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:07 WIB

Riset: Hutan Mungkin Tak Lagi Menyerap Karbon Sebanyak yang Kita Perkirakan, Mengapa?

Riset: Hutan Mungkin Tak Lagi Menyerap Karbon Sebanyak yang Kita Perkirakan, Mengapa?

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:06 WIB

×