Gempur Palmyra, Rudal Israel Tewaskan 36 Orang di Suriah

Aprilo Ade Wismoyo

Kamis, 21 November 2024 | 15:47 WIB
Gempur Palmyra, Rudal Israel Tewaskan 36 Orang di Suriah
Serangan Israel di Palmyra, Suriah (X)

Suara.com - Setidaknya 36 orang meninggal dan lebih dari 50 lainnya mengalami cedera akibat serangan rudal Israel yang mengecam berbagai lokasi di dalam dan sekitar Kota Palmyra, Suriah tengah, pada Rabu (20/11), berdasarkan laporan dari Kementerian Pertahanan Suriah.

"Kira-kira pada pukul 13.30 siang, pasukan Israel meluncurkan serangan udara dari arah al-Tanf, yang menargetkan sejumlah bangunan di Kota Palmyra di gurun Suriah, mengakibatkan 36 kematian dan lebih dari 50 luka-luka, serta menyebabkan kerusakan signifikan pada bangunan yang disasar dan area sekitarnya," ungkap kementerian itu dalam sebuah keterangan.

Observatorium Hak Asasi Manusia Suriah yang berbasis di Inggris sebelumnya melaporkan bahwa di antara korban tewas terdapat empat pejuang non-Suriah yang loyal kepada Iran dan tujuh warga negara Suriah.

Serangan tersebut juga melukai puluhan orang lainnya, termasuk sedikitnya tujuh warga sipil, salah satunya dalam kondisi kritis.

Menurut laporan observatorium, pesawat-pesawat Israel menargetkan tiga lokasi berbeda di Palmyra, termasuk dua area di lingkungan permukiman al-Jami'ah. Salah satu sasaran diketahui merupakan gudang senjata yang terletak di dekat sebuah zona industri, yang dihuni oleh beberapa keluarga pejuang dari Irak dan negara lainnya yang didukung oleh Iran.

Lokasi ketiga yang juga diserang berada tidak jauh dari gudang tersebut. Gambar-gambar yang beredar di media sosial menunjukkan asap yang membubung dari arah Palmyra, dekat dengan situs-situs arkeologinya.

Observatorium menambahkan bahwa pesawat-pesawat tempur Israel menerbangkan misi di atas Provinsi Daraa, Suriah selatan, sebelum menyerang Palmyra.

Palmyra, yang terletak di wilayah pedesaan timur Provinsi Homs, terdiri dari permukiman serta situs-situs arkeologi yang berasal dari zaman Neolitikum.

Sejak awal tahun 2024, Israel telah melakukan 152 serangan ke berbagai lokasi di Suriah, menghancurkan 272 target, termasuk depot senjata, pusat komando, dan kendaraan militer, yang mengakibatkan 303 tentara dan pejuang pro-pemerintah serta 62 warga sipil tewas, menurut laporan observatorium tersebut. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hamas Tantang Netanyahu! Perang Gaza Berlanjut, Sandera Takkan Dibebaskan

Hamas Tantang Netanyahu! Perang Gaza Berlanjut, Sandera Takkan Dibebaskan

News | Kamis, 21 November 2024 | 15:07 WIB

Ratusan Anak Palestina Ditahan Israel, Kondisinya Saat Ini Memprihatinkan

Ratusan Anak Palestina Ditahan Israel, Kondisinya Saat Ini Memprihatinkan

News | Kamis, 21 November 2024 | 15:03 WIB

8 Warga Palestina Tewas, Militer Israel Mundur dari Kamp Pengungsi dan Kota Jenin

8 Warga Palestina Tewas, Militer Israel Mundur dari Kamp Pengungsi dan Kota Jenin

News | Kamis, 21 November 2024 | 14:56 WIB

Serangan Terbaru Israel di Gaza Utara Tewaskan 57 Orang

Serangan Terbaru Israel di Gaza Utara Tewaskan 57 Orang

News | Kamis, 21 November 2024 | 11:13 WIB

Akankah Gencatan Senjata Bertahan? Netanyahu: Israel Akan Tetap Lanjutkan Operasi Militer

Akankah Gencatan Senjata Bertahan? Netanyahu: Israel Akan Tetap Lanjutkan Operasi Militer

News | Kamis, 21 November 2024 | 04:35 WIB

AS Jatuhkan Sanksi ke Petinggi Hamas,  Dikecam Pro-Israel dan Abaikan Kejahatan Perang

AS Jatuhkan Sanksi ke Petinggi Hamas, Dikecam Pro-Israel dan Abaikan Kejahatan Perang

News | Kamis, 21 November 2024 | 03:30 WIB

Terkini

Anti-Breakout! 4 Hybrid Sunscreen Mugwort Redakan Kemerahan dan Iritasi

Anti-Breakout! 4 Hybrid Sunscreen Mugwort Redakan Kemerahan dan Iritasi

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Bakom RI Bakal Manfaatkan AI untuk Sosialisasikan Program dan Pemikiran Presiden Prabowo

Bakom RI Bakal Manfaatkan AI untuk Sosialisasikan Program dan Pemikiran Presiden Prabowo

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Hadapi Persis Solo, Kendal Tornado FC Akui Jadi Ujian Mental di Stadion Manahan

Hadapi Persis Solo, Kendal Tornado FC Akui Jadi Ujian Mental di Stadion Manahan

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:47 WIB

RI Mau Pakai Teknologi Norwegia Bangun PLTA

RI Mau Pakai Teknologi Norwegia Bangun PLTA

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:46 WIB

5 Aktivitas Seru Buat Merayakan Euforia Pertandingan Sepak Bola

5 Aktivitas Seru Buat Merayakan Euforia Pertandingan Sepak Bola

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Listyo Sigit Serahkan Tongkat Komando Polri kepada Suyudi

Listyo Sigit Serahkan Tongkat Komando Polri kepada Suyudi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:44 WIB

7 Rekomendasi Jaket Casual Lokal Terbaik untuk Tampil Stylish Setiap Hari

7 Rekomendasi Jaket Casual Lokal Terbaik untuk Tampil Stylish Setiap Hari

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Bitcoin Cs Kompak Menghijau, Indeks Kripto CFX10 Tembus Level 1.036 Jelang Akhir Pekan

Bitcoin Cs Kompak Menghijau, Indeks Kripto CFX10 Tembus Level 1.036 Jelang Akhir Pekan

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:42 WIB

Pertama dalam Sejarah, Pangsa Pasar Mobil BBM Anjlok di Bawah 50 Persen

Pertama dalam Sejarah, Pangsa Pasar Mobil BBM Anjlok di Bawah 50 Persen

Otomotif | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:40 WIB

DPRD Jabar Dorong Satgas Terpadu Karhutla, Respons Daerah Diminta Tak Menunggu Api Membesar

DPRD Jabar Dorong Satgas Terpadu Karhutla, Respons Daerah Diminta Tak Menunggu Api Membesar

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:38 WIB

×