CATATAN Egy Massadiah: Ketika Jenderal Maruli Membangunkan Sang Komandan

Chandra Iswinarno

Selasa, 03 Desember 2024 | 11:42 WIB
CATATAN Egy Massadiah: Ketika Jenderal Maruli Membangunkan Sang Komandan
Almarhum Doni Monardo. (Dok.Ist)

Suara.com - Setahun berlalu. Awal Desember 2023 adalah hari bersejarah bagi Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Peristiwa tak mungkin terlupakan, karena terkait dengan momen lain yang juga cukup dalam menggores kalbu.

Hari itu, Jumat 1 Desember 2023, ia menerima pataka “Kartika Eka Paksi” sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad), menggantikan Jenderal TNI Agus Subiyanto yang menjadi Panglima TNI. Ramah tamah serah terima jabatan (sertijab) berlangsung di Markas Besar TNI-AD, Jakarta Pusat.

Sebagai 'bintang', Maruli tampak sangat sibuk. Setidaknya menerima ucapan dari rekan sejawat, kolega, dan para undangan.

Entah dari mana arah datangnya, tiba-tiba ia sudah berada di dekat saya.

“Bro, ntar sore atau malam saya mau ke rumah sakit. Tolong, nanti temani yaaa, ntar abis acara di Cilangkap,” Maruli setengah berbisik.

Setelah saya 'iya'-kan, dia menghilang lagi dan tenggelam dalam khidmat suasana ramah tamah pasca Sertijab.

Biar tidak ada pertanyaan, “siapa yang sakit? Untuk apa Maruli ke rumah sakit?, perlu kiranya khalayak ketahui. Bahwa kata “rumah sakit” dalam konteks di atas adalah merujuk pada sosok Letnan Jenderal TNI Purn DR (HC) Doni Monardo.

Doni Monardo adalah senior sekaligus komandan Maruli di Kopassus. Doni dirawat intensif sejak September 2023 di Rumah Sakit Siloam (Semanggi), Jakarta Pusat.

Tak kurang dari Presiden Jokowi datang membesuk pada 7 November 2023. Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla, dan sejumlah menteri, pejabat sipil, militer, kolega, petinggi politik negeri ini membesuk dan mendoakan Doni.

baca juga

“Bangun Bang!”

Singkat cerita, Jumat sore itu sekitar pukul 17.30 ajudan Kasad menelepon, “Ijin, Bapak menuju rumah sakit.”

Sedangkan, posisi saya sore itu balik dulu ganti baju di rumah. Perlu 40 menit perjalanan ke rumah sakit dalam kondisi macet. Rupanya, sang ajudan menelepon sambil mengaktifkan speaker HP-nya, sehingga Jenderal Maruli dengar. Saya pun segera bergegas kembali ke rumah sakit.

Sore itu, Jakarta diguyur hujan. Kemacetan di sepanjang Jalan Pangeran Antasari pun menggila. Dari ujung telepon saya mendengar kelakar Maruli, “Tunggu di situ, biar dijemput pakai voorijder.”

Saya pastikan, voorijder pun akan terseok-seok menyibak kemacetan. Karenanya, saya menyampaikan usul, “Lebih cepat kalau saya naik ojek motor. Sekarang juga saya meluncur.”

Abang ojek sigap menerobos kemacetan di tengah guyuran hujan, membawa saya ke lobby RS Siloam Semanggi, yang berjarak sekitar 7 kilometer dari posisi rumah saya.

Sekitar pukul 18.00 Maruli tiba di lobby rumah sakit. Saya menghambur masuk gerbang rumah sakit. Untung terkejar, menemaninya menuju lantai 29, lantai tempat Doni Monardo dirawat di RS Siloam. Maruli mengenakan pakaian dinas militer dengan pangkat empat bintang.

Kurang dari tiga menit Maruli berada di ruang rawat Doni Monardo. Sejenak, saya melihat pintu terbuka dan ia tampak bergegas keluar ruang ICU. Saya mendekat, “Kenapa brader?”

“Duh… nggak kuat aku…. Mau nangis…..” ujar Maruli sambil melepas maskernya.

