Dari Penipuan hingga TPPO, Sederet Kasus WNA yang Dideportasi dari Jakarta

Dwi Bowo Raharjo, Faqih Fathurrahman

Kamis, 19 Desember 2024 | 20:17 WIB
Dari Penipuan hingga TPPO, Sederet Kasus WNA yang Dideportasi dari Jakarta
Ilustrasi WNA dideportasi dari Indonesia. (Rudenim Denpasar)

Suara.com - Kementerian Imigrasi dan Permasyarakatan melalui Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Jakarta telah mendeportasi 68 warga negara asing (WNA) dari berbagai negara sepanjang 2024.

"Di Tahun 2024 ini, Rudenim Jakarta mencatatkan pendetensian sebanyak 119 orang, pedeportasian sebanyak 68 orang, dan pemindahan sebanyak 17 orang," kata Kepala Rudenim Jakarta, Muhammad Reza Alkahfi saat membacakan capaian tahun 2024, Kamis (19/12/2024).

Meski demikian, kini masih ada sekitar 88 orang deteni alias WNA yang masih berada di Rudenim Jakarta. Adapun puluhan WNA tersebut berasal dari berbagai negara.

Di antaranya Nigeria, Bangladesh, Myanmar, Vietnam, Thailand, Belanda, Ghana, Pantai Gading, Suriah, RRT, hingga Uganda.

Terkait dengan kasus tindak pidana, kata Reza, pihaknya sempat menerima 20 WNA yang jadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan kini sudah dideportasi.

Kepala Rudenim Jakarta, Muhammad Reza Alkahfi. (Suara.com/Faqih)
Kepala Rudenim Jakarta, Muhammad Reza Alkahfi. (Suara.com/Faqih)

"Kalau judol belum ada, tapi kaitan dengan ada WNA yang telah menjalani pidana disidik oleh kepolisian kebetulan mereka setelah disidik menjalani masa hukuman izin tinggal sudah habis, itu ada pidana penipuan dan penggelepan dan TPPO," ujar Reza.

Selain itu, kata Reza, Rudenom Jakarta juga menangani 1.257 di Community House yang berlokasi di Jakarta, Serpong, Bekasi, dan Tangerang Selatan.

Hasil capaian tersebut, kata Reza, Rudenim Jakarta diganjar dengan penghargaan sebagai Satuan Kerja Lingkup KPPN Jakarta V dengan predikat Terbaik ke 3 Nilai IKPA Kategori Pagu Kecil Tahun Anggaran 2023.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Dugaan Bayi Tertukar, Ortu Bilang RSIJ Bersedia Cari Anaknya jika Hasil Tes DNA Negatif

Kasus Dugaan Bayi Tertukar, Ortu Bilang RSIJ Bersedia Cari Anaknya jika Hasil Tes DNA Negatif

News | Kamis, 19 Desember 2024 | 20:02 WIB

Massa Tolak Kenaikan PPN 12 Persen di Sebrang Istana Negara

Massa Tolak Kenaikan PPN 12 Persen di Sebrang Istana Negara

Foto | Kamis, 19 Desember 2024 | 18:51 WIB

Mediasi dengan Orang Tua Bayi Diduga Tertukar, Dirut RSIJ Cempaka Putih Ungkap Hasil Tes DNA Keluar 2 Minggu Lagi

Mediasi dengan Orang Tua Bayi Diduga Tertukar, Dirut RSIJ Cempaka Putih Ungkap Hasil Tes DNA Keluar 2 Minggu Lagi

News | Kamis, 19 Desember 2024 | 18:35 WIB

Kondisi Terkini Kiper Persija usai Berbenturan dengan Pemain Naturalisasi Kamboja

Kondisi Terkini Kiper Persija usai Berbenturan dengan Pemain Naturalisasi Kamboja

Bola | Kamis, 19 Desember 2024 | 18:50 WIB

Terkini

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

×