Gencatan Senjata Dilanggar, Israel Bunuh Lebih dari 150 Warga Palestina Sejak Januari 2025

Aprilo Ade Wismoyo

Minggu, 16 Maret 2025 | 17:15 WIB
Gencatan Senjata Dilanggar, Israel Bunuh Lebih dari 150 Warga Palestina Sejak Januari 2025
Tentara Israel IDF (Instagram/idf)

Suara.com - Lebih dari 150 warga Palestina telah terbunuh oleh Israel sejak gencatan senjata di Gaza mulai berlaku pada 19 Januari 2025, menurut pernyataan kantor media Gaza pada hari Sabtu.

"Kami menyaksikan peningkatan kejahatan yang sengaja dilakukan penjajah terhadap warga sipil dalam beberapa pekan terakhir," kata pernyataan itu.

Dijelaskan bahwa dalam dua minggu terakhir, 40 warga Palestina di Gaza telah kehilangan nyawa.

Bangunan milik warga Palestina dibom oleh pasukan Israel di desa Sur Baher yang berada di antara Yerusalem Timur dan Tepi Barat, Palestina, Senin (22/7/2019) waktu setempat. Militer Israel sering mengubah jalan dan lahan yang disitanya di wilayah pendudukan Palestina dengan dalih untuk digunakan buat tujuan militer dan pemukim Yahudi. ANTARA/REUTERS/Ammar Awad/aa
Bangunan milik warga Palestina dibom oleh pasukan Israel di desa Sur Baher yang berada di antara Yerusalem Timur dan Tepi Barat, Palestina, Senin (22/7/2019) waktu setempat. Militer Israel sering mengubah jalan dan lahan yang disitanya di wilayah pendudukan Palestina dengan dalih untuk digunakan buat tujuan militer dan pemukim Yahudi. ANTARA/REUTERS/Ammar Awad/aa

Kantor tersebut menyebut bahwa Israel "mengincar penduduk yang sedang mengumpulkan kayu bakar atau memeriksa rumah mereka, sehingga mereka menjadi korban tembakan pasukan Israel."

Pernyataan ini dikeluarkan setelah serangan udara Israel di Beit Lahia, Gaza utara, yang menewaskan sembilan warga Palestina, termasuk seorang jurnalis dan pekerja kemanusiaan.

Sambil mengecam serangan tersebut sebagai "pembantaian mengerikan," kantor media Gaza menuduh Israel meningkatkan agresi di tengah berbagai perintah militer dari pemimpin Israel.

Semua yang menjadi target Israel merupakan warga sipil yang bekerja di area pengungsian dan melakukan dokumentasi media untuk badan amal, menurut laporan tersebut.

Kantor media Gaza juga mendesak Mahkamah Internasional (ICJ) dan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) untuk segera mengambil tindakan terhadap kejahatan perang yang dilakukan Israel, khususnya oleh pemimpin mereka, Benjamin Netanyahu.

Kementerian Kesehatan Palestina sebelumnya mengonfirmasi bahwa korban luka akibat serangan di Beit Lahia telah dievakuasi ke Rumah Sakit Indonesia di Gaza utara.

baca juga

Menurut saksi, serangan udara Israel mengincar tim bantuan yang sedang mendistribusikan tenda kepada warga yang terdampak agresi tersebut.

Pusat Perlindungan Jurnalis Palestina melaporkan bahwa tiga wartawan tewas dalam serangan itu saat sedang mendokumentasikan upaya bantuan kemanusiaan di Gaza.

Serangan tersebut menunjukkan pelanggaran Israel terhadap gencatan senjata yang difasilitasi oleh Mesir, Qatar, dan Amerika Serikat.

Sejumlah Warga Palestina menunggu pasokan makanan di kota Rafah di Jalur Gaza selatan, baru-baru ini. (ANTARA/Xinhua/Yasser Qudih.)
Sejumlah Warga Palestina menunggu pasokan makanan di kota Rafah di Jalur Gaza selatan, baru-baru ini. (ANTARA/Xinhua/Yasser Qudih.)

Tahap pertama gencatan senjata tersebut berlangsung selama enam minggu dan berakhir awal Maret lalu. Namun, Israel menolak untuk melanjutkan ke tahap kedua yang mencakup pertukaran lebih banyak sandera dengan Hamas.

Netanyahu menghentikan negosiasi untuk gencatan tahap kedua dan berusaha memperpanjang tahap pertama tanpa komitmen untuk memenuhi syarat kemanusiaan dan militer dalam kesepakatan.

