Kobaran Maut di Korea Selatan: 24 Nyawa Melayang, Angin Kencang Perparah Kebakaran

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Rabu, 26 Maret 2025 | 19:59 WIB
Kobaran Maut di Korea Selatan: 24 Nyawa Melayang, Angin Kencang Perparah Kebakaran
Kebakaran hutan di Uiseong, Korea Selatan. [npr.org]

Suara.com - Jumlah korban tewas dalam kebakaran hutan yang melanda wilayah tenggara Korea Selatan meningkat menjadi 24 orang dan pilot helikopter pemadam kebakaran tewas ketika pesawatnya jatuh pada hari Rabu, saat negara itu berjuang melawan beberapa kebakaran hutan terburuk dalam beberapa dekade.

Kebakaran hutan yang mematikan telah menyebar dengan cepat dan memaksa lebih dari 27.000 orang meninggalkan rumah mereka, kata pemerintah. Kebakaran, yang dipicu oleh angin kencang dan cuaca kering, telah menghancurkan seluruh lingkungan, menutup sekolah, dan memaksa pihak berwenang untuk memindahkan ratusan narapidana dari penjara.

"Kami mengerahkan semua personel dan peralatan yang tersedia untuk menanggapi kebakaran hutan terburuk yang pernah ada, tetapi situasinya tidak baik," kata Penjabat Presiden Han Duck-soo, seraya menambahkan bahwa militer AS di Korea juga membantu.

Kebakaran hutan di Uiseong, Korea Selatan. [npr.org]
Kebakaran hutan di Uiseong, Korea Selatan. [npr.org]

Dinas Kehutanan Korea mengatakan 24 orang telah dipastikan tewas dalam kebakaran tersebut. Tidak disebutkan secara rinci, tetapi sebelumnya Kementerian Keamanan mengatakan 14 orang tewas di daerah Uiseong, dan empat kematian lainnya terkait dengan kebakaran di daerah Sancheong.

Banyak korban tewas adalah orang tua berusia 60-an dan 70-an, kata Son Chang-ho, seorang pejabat polisi setempat.

Dinas Kehutanan juga mengatakan salah satu helikopter pemadam kebakarannya jatuh saat mencoba memadamkan api dan pilotnya tewas.

Korea Selatan bergantung pada helikopter untuk mengatasi kebakaran hutan karena medan pegunungannya dan insiden tersebut menyebabkan armada helikopter sempat berhenti beroperasi.

Kebakaran Uiseong, yang hanya 68% terkendali dan diperparah oleh angin kencang, menunjukkan skala dan kecepatan yang "tak terbayangkan", kata Lee Byung-doo, seorang ahli bencana hutan di Institut Nasional Ilmu Kehutanan.

Perubahan iklim diproyeksikan akan membuat kebakaran hutan lebih sering terjadi di seluruh dunia, kata Lee, dengan mengutip waktu yang tidak biasa dari kebakaran hutan yang melanda sebagian Los Angeles pada bulan Januari dan kebakaran hutan baru-baru ini di timur laut Jepang.

"Kita harus mengakui kebakaran hutan skala besar akan meningkat dan untuk itu kita membutuhkan lebih banyak sumber daya dan tenaga kerja yang terlatih," katanya kepada Reuters.

Dinas Kehutanan Korea telah menghadapi masalah teknis dengan armada 48 helikopter Rusia miliknya. Delapan helikopter telah tidak beroperasi sejak tahun lalu karena sanksi terkait perang Ukraina yang menyebabkannya tidak dapat mengimpor suku cadang, kata seorang anggota parlemen Partai Demokrat pada bulan Oktober.

Pada hari Rabu, seorang saksi mata mengatakan helikopter Dinas Kehutanan mulai mengeluarkan suara aneh sebelum jatuh ke tanah.

"Helikopter itu benar-benar meledak dan saya bahkan tidak dapat membedakan bagian mana yang merupakan baling-baling," kata Kim Jin-han, 63 tahun, kepada Reuters.

Rekaman video dari tempat kejadian menunjukkan apa yang tampak seperti puing-puing berasap yang tersebar di lereng bukit. Penyebab kecelakaan sedang diselidiki, kata pihak berwenang.

Badan cuaca telah meramalkan hujan di seluruh Korea Selatan pada hari Kamis, meskipun hanya 5 hingga 10 mm yang diperkirakan terjadi di daerah yang dilanda kebakaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tragedi di Uiseong: Kebakaran Hutan Hanguskan 43.330 Hektar, Ribuan Warga Terpaksa Mengungsi

Tragedi di Uiseong: Kebakaran Hutan Hanguskan 43.330 Hektar, Ribuan Warga Terpaksa Mengungsi

News | Rabu, 26 Maret 2025 | 18:39 WIB

Bantu Korban Kebakaran Hutan di Yeongnam, Haechan NCT Donasi Rp566 Juta

Bantu Korban Kebakaran Hutan di Yeongnam, Haechan NCT Donasi Rp566 Juta

Your Say | Rabu, 26 Maret 2025 | 14:33 WIB

Siaga Arus Mudik, 2 Unit Helikopter Ambulans Disiagakan di Gerbang Tol Kalikangkung

Siaga Arus Mudik, 2 Unit Helikopter Ambulans Disiagakan di Gerbang Tol Kalikangkung

News | Selasa, 25 Maret 2025 | 19:12 WIB

PM Korsel Lolos dari Pemecatan, Drama Politik Berlanjut usai Pemakzulan Presiden Yoon

PM Korsel Lolos dari Pemecatan, Drama Politik Berlanjut usai Pemakzulan Presiden Yoon

News | Senin, 24 Maret 2025 | 17:40 WIB

Kepercayaan Publik Cetak Rekor Tertinggi, Pramono Kagum Kinerja Petugas Damkar di Jakarta

Kepercayaan Publik Cetak Rekor Tertinggi, Pramono Kagum Kinerja Petugas Damkar di Jakarta

News | Senin, 24 Maret 2025 | 12:56 WIB

Intip Cara Kerja Detektor Kebakaran Hutan Berbasis AI di Tunisia

Intip Cara Kerja Detektor Kebakaran Hutan Berbasis AI di Tunisia

Video | Rabu, 26 Maret 2025 | 19:24 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB