Sejarah Tes CPNS Pakai Komputer, Ternyata Gara-gara Ahok hingga Bikin Gubernur Marah-marah

Rifan Aditya

Kamis, 24 Oktober 2024 | 16:03 WIB
Sejarah Tes CPNS Pakai Komputer, Ternyata Gara-gara Ahok hingga Bikin Gubernur Marah-marah
kapan pengumumam hasil SKD CPNS 2024 (menpan.go.id) - Sejarah Tes CPNS Pakai Komputer, Ternyata Gara-gara Ahok hingga Bikin Gubernur Marah-marah

Suara.com - Seleksi penerimaan ASN dari tahun ke tahun terus berbenah dan awal gebrakannya sangat terasa ketika sistem komputer mulai diterapkan. Ternyata asal usul sejarah tes CPNS memakai komputer diperjuangkan oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Undang-undang yang mengatur seleksi CPNS memakai CAT (Computer Assisted Test) dirintis oleh Ahok ketika ia masih menjadi anggota DPR RI. Namun awal kisahnya bukan dari kursi parlemen.

Justru keinginan mengubah sistem penerimaan ASN yang dianggap lebih adil dan transparan sudah dirasakan Ahok ketika ia menjabat sebagai Bupati Belitung Timur.

Merasa Tidak Fair

"Waktu saya jadi Bupati, ada ujian penerimaan PNS untuk lowongan tukang komputer sampai dokter. Hah kaget saya, soal tes-nya sama. Enggak salah nih, gua bilang," ungkap Ahok.

Tak hanya itu, Ahok juga mengungkapkan kebobrokan lain sistem seleksi CPNS kala itu. Dimana hasil ujiannya keluar setelah seminggu kemudian dan pengumumannya tidak transparan.

Lantaran ada praktek kongkalikong antara panitia seleksi, peserta dan pemangku kebijakan di sana. Cerita ini diungkapkan Ahok melalui video yang diunggah di kanal Malaka Project pada Rabu 23 Oktober 2024.

Saat menjabat sebagai Bupati tahun 2005-2006, Ahok menemukan ada peserta yang mendapatkan nilai tinggi namun tidak lolos seleksi PNS.

"Hasil ujian ini enggak ada CAT (saat itu). Itu disusun pakai Excel, nilai tertinggi sampai terendah. Saya bikin SK bupati yang keterima karena formasi hanya 10," ujar ayah Nicholas Sean.

Setelah surat pengumuman itu disebarkan, Ahok merasa tidak adil. Sebab peserta lain yang tidak lolos seharusnya juga perlu mengetahui nilainya.

baca juga

"Rasanya enggak fair ya, kalau gua ujian, enggak lulus pun gua pengen tahu nilainya berapa. Iya dong. Akhirnya semua nilai peserta diperlihatkan ditempel di setiap kantor lurah. Biar orang lihat semua. Tapi itu malapetaka datang," tutur Ahok.

Ternyata di bawah daftar orang yang diterima ada sejumlah peserta lain yang memiliki nilai lebih tinggi tapi tidak lolos.

"Jadi mereka main turunin doang ini orang, supaya menggolkan orang yang di atas. Mereka enggak pikir ini ada bupati gila yang tempel semua nilai," ucap Ahok menggebu-gebu.

Dipanggil Gubernur

Para peserta yang nilainya lebih tinggi pun lantas protes karena dirugikan. Akibat kericuhan ini, Ahok sampai dipanggil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung.

"Saya dipanggil, dia (gubernur) marah bilang itu rahasia negara enggak boleh dibuka. Rahasia negara apa? Kalau ikut ujian pengen tahu dong dapat nilai berapa," ujar Ahok.

Untuk menyelesaikan persoalan ini, Ahok pun mendatangi Kemenpan sebagai koordinator pusat penerimaan ASN. Namun jawaban yang diberikan Kemenpan tidak membuat puas Ahok.

"Tahu enggak jawaban enteng dari Kemenpan, udah enggak usah ribut udah biasa. Kami tambahkan formasinya," ungkap Ahok.

"Itu kejadian Belitung Timur, 2005 apa 2006, bisa lihat catatannya, ada surat resminya semua. Itu bobroknya sistem kita," imbuhnya.

Mulai Membenahi Sistem Seleksi CPNS

Berbekal pengalaman itu, Ahok kemudian memantapkan diri masuk ke DPR RI. Setelah lolos menjadi anggota legislatif, Ia meminta untuk dimasukkan ke Komisi II yang membidangi soal pemerintahan dalam negeri, pertanahanan, dan pemberdayaan aparatur.

Ahok memberi usulan untuk menggunakan CAT dalam seleksi tes CPNS. Sehingga peserta yang ikut saat itu juga bisa melihat langsung hasil ujiannya.

