Bak Film Bollywood, Seorang Perempuan di India Bersekongkol dengan Pacar untuk Membunuh Suami demi Kuasai Hartanya

Bella

Senin, 28 Oktober 2024 | 18:57 WIB
Bak Film Bollywood, Seorang Perempuan di India Bersekongkol dengan Pacar untuk Membunuh Suami demi Kuasai Hartanya
Ilustrasi pembunuhan (freepik)

Suara.com - Penemuan jasad terbakar di sebuah perkebunan kopi di distrik Kodagu, Karnataka, pada awal Oktober lalu, memicu investigasi mendalam yang mengungkap plot pembunuhan kejam. Polisi mengidentifikasi korban sebagai Ramesh (54), seorang pengusaha kaya yang dilaporkan hilang oleh istrinya, Niharika (29), tiga minggu sebelumnya.

Penyelidikan polisi akhirnya membongkar konspirasi mengerikan yang melibatkan Niharika, kekasihnya Nikhil, seorang dokter hewan, serta Ankur, rekan mereka dalam kejahatan ini.

Pada 8 Oktober, pihak kepolisian menemukan tubuh yang terbakar di perkebunan kopi dekat daerah Suntikoppa, Kodagu. Karena sulitnya identifikasi, polisi mulai melacak kendaraan yang melintas di sekitar area kejadian melalui rekaman CCTV. Sebuah mobil merah mencurigakan, Mercedes Benz, muncul dalam rekaman tersebut.

Penelusuran lebih lanjut mengungkap bahwa mobil itu terdaftar atas nama Ramesh, yang belakangan diketahui hilang. Polisi segera menghubungi kepolisian di Telangana, tempat kendaraan tersebut terdaftar, untuk bantuan lebih lanjut.

Awal Penyelidikan

Ketika penyelidikan berlangsung, kecurigaan mulai mengarah kepada istri Ramesh, Niharika. Ketika diinterogasi, Niharika akhirnya mengakui keterlibatannya dalam pembunuhan Ramesh, serta mengungkap keterlibatan Nikhil dan Ankur.

Polisi menemukan bahwa Niharika memiliki masa lalu yang penuh gejolak. Setelah kematian ayahnya saat ia masih remaja, ia menjalani kehidupan yang keras, bahkan sempat terlibat dalam kasus penipuan keuangan hingga dipenjara. Di penjara, ia bertemu Ankur, yang kelak menjadi sekutu dalam aksi kriminal ini.

Setelah keluar dari penjara, Niharika menikahi Ramesh, yang juga tengah menjalani pernikahan keduanya. Ramesh memberikan kehidupan mewah bagi Niharika, namun kebiasaan itu membuatnya semakin serakah.

Saat ia meminta dana sebesar 8 crore (sekitar Rp15,2 miliar), Ramesh menolak. Hal ini memicu kemarahan Niharika, yang kemudian bekerja sama dengan kekasihnya, Nikhil, dan Ankur untuk merencanakan pembunuhan demi menguasai harta suaminya.

baca juga

Menurut temuan polisi, Ramesh dibekap hingga tewas di Uppal, Hyderabad, pada 1 Oktober. Ketiga tersangka kemudian kembali ke rumah korban, mengambil sejumlah uang tunai, dan berkendara menuju Bengaluru. Setelah mengisi bahan bakar, mereka melanjutkan perjalanan hingga lebih dari 800 km ke Kodagu, tempat mereka membuang mayat Ramesh di perkebunan kopi, membungkusnya dengan selimut, dan membakarnya.

Kepala Polisi Kodagu, Ramarajan, menyatakan bahwa kasus ini merupakan tantangan besar karena sebagian besar bukti fisik telah hancur.

"Kami menemukan bahwa jasad tersebut telah dibakar sekitar 3-4 hari sebelum laporan hilang diajukan. Tim kami menelusuri aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi dan menemukan kendaraan yang bergerak pada tengah malam di daerah tersebut," ujarnya.

Dengan memeriksa rekaman dari 500 kamera CCTV hingga Tumkur, polisi berhasil melacak kendaraan dari Telangana milik Ramesh.

Berdasarkan bukti yang terkumpul, polisi akhirnya menangkap Niharika dan dua rekannya, Nikhil serta Ankur. Niharika diduga sebagai otak utama di balik pembunuhan keji ini, menghabisi nyawa suaminya sendiri demi memperoleh kekayaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Media India Desak AFC Hukum Timnas Indonesia U-17 dan Australia

Media India Desak AFC Hukum Timnas Indonesia U-17 dan Australia

Bola | Senin, 28 Oktober 2024 | 16:54 WIB

Timnas Indonesia Dapat Gelombang Caci Maki dari Fans India, AFC Ikut Terseret, Kenapa?

Timnas Indonesia Dapat Gelombang Caci Maki dari Fans India, AFC Ikut Terseret, Kenapa?

Bola | Senin, 28 Oktober 2024 | 15:00 WIB

3 Film Harshvardhan Rane yang Tayang 2024, Terbaru Ada The Miranda Brothers

3 Film Harshvardhan Rane yang Tayang 2024, Terbaru Ada The Miranda Brothers

Your Say | Minggu, 27 Oktober 2024 | 19:26 WIB

3 Film India Dibintangi Kriti Sanon yang Tayang 2024, Terbaru Ada Do Patti

3 Film India Dibintangi Kriti Sanon yang Tayang 2024, Terbaru Ada Do Patti

Your Say | Sabtu, 26 Oktober 2024 | 13:09 WIB

Serangan Mematikan Guncang Kashmir, 4 Tewas Termasuk 2 Tentara

Serangan Mematikan Guncang Kashmir, 4 Tewas Termasuk 2 Tentara

News | Jum'at, 25 Oktober 2024 | 19:29 WIB

4 Film India yang Dibintangi Sudheer Babu, Terbaru Ada Maa Nanna Superhero

4 Film India yang Dibintangi Sudheer Babu, Terbaru Ada Maa Nanna Superhero

Your Say | Jum'at, 25 Oktober 2024 | 14:41 WIB

3 Film India yang Dibintangi Deepika Padukone, Terbaru Ada Kalki 2898-ADSu

3 Film India yang Dibintangi Deepika Padukone, Terbaru Ada Kalki 2898-ADSu

Your Say | Selasa, 22 Oktober 2024 | 19:48 WIB

Skandal Pembunuhan Bayaran: Mantan Intelijen India Jadi Buronan FBI?

Skandal Pembunuhan Bayaran: Mantan Intelijen India Jadi Buronan FBI?

News | Senin, 21 Oktober 2024 | 19:00 WIB

Konflik Memanas, IPMMO Desak Penarikan Total Militer dari Intan Jaya

Konflik Memanas, IPMMO Desak Penarikan Total Militer dari Intan Jaya

News | Senin, 21 Oktober 2024 | 04:05 WIB

'Hantu Masa Lalu' Korban Pemerkosaan Kenali Pelakunya 36 Tahun Kemudian

'Hantu Masa Lalu' Korban Pemerkosaan Kenali Pelakunya 36 Tahun Kemudian

News | Minggu, 20 Oktober 2024 | 20:08 WIB

Terkini

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:53 WIB

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:57 WIB

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:08 WIB

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa

Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:05 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:56 WIB

×