Jokowi Absen 'Reunian' Mantan Gubernur Jakarta, Jubir PDIP: Takut Ketemu Anies dan Ahok

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 03 Januari 2025 | 11:19 WIB
Jokowi Absen 'Reunian' Mantan Gubernur Jakarta, Jubir PDIP: Takut Ketemu Anies dan Ahok
Para mantan gubernur DKI Jakarta termasuk Anies dan Ahok turut menghadiri acara Bentang Harapan JAKasa yang digelar di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (31/12/2024) sore. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Juru Bicara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), M Guntur Romli menilai bahwa Presiden ke-tujuh RI Joko Widodo atau Jokowi hanya mencari alasan tidak bisa hadir dalam pertemuan gubernur dan mantan-mantan gubernur Jakarta pada Selasa 31 Desember 2024.

Pernyataan tersebut merespons ketidakhadiran Jokowi dalam acara yang digelar Pemprov Jakarta di penghujung tahun 2024 silam.

"Jokowi hanya mencari alasan saja soal tidak hadir dalam pertemuan gubernur dan mantan-mantan gubernur Jakarta pada Selasa 31 Desember 2024," kata Guntur kepada Suara.com, Jumat (3/1/2025).

Ia mengatakan, setidaknya ada tiga alasan Jokowi sengaja tak mau hadir dalam forum tersebut.

Pertama, kata dia, Jokowi takut bertemu Anies Baswedan, karena sedang ramai soal dugaan kriminalisasi Anies Baswedan melalui suatu perkara hukum yang diduga melibatkan Jokowi yang nantinya akan ada di video yang akan dirilis Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.

"Jokowi juga takut bertemu Ahok karena bisa dianggap membiarkan kriminalisasi terhadap Ahok kasus penodaan agama tahun 2016 sehingga Ahok masuk penjara. Dan kasus ini merupakan pembunuhan karakter terhadap perjalanan politik Ahok," katanya.

Kedua, kata dia, Jokowi malu karena namanya masuk finalis salah seorang yang terlibat kejahatan terorganisasi dan korupsi tahun 2024, versi OCCRP. Pengumuman OCCRP, menurutnya, mempermalukan Indonesia di dunia internasional gara-gara Jokowi.

Ketiga, menurutnya, Jokowi juga malu karena jagoannya Ridwan Kamil-Suswono kalah dalam 1 putaran di Jakarta, padahal sudah sesumbar di hadapan pendukungnya mau memenangkan Ridwan Kamil-Suswono dalam 1 putaran seperti Pilpres 2024

"Tiga alasan di atas, membuat Jokowi ngeles tidak bisa hadir dengan dalih ada acara di Solo," pungkasnya.

baca juga

Sebelumnya, Presiden RI ke-7 Jokowi) absen dalam pertemuan mantan Gubernur DKI Jakarta yang bertajuk Bentang Harapan JakaSa di Balai Kota Jakarta, Selasa (31/12/2024).

Padahal, mantan Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta mendapatkan undangan dalam acara tersebut. Jokowi menyebut tidak bisa hadir karena di Kota Solo juga ada acara.

"Ya, di sini juga ada acara. Acara kecil-kecilan," terangnya saat ditemui, Kamis (2/1/2025).

Jokowi mengakui mendapat undangan acara tersebut yang dihadiri mantan-mantan Gubernur DKI Jakarta.

"(Tapi diundang pak) Diundang, diundang," kata dia.

Jokowi sudah menyampaikan permintaan maaf langsung ke Pj Gubernur DKI Jakarta tidak bisa hadir dalam acara tersebut.

"Saya sudah sampaikan permintaan maaf nggak bisa datang. (Ke pak pj gubernur) Iya," ungkapnya.

Jokowi dengan tegas menepis kalau hubungannya sama Anis Baswedan dan Ahok tidak baik-baik. Bahkan dengan semuanya tidak hanya sama Anis Baswedan dan Ahok.

"Oh baik-baik saja saya dengan semuanya. Baik-baik saja dengan semuanya, dengan Pak Ahok, dengan Pak Anies," jelas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat Sebut Kemesraan Anies-Ahok Bakal Permudah Pramono-Rano Tunaikan Janji Kampanye Pilkada Jakarta

Pengamat Sebut Kemesraan Anies-Ahok Bakal Permudah Pramono-Rano Tunaikan Janji Kampanye Pilkada Jakarta

News | Kamis, 02 Januari 2025 | 15:27 WIB

Jokowi Masuk Nominasi Tokoh Paling Korup Dunia, Menko Polkam: Jaga Marwah Mantan Presiden Kita

Jokowi Masuk Nominasi Tokoh Paling Korup Dunia, Menko Polkam: Jaga Marwah Mantan Presiden Kita

News | Kamis, 02 Januari 2025 | 15:19 WIB

Anggap Maestro Politik Tanpa Partai, Rahasia Kekuasaan Jokowi Diungkap Gus Ipang

Anggap Maestro Politik Tanpa Partai, Rahasia Kekuasaan Jokowi Diungkap Gus Ipang

News | Kamis, 02 Januari 2025 | 15:07 WIB

Terkini

Hampir Semua Layanan Publik di Jakarta Kini Gratis, Warga Diminta Ikut Awasi

Hampir Semua Layanan Publik di Jakarta Kini Gratis, Warga Diminta Ikut Awasi

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:14 WIB

Apakah Boleh Cuci Muka Pakai Air Hangat saat Mandi? Ini Penjelasannya

Apakah Boleh Cuci Muka Pakai Air Hangat saat Mandi? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:13 WIB

Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren

Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:07 WIB

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:02 WIB

Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar

Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:00 WIB

GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!

GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!

Jogja | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:36 WIB

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:30 WIB

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:23 WIB

Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT

Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:16 WIB

×