Ujian CPNS pertama kali menggunakan sistem komputer atau CAT dilakukan pada tahun 2010. Ahok berharap angkatan awal PNS yang lolos dengan sistem CAT sekarang bisa mendapat jabatan vital di instansi pemerintahan.

Sebab menurutnya, PNS yang disaring dengan CAT kualitasnya lebih baik dari periode sebelumnya.

"Masuk ke Jakarta 2012 (Wakil Gubernur), aku mau tahu nih hasil PNS yang masuk DKI tahun 2010. Memang pintar-pintar dan top. Karena ujiannya langsung tahu, gua lulus atau enggak, semua diumumkan langsung," kata Ahok.

"Kalau saya periode kedua, anak-anak 2010 kan sudah masuk ke 2017, mereka rata-rata sudah bisa duduk di jabatan sub dinas. Bisa eselon II atau eselon III. Saya berpikir ini bisa jadi pembaharuan besar-besaran," imbuhnya.

Nah seperti itulah sejarah awal tes CPNS memakai komputer sebagaimana diceritakan oleh Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapan Sertifikat SKD Keluar? Ini Penjelasannya

Kapan Sertifikat SKD Keluar? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Kamis, 24 Oktober 2024 | 16:00 WIB

Begini Cara Download Sertifikat SKD CPNS

Begini Cara Download Sertifikat SKD CPNS

Lifestyle | Kamis, 24 Oktober 2024 | 15:58 WIB

Apakah Tes SKD CPNS 2024 Boleh Pakai Perhiasan Seperti Cincin dan Anting?

Apakah Tes SKD CPNS 2024 Boleh Pakai Perhiasan Seperti Cincin dan Anting?

Lifestyle | Kamis, 24 Oktober 2024 | 13:16 WIB

Ahok Bongkar Beda Sikap Jokowi vs Megawati di Pilkada DKI 2017: Bak Langit Bumi, Enggak Nyangka...

Ahok Bongkar Beda Sikap Jokowi vs Megawati di Pilkada DKI 2017: Bak Langit Bumi, Enggak Nyangka...

Lifestyle | Kamis, 24 Oktober 2024 | 12:44 WIB

Ahok Cerita Blak-blakan di Depan Megawati: Aku Sih Mau Jadi Presiden

Ahok Cerita Blak-blakan di Depan Megawati: Aku Sih Mau Jadi Presiden

Lifestyle | Kamis, 24 Oktober 2024 | 12:17 WIB

Susul Veronica Tan, Nicholas Sean Anak Ahok Makin Menyala dengan Lakukan Sumpah Dokter

Susul Veronica Tan, Nicholas Sean Anak Ahok Makin Menyala dengan Lakukan Sumpah Dokter

Entertainment | Rabu, 23 Oktober 2024 | 20:15 WIB

Terkini

Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah

Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:10 WIB

Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:09 WIB

KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut

KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:56 WIB

Roy Suryo: Penangkapan Saya Seperti Film G30S/PKI, Polisi Masuk Kamar dan Larang Mandi!

Roy Suryo: Penangkapan Saya Seperti Film G30S/PKI, Polisi Masuk Kamar dan Larang Mandi!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:54 WIB

Sadis Kasus Mayat Dalam Koper di Thailand, Warga Australia Bunuh Perempuan 17 Tahun

Sadis Kasus Mayat Dalam Koper di Thailand, Warga Australia Bunuh Perempuan 17 Tahun

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:44 WIB

DPR Minta Kasus Judi Online Rp13,9 Triliun Tak Berhenti di Operator, Bos Besar Harus Diungkap

DPR Minta Kasus Judi Online Rp13,9 Triliun Tak Berhenti di Operator, Bos Besar Harus Diungkap

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:31 WIB

Roy Suryo Telat Masuk Ruang Sidang: Tadi Saya Harus Wajib Lapor Dulu di Kejaksaan Jaksel

Roy Suryo Telat Masuk Ruang Sidang: Tadi Saya Harus Wajib Lapor Dulu di Kejaksaan Jaksel

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:13 WIB

Gagal Sembunyi! Penyelundup 325 Kg Sabu Thailand Gunakan Chat Enkripsi Militer Ditangkap Bareskrim

Gagal Sembunyi! Penyelundup 325 Kg Sabu Thailand Gunakan Chat Enkripsi Militer Ditangkap Bareskrim

News | Senin, 29 Juni 2026 | 09:58 WIB

Ada Bukti CCTV! Korban Pencurian di Jakpus Protes Kasus Malah Dihentikan Polisi

Ada Bukti CCTV! Korban Pencurian di Jakpus Protes Kasus Malah Dihentikan Polisi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 09:21 WIB

Gugat Polisi dan Jaksa di Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo Jalani Sidang Praperadilan Hari Ini

Gugat Polisi dan Jaksa di Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo Jalani Sidang Praperadilan Hari Ini

News | Senin, 29 Juni 2026 | 09:02 WIB

×