Politisi PDIP Soroti Ketimpangan MBG; Sekolah Elite Dapat, Daerah Pelosok NTT Terlupakan

Chandra Iswinarno, Lilis Varwati

Rabu, 05 Februari 2025 | 17:35 WIB
Politisi PDIP Soroti Ketimpangan MBG; Sekolah Elite Dapat, Daerah Pelosok NTT Terlupakan
Politisi PDIP Ribka Tjiptaning. [Suara.com/Lilis Varwati]

Suara.com - Polemik program makan bergizi gratis (MBG) masih terus bergulir. Bahkan Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ribka Tjiptaning mengungkapkan masih ada salah sasaran dalam program tersebut.

Ia mengungkapkan, menemukan penyaluran MBG dibagikan ke SMA elite di Jakarta, namun ada daerah di pelosok Nusa Tenggara Timur (NTT) belum pernah merasakannya.

Ribka bahkan menilai bahwa MBG yang juga menyasar pelajar SMA sudah tidak sesuai dengan tujuan program tersebut, yakni menurunkan angka stunting.

"MBG untuk anak SMA Nggak ada guna untuk pengembangan otak, pengembangan otak itu untuk maksimal sampai dua tahun," kata Ribka dalam diskusi Kedaulatan Kesehatan Rakyat di Jakarta, Rabu (5/2/2025).

Lantaran itu, ia mengemukakan bahwa tujuan MBG semestinya ditargetkan kepada ibu hamil dan miskin sampai anak berusia 2 tahun atau hingga PAUD. 

"Bahkan saya mendengar ada di sana sekolah swasta bergensi dipaksakan untuk menerima makan gratis itu, sampai anak-anaknya, orang kaya, disuruh terima aja," tambahnya.

Ribka kemudian mengungkapkan, saat berkunjung ke NTT usai terjadi bencana alam, melihat kenyataan bahwa daerah bencana tersebut  belum pernah sekalipun tersentuh program MBG sejak masih masa uji coba. Padahal, menurut Ribka, masyarakat di daerah NTT itu lebih membutuhkan MBG tersebut.

"Justru NTT abis bencana alam tapi belum sampai makan bergizi gratis. Justru yang diperlukan belum sampai. sebenarnya tujuannya untuk apa?" ucapnya.

Ribka menegaskan bahwa negara memang harus lakukan investasi pada pada kesehatan dan tingkat pendidikan masyarakat agar menciptakan sumber daya manusia yang unggul.

baca juga

Namun, program MBG nyatanya belum optimal dilaksanakan padahal telah memakan pos anggaran cukup besar. 

"Akhirnya, APBN kita jebol, bisa Ro71 triliun. Bahkan Menteri Keuangan Sri Mulyani bilang akan menambahkan 100 triliun lagi, berarti jadi Rp171 triliun," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Ikut Tinjau Langsung MBG Membuat Netizen Lega, Ini Sebabnya

Prabowo Ikut Tinjau Langsung MBG Membuat Netizen Lega, Ini Sebabnya

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 15:12 WIB

OPM Ancam Sekolah Penerima Makan Bergizi Gratis, TNI-Polri Siap Hadapi

OPM Ancam Sekolah Penerima Makan Bergizi Gratis, TNI-Polri Siap Hadapi

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 14:04 WIB

Situasi Belum Kondusif, Menhan Sebut Dapur Buat Program MBG di Papua Masih Dikerjakan TNI

Situasi Belum Kondusif, Menhan Sebut Dapur Buat Program MBG di Papua Masih Dikerjakan TNI

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 22:27 WIB

Terkini

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

×