Inovasi Perdana di Indonesia: Kemensos & BKN Gelar Tes Kompetensi PNS Disabilitas Netra dengan Sistem Komputer CACT

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Selasa, 24 Desember 2024 | 20:05 WIB
Inovasi Perdana di Indonesia: Kemensos & BKN Gelar Tes Kompetensi PNS Disabilitas Netra dengan Sistem Komputer CACT
Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, memantau secara langsung pelaksanaan Penilaian Kompetensi bagi PNS penyandang disabilitas netra dengan menggunakan sistem Computer Assisted Competency Test (CACT) di Assessment and Development Center Kemensos, Jakarta, pada Selasa (23/12/2024). (Dok: Suara.com)

Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, memantau secara langsung pelaksanaan Penilaian Kompetensi bagi PNS penyandang disabilitas netra dengan menggunakan sistem Computer Assisted Competency Test (CACT) di Assessment and Development Center Kemensos, Jakarta, pada Selasa (23/12/2024). Gus Ipul juga berinteraksi dengan para peserta tes.

Kegiatan yang digagas bersama oleh Kementerian Sosial (Kemensos) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) ini menjadi yang pertama di Indonesia bagi penyandang disabilitas netra. Sistem CACT, yang dikembangkan oleh BKN, memungkinkan 27 peserta untuk memahami soal melalui suara, sehingga lebih mudah diakses.

Dalam tinjauannya, Gus Ipul berbincang dengan Yudi Winarmoko (48), seorang PNS dari Sentra Wyata Guna Bandung, mengenai pengalamannya menggunakan sistem CACT. Yudi mengaku bersyukur dapat mengikuti tes tersebut dengan baik.

"Lebih mudah. Informasi dan navigasi tombol jadi lebih jelas," ujar Yudi.

Gus Ipul juga meminta Yudi mendemonstrasikan penggunaan sistem CACT dengan menyebutkan salah satu soal dan memberikan jawabannya. "Semoga lulus, ya," ucap Gus Ipul menyemangati.

Tes Kompetensi Pertama dengan Sistem Inklusif

Yudi, yang telah 17 tahun menjadi PNS, merasa bangga dapat mengikuti tes ini, yang sekaligus membuktikan bahwa penyandang disabilitas netra juga memiliki kemampuan setara. Ia menjelaskan bahwa tes berlangsung lancar meskipun sempat terkendala jaringan.

"Dengan komputer berbicara ini, kita tinggal mendengar soal, lalu menggunakan panah untuk memilih jawaban," tambah Yudi.

Tes tersebut terdiri dari 60 pertanyaan yang harus diselesaikan dalam waktu dua jam, dengan tingkat kesulitan yang bervariasi. "Tujuannya untuk mengetahui talenta dan kompetensi kami," jelasnya.

baca juga

Peserta lain, Hendro Sugiyono Wibowo (37), dari Terpadu Sentra Inten Soeweno, juga mendapatkan kesempatan serupa. Setelah menjawab soal berbentuk pilihan ganda situasional, ia langsung mengetahui hasilnya dengan skor 97.

"Selamat, Hendro. Hasilnya langsung keluar, tanpa campur tangan siapa pun. Asli, transparan," kata Gus Ipul.

Hendro menilai sistem CACT layak diapresiasi dan berharap pengembang aplikasi lainnya dapat mengadopsi pendekatan yang ramah bagi penyandang disabilitas netra.


Menurut Nur Rohmat, Asesor SDM Aparatur Ahli Muda BKN, kegiatan ini merupakan penilaian kompetensi pertama bagi PNS penyandang disabilitas netra. Tes ini bertujuan untuk mengukur kompetensi mereka secara khusus.

"Penilaian kompetensi seperti ini belum pernah dilakukan sebelumnya untuk penyandang disabilitas netra," ungkap Rohmat.

Ia menambahkan bahwa tes bagi disabilitas netra memiliki beberapa perbedaan, termasuk jenis soal yang bersifat situasional dan penggunaan alat bantu seperti headphone untuk mendengarkan soal.

"Pendampingan lebih bersifat teknis, seperti membantu peserta memasukkan NIP, selebihnya dikerjakan secara mandiri," pungkasnya.

Inisiatif ini menjadi langkah maju dalam menciptakan sistem penilaian yang inklusif dan setara bagi semua PNS di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bertemu dengan Kepala BPS, Gus Ipul Bahas Soal Perkembangan Data Tunggal

Bertemu dengan Kepala BPS, Gus Ipul Bahas Soal Perkembangan Data Tunggal

News | Selasa, 24 Desember 2024 | 17:50 WIB

Bangkit dari Stigma Diri

Bangkit dari Stigma Diri

Your Say | Senin, 23 Desember 2024 | 16:54 WIB

Cara Mengatasi SSCASN Error saat Cek Uji Kompetensi BKN

Cara Mengatasi SSCASN Error saat Cek Uji Kompetensi BKN

Bisnis | Senin, 23 Desember 2024 | 14:44 WIB

Peringati Hari Disabilitas Internasional, PLN Bersama Alunjiva Gelar Synergy Fest 2024

Peringati Hari Disabilitas Internasional, PLN Bersama Alunjiva Gelar Synergy Fest 2024

Bisnis | Minggu, 22 Desember 2024 | 19:44 WIB

Gemas dan Haru Jadi Satu, Ini Jadinya Kalau Model Disabilitas Tampil di Ajang Fashion Show

Gemas dan Haru Jadi Satu, Ini Jadinya Kalau Model Disabilitas Tampil di Ajang Fashion Show

Lifestyle | Rabu, 18 Desember 2024 | 17:47 WIB

Motifnya Receh! 3 Pelaku Bullying Paksa Anak Difabel Makan Daging Musang Ternyata Cuma Iseng

Motifnya Receh! 3 Pelaku Bullying Paksa Anak Difabel Makan Daging Musang Ternyata Cuma Iseng

News | Rabu, 18 Desember 2024 | 16:54 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×