Berkata begitu sambil ia mengilas balik suasana di ruang ICU. Maruli menyaksikan tubuh Doni tergolek. Semua perlengkapan medis ICU menempel di tubuhnya.

Dari luar dinding kaca, saya menyaksikan Maruli memberi hormat militer, lalu berkata merajuk kepada Doni, “Bang…. Bangun bang! Lihat, anak buahmu sekarang sudah bintang empat. Bangun bang!!!....Komandooo !!!” Lalu hening.

Setelah itu, Maruli tak kuasa lagi menahan luapan emosi. Ia tak mau tangisnya pecah di hadapan abang komandan yang begitu ia hormati. Karena itulah ia bergegas lari keluar….

Saya bisa merasakan apa yang dirasakan Maruli. Pikirku, kami harus segera bergeser. Saya mengajaknya mencari secangkir kopi.

Semobil kami meninggalkan rumah sakit. Yang dituju bukan kafe atau coffeeshop, melainkan ngopi di teras belakang rumah dinas Pangkostrad di Komplek Pati, Kuningan, Jakarta Selatan.

Untuk diketahui, sebelum menerima pataka Kartika Eka Paksi sebagai Kasad, Maruli adalah Panglima Kostrad. Penggantinya, Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa akmil 91, hari itu memang belum menempati rumah dinas Pangkostrad.

Di situlah, Maruli menumpahkan banyak kenangan bersama Doni. Ia menyebut komandannya sebagai figur sekaligus jagoan. Ia ingat saat masih perwira remaja, jika ditegur oleh senior Doni Monardo, ada luapan rasa bangga yang luar bisa.

(Alm) Letjen Doni Monardo saat bertemu Jenderal Maruli Simanjuntak.
(Alm) Letjen Doni Monardo saat bertemu Jenderal Maruli Simanjuntak.

Saya pun menjadi saksi, pada April 2021 Doni sebagai Kepala BNPB dan Maruli sebagai Pangdam Udayana berjibaku di lapangan memimpin penanggulangan bencana badai siklon yang melanda sebagian besar wilayah Flores Nusa Tenggara Timur. Saat badai terjadi, situasi pandemi Covid 19 belum juga surut. Artinya dua bencana datang di saat yang sama harus ditanggulangi.

Bahkan saat Doni sudah memasuki era purnawirawan, kolaborasinya dengan Maruli tak pernah berhenti. Di antaranya menanam dan merawat ratusan pohon flamboyan di kawasan wisata Labuan Bajo NTT, yang merupakan teritori Kodam Udayana.

"Beliau sosok yang sangat menginspirasi kami semua adik-adiknya. Sosok yang lengkap," mata Maruli menerawang.

“Bicara soal latihan, penugasan, lingkungan, dan lain sebagainya. Bahkan sampai beliau pensiun pun kiprahnya tidak pernah berhenti. Bersama PPAD mengadakan operasi katarak di Puncak Jaya, Papua dan daerah lain. Termasuk di bidang lingkungan. Tugas kami untuk melanjutkan kiprah beliau,” ujar Maruli.

Feeling Menjelang Kepergian

Sebagaimana diketahui, Doni Monardo wafat hari Minggu 3 Desember 2023. Itu artinya dua hari sebelum Doni pergi, sepertinya Maruli sudah punya "pertanda".

Sore itu, saya sedang di rumah sakit bersama sejumlah pengurus PPAD lainnya. Maruli adalah orang pertama yang saya telepon. Maruli memang berpesan agar update setiap saat kondisi Doni. Saya mengabarkan berita lelayu itu satu menit setelah team dokter menyampaikan bahwa mantan Kepala BNPB itu wafat pukul 17.32. Berita duka itu kemudian saya semburkan ke semua grup WA yang ada di HP saya.

Kurang 45 menit Maruli tampak sudah hadir di rumah sakit ditemani sang istri, Uli Panjaitan serta sejumlah kolega TNI lainnya. Uli memeluk erat Nyonya Santi Monardo. Tak ada kata kata. Maruli bersama sejumlah pejabat teras TNI dan kolega larut, sibuk membantu kelancaran pemberangkatan jenazah menuju rumah duka di Serpong, Tangsel.

