Spanyol Minta AS Hentikan Ekspor Senjata ke Israel, Palestina: Sejalan dengan Hukum Internasional

Andi Ahmad S | Suara.com

Senin, 14 Oktober 2024 | 22:48 WIB
Spanyol Minta AS Hentikan Ekspor Senjata ke Israel, Palestina: Sejalan dengan Hukum Internasional
Warga memeriksa kehancuran pasca serangan Israel di Mreijeh, pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Jumat (4/10/2024). [AFP]

Suara.com - Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez mengecam Amerika Serikat (AS) untuk menghentikan kiriman atau ekspor ke Israel usai serangan mematikan di Lebanon dan Gaza, Palestina.

Keputusan Spanyol tersebut diungkapkan menyusul Israel telah melanggar hukum Internasional saat serangan ke jalur Gaza, Palestina satu tahun ini.

Menanggapi hal itu, Kementerian Luar Negeri Palestina mengatakan bahwa seruan Sanchez sepenuhnya sejalan dengan hukum internasional dan resolusi legitimasi internasional, serta mendukung solusi dua negara dan prinsip-prinsip hak asasi manusia.

Perdana Menteri Spanyol tersebut pada Jumat (11/10) menyerukan kepada komunitas internasional untuk menghentikan ekspor senjata ke Israel, sambil mencatat bahwa Spanyol telah menghentikan penjualan senjata ke Israel pada Oktober 2023.

Kementerian tersebut juga menyalahkan negara-negara yang menyediakan senjata dan peralatan militer kepada Israel karena mendorongnya untuk terus melakukan kejahatan dan pelanggaran terhadap rakyat Palestina.

Kementerian itu juga menyerukan kepada para penandatangan Traktat Perdagangan Senjata "untuk bertindak tegas guna menghentikan penggunaan senjata dan peralatan militer oleh Israel dalam melakukan pelanggaran serius terhadap hukum kemanusiaan internasional, hak asasi manusia, dan warga sipil Palestina."

Menurut data terbaru dari Stockholm International Peace Research Institute, AS memenuhi 70,2 persen dari kebutuhan senjata konvensional Israel antara tahun 2011 dan 2020, diikuti oleh Jerman sebesar 23,9 persen dan Italia sebesar 5,9 persen.

Pada April, Kongres AS menyetujui bantuan senilai 17 miliar AS (sekitar Rp264,7 triliun) kepada Israel sebagai bagian dari paket bantuan militer asing senilai 95 miliar dolar AS (sekitar Rp1,4 kuadriliun).

Selain itu, data dari Campaign Against Arms Trade (CAAT) mengungkapkan bahwa Jerman menjual senjata senilai 326,5 juta euro (sekitar Rp5,6 triliun) kepada Israel pada tahun 2023, sepuluh kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Ketegangan regional telah meningkat akibat serangan brutal Israel di Jalur Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 42.200 orang, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak, setelah serangan Hamas tahun lalu.

Konflik tersebut meluas ke Lebanon dengan Israel melancarkan serangan mematikan di seluruh negeri, yang telah menewaskan lebih dari 1.437 orang dan melukai lebih dari 4.123 lainnya sejak 23 September.

Meskipun ada peringatan internasional bahwa kawasan Timur Tengah berada di ambang perang regional akibat serangan Israel yang terus menerus di Gaza dan Lebanon, Tel Aviv memperluas konflik dengan melancarkan serangan darat ke Lebanon selatan pada 1 Oktober. (Antara).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tolak Gencatan Senjata? AS Kirim Pasukan Militer ke Israel Untuk Lawan Iran

Tolak Gencatan Senjata? AS Kirim Pasukan Militer ke Israel Untuk Lawan Iran

News | Senin, 14 Oktober 2024 | 19:16 WIB

Gara-gara Ukraina Masuk ke NATO, Perang Dunia ke III Bakal Terjadi?

Gara-gara Ukraina Masuk ke NATO, Perang Dunia ke III Bakal Terjadi?

News | Senin, 14 Oktober 2024 | 18:53 WIB

Dilarang Hukum Internasional, Israel Tetap Gunakan Drone Berisi Bahan Peledak

Dilarang Hukum Internasional, Israel Tetap Gunakan Drone Berisi Bahan Peledak

News | Senin, 14 Oktober 2024 | 18:32 WIB

Terkini

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:34 WIB

Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun

Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:26 WIB

Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?

Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:24 WIB

Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat

Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:22 WIB

Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok

Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:20 WIB

Tinggalkan Pupuk Impor, Prabowo Instruksikan Implementasi Inovasi Batu Bara dan Briket Jagung

Tinggalkan Pupuk Impor, Prabowo Instruksikan Implementasi Inovasi Batu Bara dan Briket Jagung

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

Komando Brigade Al-Qassam Tewas, Hamas Janji Pembalasan Menyakitkan untuk Israel

Komando Brigade Al-Qassam Tewas, Hamas Janji Pembalasan Menyakitkan untuk Israel

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:34 WIB

Ngerinya Pilpres di Negara Ini! Dua Staf Kampanye Capres Tewas Ditembak

Ngerinya Pilpres di Negara Ini! Dua Staf Kampanye Capres Tewas Ditembak

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:27 WIB

Mirip Indonesia! Perlintasan Kereta Bangkok Jadi Mesin Pembunuh di Tengah Kota

Mirip Indonesia! Perlintasan Kereta Bangkok Jadi Mesin Pembunuh di Tengah Kota

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:53 WIB

Detik-detik Horor Kereta Barang Tabrak Bus di Thailand Korban Bergelimpangan

Detik-detik Horor Kereta Barang Tabrak Bus di Thailand Korban Bergelimpangan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:39 WIB