Negara Bagian Missouri Tolak Hentikan Eksekusi Terpidana Mati Imam Marcellus Khalifah Williams

Aprilo Ade Wismoyo

Rabu, 25 September 2024 | 09:14 WIB
Negara Bagian Missouri Tolak Hentikan Eksekusi Terpidana Mati Imam Marcellus Khalifah Williams
Ilustrasi Persidangan (Pixabay/succo)

Suara.com - Gubernur Missouri dan Mahkamah Agung pada hari Senin menolak penghentian eksekusi terpidana mati Imam Marcellus Khalifah Williams, yang dijadwalkan berlangsung pada hari Selasa, meskipun jaksa meyakini ada kemungkinan bukti yang menunjukkan ketidakbersalahannya, menurut laporan media setempat.

Gubernur Mike Parson menyatakan, "Williams telah melalui proses hukum yang panjang dan semua jalur hukum, termasuk lebih dari 15 sidang, dalam usaha membuktikan ketidakbersalahannya dan membatalkan hukumannya."

Williams, yang berusia 55 tahun, dihukum mati pada tahun 2001 atas kasus pembunuhan Felicia Gayle, seorang mantan reporter surat kabar yang ditemukan tewas di rumahnya pada tahun 1998.

Sejak awal, Williams mengklaim tidak bersalah, dan eksekusinya telah ditunda pada tahun 2015 dan 2017 untuk melakukan tes DNA tambahan. Sebelumnya terungkap bahwa DNA Williams tidak terdeteksi pada senjata tajam yang digunakan dalam kasus pembunuhan tersebut.

Pada bulan Januari, jaksa meminta penundaan eksekusi dengan alasan bahwa pengujian DNA terhadap senjata tersebut dapat mengubah status Williams sebagai tersangka. Namun, bulan lalu, argumen tersebut ditolak setelah hasil uji baru menunjukkan bahwa senjata tersebut telah ditangani secara tidak benar oleh penyidik, yang mencemari bukti yang dapat membebaskan Williams.

Baik penasihat hukum dari kedua pihak menerima laporan yang menunjukkan bahwa DNA yang ditemukan pada senjata tersebut adalah milik asisten jaksa penuntut dan seorang penyidik yang menggunakannya tanpa pelindung sebelum sidang.

Hasil tes DNA yang baru ini melemahkan argumen jaksa dan secara penuh mendukung keputusan pengadilan wilayah yang menyatakan bahwa bukti tersebut tidak menunjukkan adanya pelaku lain, sesuai dengan keputusan Mahkamah Agung pada hari Senin.

Williams dijadwalkan untuk dieksekusi dengan suntik mati pada hari Selasa pukul 18.00 waktu setempat (Rabu 06.00 WIB). Setelah keputusan itu dikeluarkan, Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR), organisasi hak sipil dan pembela kebebasan Muslim terbesar di Amerika Serikat, meluncurkan petisi kepada Gubernur Missouri untuk membatalkan eksekusi tersebut, yang telah ditandatangani oleh lebih dari 35.000 orang.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan, Wakil Direktur Nasional CAIR, Edward Ahmed Mitchell, menganggap eksekusi tersebut tidak dapat diterima jika ada bukti yang kredibel menunjukkan ketidakbersalahan Williams.

baca juga

"Gubernur Parson memiliki wewenang untuk menghentikan eksekusi yang salah ini," ungkap Mitchell, menambahkan bahwa tidak ada seorang pun yang seharusnya dihukum mati ketika masih ada keraguan mengenai kesalahan terpidana, terutama dalam kasus-kasus yang terpengaruh oleh bias rasial dan kegagalan sistemik. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Memanasnya Konflik Israel-Hizbullah Berpotensi Menyeret Iran dan Amerika Serikat

Memanasnya Konflik Israel-Hizbullah Berpotensi Menyeret Iran dan Amerika Serikat

News | Rabu, 25 September 2024 | 04:35 WIB

Pakai Dalih Keamanan Nasional, Biden akan Blokir Teknologi Mobil Listrik China dan Rusia

Pakai Dalih Keamanan Nasional, Biden akan Blokir Teknologi Mobil Listrik China dan Rusia

Otomotif | Selasa, 24 September 2024 | 17:42 WIB

Ketegangan Israel-Hizbullah Memanas, Biden Turun Tangan Cari Solusi Damai

Ketegangan Israel-Hizbullah Memanas, Biden Turun Tangan Cari Solusi Damai

News | Selasa, 24 September 2024 | 09:19 WIB

AS Bongkar Dugaan Keterlibatan Israel dalam Ledakan Pager di Lebanon

AS Bongkar Dugaan Keterlibatan Israel dalam Ledakan Pager di Lebanon

News | Jum'at, 20 September 2024 | 16:26 WIB

Kamala Harris Mengaku Punya 'Senjata': Jika Seseorang Membobol Rumah Saya Akan Ditembak

Kamala Harris Mengaku Punya 'Senjata': Jika Seseorang Membobol Rumah Saya Akan Ditembak

News | Jum'at, 20 September 2024 | 13:19 WIB

Permainan Kotor di Timur Tengah, Serangan Cyber Mematikan Hancurkan Komunikasi Hizbullah

Permainan Kotor di Timur Tengah, Serangan Cyber Mematikan Hancurkan Komunikasi Hizbullah

News | Kamis, 19 September 2024 | 14:24 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×