16 Menteri Wajah Lama Dipanggil ke Kertanegara, Titipan Jokowi di Kabinet Prabowo?

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Selasa, 15 Oktober 2024 | 11:58 WIB
16 Menteri Wajah Lama Dipanggil ke Kertanegara, Titipan Jokowi di Kabinet Prabowo?
Pratikno saat berada di Kediaman Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara IV, Kebayoran, Jakarta, Senin (14/10/2024). [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Deretan wajah lama bakal menghiasi kabinet pemerintahan Prabowo Subianto, seiring presiden terpilih itu yang memanggil 16 menteri dan 1 wakil menteri Presiden Jokowi ke Kertanegara sebagai calon menteri.

Diketahui pemanggilan tersebut dilakukan Prabowo di kediamannya di Jalan Kertanegara Nomor IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin kemarin. Total ada 49 orang yang menghadap.

Terkait wajah lama di kabinet Jokowi yang turut menghadap ke Kertenegara tentu mendapat sorotan. Sebab 30 persen lebih dari total 49 calon menteri tersebut bakal diisi kembali oleh menteri-menteri Jokowi.

Dugaan nama-nama itu merupakan titipan dari Jokowi kepada Prabowo kian mencuat. Sebab bila sekadar untuk keberlanjutan, rasa-rasanya tidak perlu sampai memboyong wajah lama ke kabinet baru.

"Keberlanjutan itu tidak bergantung pada menteri, melainkan pada komando presiden karena kebijakan dan program utama pemerintah sudah diundangkan," kata Pengamat Politik Dedi Kurnia Syah kepada Suara.com, Selasa (15/10/2024).

Berdasarkan hal tersebut, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) ini menduga bahwa memang wajah-wajah lama yang ikut menghadap ke Kertanegara adalah titipan kepala negara saat ini.

"Untuk itu, masuknya kembali nama-nama di kabinet Jokowi punya potensi sebagai titipan Jokowi, terlebih pada akhir ini Prabowo intens diminta menghadap Jokowi, terbaru di Solo, ini menandai jika Jokowi tidak begitu saja memberikan kebebasan pada Prabowo," kata Dedi.

Menurut Dedi, sebagai presiden terpilih yang memiliki hak prerogatif dalam penyusunan kabinet, Prabowo bisa lebih mandiri. Tetapi yang terjadi kini justru Prabowo mengikuti corak Jokowi.

"Ironisnya Prabowo terkesan ikut corak kekuasaan yang dibawa Jokowi, padahal Prabowo seharusnya dapat lebih tegas dan mandiri," kata Dedi.

baca juga

Sementara itu, pengamat politik Ujang Komarudin melihat ada banyak kemungkinan mengenai menteri-menteri Jokowi yang dipanggil sebagai calon menteri ke kediaman Prabowo.

Menurutnya alasan-alasan tersebut bisa jadi karena Prabowo menginginkan keberlanjutan pemerintahan. Mengingat sejumlah menteri lama yang diboyong adalah menteri-menteri bidang ekonomi.

"Mungkin karena kemarin mengalami masa masa sulit di pandemi, menteri di bidang ekonomi dianggap sukses, dianggap baik, dianggap bisa menjaga stabilitas ekonomi di Indonesia sehingga dijadikan lagi," kata Ujang kepada Suara.com, Selasa (15/10/2024).

Namun kemungkinan lain adalah adanya potensi nama-nama titipan dari Jokowi, kemudian pembagian kekuasaan atau power sharing untuk partai politik, dan rencana pembentukan zaken kabinet yang terdiri dari ahli di bidangnya.

"Itu kan kepentingan-kepentingan itu di-mix, dikombinasi, disatukan dalam sebuah perahu kabinet itu. Jadi kalau saya sih lihatnya ya mungkin di situ semua semua itu yang saya katakan tadi adalah diformulasikan, dieksekusi, diimplementasikan dalam kabinet Prabowo-Gibran," kata Ujang.

Menurutnya, bila nama-nama lama kembali mengisi kabinet mendatang karena pembentukan zaken kabinet, alasan tersebut tidak sepenuhnya dapat diterima.

"Ya kalau kita bicara hanya membentuk zaken kabinet saja kelihatannya juga kontradiksi juga karena faktanya banyak dari kalangan partai politik kan gitu," kata Ujang.

Ia mengatakan pembentukan kabinet tentu menjadi kewenangan Prabowo. Kekinian menteri-menteri yang kelak dilantik perlu diawasi kinerjanya dalam 100 hari pertama.

"Ya kita serahkan semuanya kepada Prabowo karena itu memang hak bagi Prabowo karena itu hak prerogatif, jadi kita harus hormati, hargai siapapun yang dijadikan menteri. Tinggal kita nilai nanti ketika 100 hari ketika 3 bulan ke depan bagus atau tidak kinerjanya," kata Ujang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jika Sri Mulyani Mudah Ditebak, Apa Alasan Veronica Tan jadi Calon Menteri Prabowo? Begini Kata Rocky Gerung

Jika Sri Mulyani Mudah Ditebak, Apa Alasan Veronica Tan jadi Calon Menteri Prabowo? Begini Kata Rocky Gerung

News | Selasa, 15 Oktober 2024 | 11:33 WIB

Bersurat ke DPR, Jokowi Pilih Wamenhan Herindra buat Gantikan Kepala BIN Budi Gunawan

Bersurat ke DPR, Jokowi Pilih Wamenhan Herindra buat Gantikan Kepala BIN Budi Gunawan

News | Selasa, 15 Oktober 2024 | 10:59 WIB

Wihaji Partai Apa? Santer Dikabarkan Jadi Menteri Prabowo Usai Diminta Perhatikan Ibu Hamil

Wihaji Partai Apa? Santer Dikabarkan Jadi Menteri Prabowo Usai Diminta Perhatikan Ibu Hamil

News | Selasa, 15 Oktober 2024 | 10:25 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×