Esok paginya, Senin 4 Desember 2023 jenazah Danjen Kopassus (2014 – 2015) itu disemayamkan di Markas Kopassus Cijantung. Sambil menunggu persiapan pemakaman secara militer di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta Selatan.

Di Mako Kopassus, Cijantung hadir Prabowo Subianto, Jusuf Kalla bersama Ibu Mufidah Jusuf Kalla, dan banyak lagi yang lain. Mereka juga ikut melakukan shalat jenazah.

Dari Mako Kopassus, jenazah dilepas menuju TMP Kalibata. Komandan Upacara di TMP Kalibata Dan Grup 1 Kopassus, Kolonel Inf Irfan Amir. Posisi Inspektur Upacara pemakaman jenazah Doni Monardo di TMP Kalibata langsung oleh Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Suasana pemakaman menggambarkan perkabungan nasional. Jalanan dan area sekitar TMP Kalibata padat merayap pelayat. Tak kurang dari Jenderal TNI Purn Try Sutrisno ikut meletakkan karangan bunga di tanah merah pusara yang masih basah. Terlihat juga sejumlah mantan pejabat maupun pejabat aktif yang lain. Tak terhitung dari jajaran TNI, utamanya Kopassus.

Begitu banyak sahabat yang merasa kehilangan. Suasana pagi hingga siang itu, menggambarkan sosok Doni Monardo yang begitu dicintai sahabat, kolega, handai taulan, dan keluarga. Mereka semua merasa kehilangan, serta tak mau melewatkan moment melepas pengantaran Doni Monardo.

Sebelum jasad Doni masuk ke liang lahat, bendera merah putih dibentangkan memayungi. Ada empat tentara baret merah dengan seragam militer berdiri memegang empat sudut bendera. Keempat orang itu berpangkat mayor jenderal yang semuanya anggota langsung Doni semasa bertugas di Kopassus.

Mereka adalah Mayjen TNI Djaka Budi Utama S.Sos (Sekarang Letnan Jenderal - Sestama BIN), Mayjen TNI Bambang Trisnohadi (saat ini Letnan Jenderal, Pangkogabwilhan III di Timika), Mayjen TNI Mohamad Fadjar (saat ini Dankodiklat TNI pangkat Letnan Jenderal), dan Mayjen TNI Mohamad Saleh Mustafa (saat ini Irjen TNI).

Hari ini, 3 Desember 2024, tepat setahun lelaki gagah kelahiran Cimahi, Jawa Barat, tanggal 10 Mei 1963 dipanggil Yang Maha Kuasa.

Torehan kenangan: “Maruli membangunkan Bang Doni” di rumah sakit Siloam, tiba-tiba saja berkelebat dalam ingatan saya.

Makanya, saya tulis catatan ini, sebagai alat menjaga, merawat ingatan dan obat kerinduan kami para sahabat dan handai taulan sekaligus mengirimkan nya doa.

Tetap tenang-tenanglah di alam keabadianmu, Bang Doni…. Kami tak pernah melupakanmu. (*)

*Penulis adalah jurnalis senior

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puncak Perayaan HUT PPAD, Mayjen Purn Komaruddin Simanjutak Gantikan Almarhum Jenderal Purn Doni Monardo

Puncak Perayaan HUT PPAD, Mayjen Purn Komaruddin Simanjutak Gantikan Almarhum Jenderal Purn Doni Monardo

News | Rabu, 07 Agustus 2024 | 22:37 WIB

Dimakamkan di TMP Kalibata, Makam Doni Monardo Satu Blok dengan Tjahjo Kumolo hingga Harmoko

Dimakamkan di TMP Kalibata, Makam Doni Monardo Satu Blok dengan Tjahjo Kumolo hingga Harmoko

News | Senin, 04 Desember 2023 | 14:52 WIB

Mensos Tri Rismaharini Sebut Doni Monardo Laik Jadi Pahlawan Nasional, Begini Alasannya

Mensos Tri Rismaharini Sebut Doni Monardo Laik Jadi Pahlawan Nasional, Begini Alasannya

News | Senin, 04 Desember 2023 | 14:26 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×