PBB Sebut 35 Anak Palestina Tewas Tiap Hari Akibat Agresi Israel di Gaza

Bella

Sabtu, 18 Januari 2025 | 16:45 WIB
PBB Sebut 35 Anak Palestina Tewas Tiap Hari Akibat Agresi Israel di Gaza
Ilustrasi Tala Abu Ajwa. (Twitter.com/@Mohamedelsaife2)

Suara.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengungkapkan bahwa agresi militer Israel di Jalur Gaza telah menyebabkan kematian rata-rata 35 anak Palestina setiap harinya. Pernyataan ini disampaikan oleh juru bicara Dana Anak-anak PBB (UNICEF), James Elder, dalam konferensi pers di Jenewa pada Jumat (17/1).

"Kami masih berpatokan pada data Kementerian Kesehatan yang menunjukkan bahwa lebih dari 15.000 anak perempuan dan laki-laki telah tewas," ujar Elder.

Menurutnya, angka tersebut mencerminkan jumlah korban jiwa yang terus bertambah sejak Israel melancarkan serangan militernya di Gaza pada Oktober 2023. Elder juga menambahkan bahwa laporan tinjauan sejawat Lancet menunjukkan jumlah korban anak yang bahkan lebih tinggi dari data resmi tersebut.

Viral kisah pilu dialami oleh seorang bocah perempuan di Jalur Gaza, Palestina [X]
Viral kisah pilu dialami oleh seorang bocah perempuan di Jalur Gaza, Palestina [X]

Kesepakatan Gencatan Senjata dan Pertukaran Tahanan

Di tengah situasi yang semakin memburuk, otoritas hukum Israel pada Jumat (17/1) mengumumkan daftar 95 warga Palestina yang akan dibebaskan pada Minggu (19/1) dalam tahap pertama kesepakatan gencatan senjata. Daftar ini mencakup perempuan dan pemuda berusia hingga 25 tahun.

Salah satu nama dalam daftar tersebut adalah Khalida Jarrar, pemimpin terkemuka Front Populer untuk Pembebasan Palestina sekaligus anggota Dewan Legislatif Palestina. Selain itu, jurnalis Bushra Al-Taweel juga termasuk dalam daftar. Ia sebelumnya telah dibebaskan dalam pertukaran tahanan antara Hamas dan Israel pada 2011.

Di antara perempuan yang akan dibebaskan, terdapat Dalal al-Arouri, saudari dari Saleh al-Arouri, wakil pemimpin Hamas yang tewas dalam serangan Israel pada Januari tahun lalu.

Sementara itu, kepala Kantor Syuhada dan Tahanan Hamas, Zaher Jabarin, bertemu dengan kepala Otoritas Urusan Tahanan dan Mantan Tahanan Palestina, Qaddoura Fares, untuk membahas perkembangan gencatan senjata dan pertukaran tahanan. Menurut pernyataan Hamas, kedua belah pihak sepakat untuk menjaga komunikasi dan berkoordinasi dalam mendukung perjuangan para tahanan Palestina.

Reaksi Internasional dan Proses Hukum

baca juga

Pada Jumat pagi, kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan bahwa kabinet keamanan Israel telah menyetujui kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tahanan tersebut. Qatar, sebagai mediator, sebelumnya telah mengumumkan kesepakatan tiga tahap untuk mengakhiri lebih dari 15 bulan serangan Israel di Gaza. Konflik ini telah menyebabkan hampir 47.000 orang tewas dan menghancurkan sebagian besar wilayah Gaza.

Di sisi lain, tekanan hukum terhadap Israel semakin meningkat. Mahkamah Pidana Internasional (ICC) pada November lalu telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu dan mantan Menteri
Pertahanan Israel, Yoav Gallant, atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza. Selain itu, Israel juga menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) terkait serangan yang dilakukan di wilayah Palestina tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gencatan Senjata Israel-Hamas Mulai Minggu Pagi

Gencatan Senjata Israel-Hamas Mulai Minggu Pagi

News | Sabtu, 18 Januari 2025 | 15:03 WIB

Kesepakatan Tercapai! Proses Pembebasan Sandera Gaza Dimulai, Ini Waktunya

Kesepakatan Tercapai! Proses Pembebasan Sandera Gaza Dimulai, Ini Waktunya

News | Sabtu, 18 Januari 2025 | 01:05 WIB

Tok! Kabinet Israel Setujui Gencatan Senjata Gaza, 3 Menteri Melawan, Siapa Saja?

Tok! Kabinet Israel Setujui Gencatan Senjata Gaza, 3 Menteri Melawan, Siapa Saja?

