Ahok Bongkar Beda Sikap Jokowi vs Megawati di Pilkada DKI 2017: Bak Langit Bumi, Enggak Nyangka...

Ruth Meliana Suara.Com
Kamis, 24 Oktober 2024 | 12:44 WIB
Ahok Bongkar Beda Sikap Jokowi vs Megawati di Pilkada DKI 2017: Bak Langit Bumi, Enggak Nyangka...
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bersama Jokowi. (Instagram)

Suara.com - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali blak-blakan berbicara seputar politik. Ia membongkar fakta yang tak diketahui publik di balik kegagalannya di Pilkada DKI Jakarta 2017 silam.

Fakta ini terkait perbedaan sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri. Keduanya ternyata melakukan hal bertolak belakang terhadap Ahok di tengah kasus penistaan agama 7 tahun silam.

Ahok menceritakan saat itu dia tidak jadi maju melalui jalur independen. Namun di sisi lain, ia juga belum bergabung ke PDI Perjuangan.

Alhasil, Ahok meyakini dirinya pasti akan kalah setelah dihajar kasus penodaan agama di Pilkada 2017. Hal ini diungkapnya dalam podcast bertajuk "Ahok Akhirnya Berbicara" yang diunggah Malaka Project, Rabu (23/10/2024).

"Waktu saya maju ke (Pilkada DKI) Jakarta itu, terus habis itu ada kasus (penistaan agama), kan? (Saya berpikir) saya pasti kalah nih, pasti kalah nih. Udah enggak ikut independen, enggak ikut PDI Perjuangan, pasti kalah," kenang Ahok dalam podcast seperti dikutip Suara.com, Kamis (24/10/2024).

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (Instagram/@basukibtp)
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (Instagram/@basukibtp)

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini lantas blak-blakan membongkar sikap Jokowi. Kala itu, kata Ahok, Jokowi meyakini dirinya akan kalah. Jokowi pun meminta Ahok untuk mundur dari Pilkada DKI 2017.

"Terus Pak Jokowi pun minta mundur aja, lu pasti kalah. (Memang diminta langsung Jokowi) diminta mundur," beber Ahok.

Tak disangka, sikap berbeda justru diberikan Megawati ke Ahok. Ketua Umum PDIP ini secara tegas meminta Ahok untuk tidak mundur dari Pilkada DKI Jakarta.

Ternyata Megawati memiliki alasan bijak di baliknya. Menurut Megawati, peristiwa itu adalah bagian dari proses mengedukasi rakyat, sehingga Ahok tidak seharusnya mundur dari proses pemilihan kepala daerah.

Baca Juga: Didukung Keluarga Besar Purnawiran TNI-Polri, Cagub Jateng Ahmad Luthfi: Saya Selalu Nanti Momen Ini

"Lalu ibu Mega bilang enggak boleh. Ini bagian dari mengedukasi rakyat. Bukan soal kalah menang," kenang Ahok.

"Jadi dia bilang, beliau bilang ke saya, 'Bapak saya juga lebih susah memperjuangkan ini semua, harus masuk penjara.' Jadi sebagai seorang ibu, dia bilang inilah bagian dari mengedukasi rakyat," pungkas Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI