Misteri Asal-Usul Parung: Dari Jurang Sansekerta Hingga Sungai Sunda Kuno?

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Kamis, 06 Maret 2025 | 18:10 WIB
Misteri Asal-Usul Parung: Dari Jurang Sansekerta Hingga Sungai Sunda Kuno?
Gunung Parung Bogor diklaim milik Firdaus Oiwobo (instagram/m.firdausoiwobo_sh)

Suara.com - Wilayah Parung adalah salah satu wilayah yang cukup populer untuk area lingkar luar DKI Jakarta. Berlokasi di Kabupaten Bogor, kecamatan ini memiliki sedikitnya 9 desa dan berbatasan dengan Kecamatan Bojongsari yang ada di Kota Depok. Tapi tahukah Anda sejarah Parung Borong?

Sebelum terkenal sebagai alternatif tempat tinggal yang memiliki nilai menarik, Kecamatan Parung sendiri dikenal sebagai penghubung antara wilayah Kota Bogor, Kota Depok, dan area Jakarta Raya. Namun uniknya bahkan di situs resmi Kecamatan Parung, belum dapat dipastikan sejarah dari area ini.

Dugaan Sejarah Parung Bogor

Dalam situs resminya, asal-usul penamaan Parung diduga berasal dari bahasa Sansekerta yang memiliki arti ‘jurang’ atau ‘tanah lembah’. Pada referensi bahasa lain, yakni bahasa Sunda Kuno, kata Parung memiliki makna ‘aliran air yang deras di sungai’ atau ‘sungai dengan banyak batuan kecil’.

Memang jika dilihat dari sisi relief tanahnya, Parung memiliki alasan kuat mendapatkan namanya, baik dari bahasa Sansekerta atau bahasa Sunda Kuno. Wilayahnya paling besar di area hulu antara aliran Sungai Cisadane, dan aliran Sungai Ciliwung.

Kecamatan parung berpusat ke Benteng Sampora yang berada di Serpong. Dalam perkembangannya, Parung menjadi ibukota distrik Parung dengan luas hingga mencapai ke Cinere, Depok, Semplak, dan Curugbitung yang kini telah menjadi Kecamatan Nanggung.

Parung memiliki setidaknya sembilan desa berbeda, yakni Desa Iwul, Desa Jabon Mekar, Desa Pamegarsari, Desa Parung, Desa Waru, Desa Waru Jaya, Desa Bojong Sempu, Desa Bojong Indah, dan Desa Cogreg.

Budaya dan Bahasa

Sebenarnya dilihat dari perspektif budaya, wilayah Parung masih kental dengan pengaruh kebudayaan Betawi. Namun demikian Parung nyatanya menjadi area percampuran yang harmonis antara budaya Betawi dan budaya Sunda lokal yang hingga kini terus berkembang.

Beberapa kesenian khas yang berkembang di area Parung antara lain adalah marawis, rebana, kesenian pawai kelaran, hingga cucurak.

Lalu bagaimana dengan bahasa yang paling banyak digunakan?

Meski percampuran antara budaya Betawi dan Sunda terasa kental, namun bahasa yang digunakan justru lebih condong ke arah dialek Betawi dan Bahasa Indonesia. Masih ada sebagian kecil masyarakat yang menggunakan Bahasa Sunda, namun hanya terbatas pada masyarakat lanjut usia yang merupakan penghuni lama di area ini.

Klaim Kepemilikan Gunung Parung oleh Firdaus Oiwobo

Nama Firdaus Oiwobo kembali menjadi sorotan setelah mengklaim kepemilikan Gunung Parung di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Tidak hanya mengaku sebagai pemilik, ia juga menyebut bahwa gunung tersebut mengandung uranium dalam jumlah besar. Pernyataan ini memicu perdebatan di kalangan warganet dan mendorong banyak pihak untuk menelusuri kebenarannya.

Benarkah Firdaus Oiwobo Pemilik Gunung Parung?

Dalam sebuah unggahan di Instagram, Firdaus menunjukkan lahan luas yang ia klaim sebagai milik pribadi dan ahli warisnya. Ia bahkan menyebut bahwa kepemilikan tanah tersebut telah mendapat pengesahan hukum, lengkap dengan dokumen seperti verponding nomor 3 dan 9.

Lebih jauh, ia mengklaim bahwa Gunung Parung mengandung dua juta metrik ton uranium—jumlah yang disebutnya cukup untuk memenuhi kebutuhan energi dunia selama seribu tahun. Klaim ini semakin kontroversial setelah ia menyebut bahwa total tanah yang dimilikinya mencapai 110.000 hektar, yang sebagian didapat dari seorang keturunan Raja Banten.

Penelusuran di Lokasi: Gunung Parung Punya Siapa?

Seorang content creator, Stefano Sanjaya, mencoba mengonfirmasi klaim ini dengan mengunjungi beberapa gunung di wilayah Parung, seperti Gunung Kapur, Gunung Munara, Gunung Suling, dan Gunung Dago. Berdasarkan wawancara dengan warga dan petugas setempat, tidak ada bukti bahwa Firdaus memiliki salah satu dari gunung tersebut.

  • Gunung Kapur diketahui sebagai milik pemerintah daerah dan memiliki pemandian air panas.
  • Gunung Munara lebih dikenal dengan aktivitas penambangan pasir, bukan uranium.
  • Gunung Dago merupakan kawasan wisata yang dikelola masyarakat dan pemerintah setempat.
  • Gunung Suling tidak memiliki catatan kepemilikan pribadi maupun indikasi kandungan uranium.

Selain itu, beberapa warganet mencurigai bahwa lahan kelapa sawit yang ditunjukkan Firdaus dalam videonya sebenarnya merupakan bagian dari perkebunan milik PTPN (PT Perkebunan Nusantara), bukan tanah pribadi.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bupati Bogor Dorong Sentul City untuk Relokasi Korban Pergeseran Tanah di Bojongkoneng

Bupati Bogor Dorong Sentul City untuk Relokasi Korban Pergeseran Tanah di Bojongkoneng

News | Kamis, 06 Maret 2025 | 05:45 WIB

Ketakutan Warga Kampung Curug, Pergeseran Tanah Hancurkan Rumah Dekat Tempat Tinggal Prabowo

Ketakutan Warga Kampung Curug, Pergeseran Tanah Hancurkan Rumah Dekat Tempat Tinggal Prabowo

News | Rabu, 05 Maret 2025 | 07:10 WIB

Banjir Parah di Vila Nusa Indah Bogor, Ketinggian Air Capai 5 Meter

Banjir Parah di Vila Nusa Indah Bogor, Ketinggian Air Capai 5 Meter

News | Selasa, 04 Maret 2025 | 16:11 WIB

Terkini

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

News | Minggu, 26 April 2026 | 21:39 WIB

Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!

Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!

News | Minggu, 26 April 2026 | 21:05 WIB

Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!

Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!

News | Minggu, 26 April 2026 | 20:35 WIB

BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank

BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank

News | Minggu, 26 April 2026 | 19:25 WIB

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

News | Minggu, 26 April 2026 | 19:00 WIB

Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman

Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:53 WIB

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:42 WIB

Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus

Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:34 WIB

Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok

Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:20 WIB

Skandal Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta: 103 Anak Jadi Korban, DPR Desak Hukuman Maksimal

Skandal Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta: 103 Anak Jadi Korban, DPR Desak Hukuman Maksimal

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:10 WIB