News | Sabtu, 18 Januari 2025 | 00:15 WIB

Joe Biden Ungkap Percakapan dengan Netanyahu: Desakan Agar Israel Hindari Pemboman Massal di Gaza

Joe Biden Ungkap Percakapan dengan Netanyahu: Desakan Agar Israel Hindari Pemboman Massal di Gaza

News | Jum'at, 17 Januari 2025 | 23:55 WIB

Indonesia Siap Kirim Bantuan untuk Pulihkan Gaza yang Hancur

Indonesia Siap Kirim Bantuan untuk Pulihkan Gaza yang Hancur

News | Jum'at, 17 Januari 2025 | 20:11 WIB

Gencatan Senjata Berantakan, Israel Lancarkan Serangan Brutal di Gaza

Gencatan Senjata Berantakan, Israel Lancarkan Serangan Brutal di Gaza

News | Jum'at, 17 Januari 2025 | 19:39 WIB

Aksi Solidaritas Dukung Gencatan Senjata di Palestina

Aksi Solidaritas Dukung Gencatan Senjata di Palestina

Foto | Jum'at, 17 Januari 2025 | 20:07 WIB

Netanyahu Setujui Kesepakatan Gencatan Senjata dengan Hamas, Pembebasan Sandera Segera Dimulai

Netanyahu Setujui Kesepakatan Gencatan Senjata dengan Hamas, Pembebasan Sandera Segera Dimulai

News | Jum'at, 17 Januari 2025 | 15:26 WIB

Pulang Kampung: Harapan Warga Gaza Usai Gencatan Senjata Israel-Hamas

Pulang Kampung: Harapan Warga Gaza Usai Gencatan Senjata Israel-Hamas

Video | Jum'at, 17 Januari 2025 | 14:00 WIB

Teuku Wisnu Beberkan Fakta Gencatan Senjata di Palestina, Memakan Korban 46.707  Jiwa

Teuku Wisnu Beberkan Fakta Gencatan Senjata di Palestina, Memakan Korban 46.707 Jiwa

Entertainment | Sabtu, 18 Januari 2025 | 10:00 WIB

Terkini

DPRD Jabar: Penyerangan Bus Persib U-18 Bukan Rivalitas, tetapi Kriminalitas

DPRD Jabar: Penyerangan Bus Persib U-18 Bukan Rivalitas, tetapi Kriminalitas

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:57 WIB

Blok M Dibikin Jepang, Pasar Baru ala Korea, Kota Tua Bergaya Eropa

Blok M Dibikin Jepang, Pasar Baru ala Korea, Kota Tua Bergaya Eropa

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Apa Bedanya Loose Powder, Setting Powder, dan Finishing Powder? Kenali Fungsinya

Apa Bedanya Loose Powder, Setting Powder, dan Finishing Powder? Kenali Fungsinya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Ratu Dewa Bilang Enjoy saat Kabut Asap, Publik Bandingkan dengan Sikap Leonardo DiCaprio

Ratu Dewa Bilang Enjoy saat Kabut Asap, Publik Bandingkan dengan Sikap Leonardo DiCaprio

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Gelar Pahlawan Soeharto Digugat ke PTUN: Langgar TAP MPR dan Tak Punya Keteladanan!

Gelar Pahlawan Soeharto Digugat ke PTUN: Langgar TAP MPR dan Tak Punya Keteladanan!

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:47 WIB

53 Jemaah Umrah Tertahan di Bandara Sultan Hasanuddin Akibat Serangan di Arab Saudi

53 Jemaah Umrah Tertahan di Bandara Sultan Hasanuddin Akibat Serangan di Arab Saudi

Sulsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Gus Ipul Minta Jajaran Kemensos Jadi Agen Perlinsos dan Perkuat Efisiensi Anggaran

Gus Ipul Minta Jajaran Kemensos Jadi Agen Perlinsos dan Perkuat Efisiensi Anggaran

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Ketahanan Pangan Tak Bisa Diseragamkan: Saatnya Kembali ke Pangan Lokal

Ketahanan Pangan Tak Bisa Diseragamkan: Saatnya Kembali ke Pangan Lokal

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Harga Mahal di Balik Sorotan FYP, Ketika Privasi yang Diam-Diam Dijual!

Harga Mahal di Balik Sorotan FYP, Ketika Privasi yang Diam-Diam Dijual!

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:41 WIB

Curi Uang Rp20 Juta dan iPhone Bos, Apoteker Diduga Beraksi di Tiga Kota

Curi Uang Rp20 Juta dan iPhone Bos, Apoteker Diduga Beraksi di Tiga Kota

Jakarta | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:39 WIB

×