Sementara itu, Hamas tetap berkomitmen untuk mematuhi gencatan senjata dan mendesak mediator agar memastikan kepatuhan Israel serta mendorong negosiasi untuk tahap kedua gencatan senjata.

Sejak Oktober 2023, agresi Israel terhadap Jalur Gaza telah merenggut lebih dari 48.500 nyawa warga Palestina, sebagian besar dari korban tersebut adalah wanita dan anak-anak, serta menghancurkan wilayah kantong tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

1 Orang Tewas dalam Serangan Drone Israel, Gencatan Senjata Lebanon-Israel di Ujung Tanduk?

1 Orang Tewas dalam Serangan Drone Israel, Gencatan Senjata Lebanon-Israel di Ujung Tanduk?

News | Minggu, 16 Maret 2025 | 16:44 WIB

Serangan Udara Israel Tewaskan 9 Orang di Gaza, Termasuk Tiga Wartawan

Serangan Udara Israel Tewaskan 9 Orang di Gaza, Termasuk Tiga Wartawan

News | Minggu, 16 Maret 2025 | 16:39 WIB

Serangan Udara Israel Tewaskan 9 Warga Palestina, Termasuk Dua Wartawan

Serangan Udara Israel Tewaskan 9 Warga Palestina, Termasuk Dua Wartawan

News | Sabtu, 15 Maret 2025 | 22:55 WIB

Putin Tolak Mentah-Mentah Gencatan Senjata Usulan Trump, Apa Sebabnya?

Putin Tolak Mentah-Mentah Gencatan Senjata Usulan Trump, Apa Sebabnya?

News | Jum'at, 14 Maret 2025 | 22:59 WIB

Hamas Siap Bebaskan Sandera Israel-Amerika dalam Perundingan Gencatan Senjata Gaza

Hamas Siap Bebaskan Sandera Israel-Amerika dalam Perundingan Gencatan Senjata Gaza

News | Jum'at, 14 Maret 2025 | 19:03 WIB

AS dan Israel Bahas Pemindahan Warga Palestina ke Afrika Timur, Sudan Menolak

AS dan Israel Bahas Pemindahan Warga Palestina ke Afrika Timur, Sudan Menolak

News | Jum'at, 14 Maret 2025 | 15:07 WIB

Terkini

Jelang Sidang Tahunan, Komeng Minta Juara Satu Kepada Prabowo

Jelang Sidang Tahunan, Komeng Minta Juara Satu Kepada Prabowo

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:57 WIB

Muzani Kutip Raja Ali Haji di Sidang MPR: Demokrasi Tak Makin Kuat karena Kita Keras Mencela

Muzani Kutip Raja Ali Haji di Sidang MPR: Demokrasi Tak Makin Kuat karena Kita Keras Mencela

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:54 WIB

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.866

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.866

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Daftar Weton Tibo Ratu, Si Anak Emas Primbon Jawa yang Selalu Beruntung

Daftar Weton Tibo Ratu, Si Anak Emas Primbon Jawa yang Selalu Beruntung

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:45 WIB

Mobil Terjemur Terik Matahari, Bagian Apa yang Perlu Jadi Sorotan?

Mobil Terjemur Terik Matahari, Bagian Apa yang Perlu Jadi Sorotan?

Otomotif | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:41 WIB

HyperOS 4 Resmi Meluncur! Desain Kaca Mewah dan AI-nya Bisa Tebak Pikiran Pengguna?

HyperOS 4 Resmi Meluncur! Desain Kaca Mewah dan AI-nya Bisa Tebak Pikiran Pengguna?

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:39 WIB

Menag Pimpin Doa di Sidang Tahunan MPR 2026: Lindungi Kami dari Fitnah dan Pengkhianatan

Menag Pimpin Doa di Sidang Tahunan MPR 2026: Lindungi Kami dari Fitnah dan Pengkhianatan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:38 WIB

Jembatan Garuda Merah Putih di Way Bungur Jadi Harapan Baru Masyarakat

Jembatan Garuda Merah Putih di Way Bungur Jadi Harapan Baru Masyarakat

Lampung | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:38 WIB

Belanja Pengadaan Pemerintah Tembus Rp1.193 Triliun, Jadi Motor Ekonomi Hijau

Belanja Pengadaan Pemerintah Tembus Rp1.193 Triliun, Jadi Motor Ekonomi Hijau

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Jelang Pidato Prabowo, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2.664.000/Gram

Jelang Pidato Prabowo, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2.664.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:35 WIB

×