Amien Rais Kembali Sebut Prabowo Soekarno Jilid 2 Yang Mampu Bebaskan RI dari Jerat Asing

Eviera Paramita Sandi | Suara.com

Kamis, 27 Maret 2025 | 14:09 WIB
Amien Rais Kembali Sebut Prabowo Soekarno Jilid 2 Yang Mampu Bebaskan RI dari Jerat Asing
Presiden Prabowo Subianto saat menyambut Presiden Turki, Recep Tayyib Erdogan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat [Instagram @prabowo]

Suara.com - Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais baru-baru ini menegaskan kembali bahwa Presiden Prabowo Subianto merupakan Soekarno jilid 2.

Sebelumnya, Amien Rais sempat menyebut hal itu pada Juni 2014 silam, saat dirinya masih menjadi anggota tim penasihat pemenangan Prabowo.

Bagi Amien, Prabowo Subianto disebut dapat membebaskan diri dari jerat asing.

Amien Yakin, Prabowo mampu mengembalikan sistem ekonomi ke Pasal 33 UUD 1945.

Hal itu ia ungkapkan di sela-sela deklarasi Relawan Prabowo-Hatta, Surya Madani Indonesia di Denpasar, 26 Juni 2014 silam.

Rupanya 10 tahun berjalan tak membuat Amien goyah dan tetap yakin dengan pemikirannya tersebut.

Baru-baru ini Ia kembali menegaskan, bahwa Prabowo dianggap mampu menghentikan liberisasi ekonomi.

Presiden Prabowo Subianto saat menerima kunjungan Menteri Eropa dan Urusan Luar Negeri Republik Prancis, Jean-Noel Barrot,di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (26/3/2025). (Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto saat menerima kunjungan Menteri Eropa dan Urusan Luar Negeri Republik Prancis, Jean-Noel Barrot,di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (26/3/2025). (Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dengan penghentian tersebut, Prabowo dianggap mampu membangun ekonomi yang benar-benar mengindahkan Pasal 33 UUD 1945.

“Saya menyebut Prabowo adalah Soekarno Jilid 2, Prabowo akan menghentikan liberisasi ekonomi dan membangun ekonomi yang benar-benar mengindahkan Pasal 33 UUD 1945,” Ucap Amien, dikutip dari youtubenya, Kamis (27/3/25).

Tujuan penting menurut Amien yang harus terus dipegang teguh Prabowo sebagai presiden adalah kewajiban mensejahterakan rakyatnya.

“Sekarang ini Pak Prabowo itu punya kewajiban mensejahterakan rakyat, apalagi telah menjadi panglima tertinggi sebagai presiden,” ungkapnya.

“Karena memegang kekuasaan tertinggi itulah tidak ada hambatan untuk Prabowo membuat evaluasi objektif,” tambahnya.

Amien Rais mengakui bahwa dirinya adalah salah satu anak bangsa yang mendukung penuh Prabowo agar berhasil.

Meskipun didepan mata banyak sekali rintangan yang menghalangi bahkan menghentikan, namun Amien percaya Prabowo bisa melalui semuanya.

“Saya adalah anak bangsa yang mendukung Pak Prabowo agar berhasil,” ujarnya.

“Memang ini ada masalah yang sulit, jangan sampai Pak Jokowi itu masih melilit dan mendekat. Sudah lepaskan saja, tidak usah sering-sering bertemu, jangan kirim utusan ke Jokowi. Sudah selesailah ya Mas Prabowo,” sambungnya.

Amien merasa bahwa sudah seharusnya Indonesia memiliki Soekarno jilid 2, seperti sosok Prabowo yang diakuinya kini.

Menurut Amien, jika Soekarno masih diberi kesempatan untuk hidup, maka dia akan marah besar melihat kondisi bangsa saat ini.

Pasalnya, kekayaan alam Indonesia yang berlimpah justru dengan mudahnya jatuh ke tangan-tangan orang asing.

Prabowo yang diyakini sebagai anak ideologis Soekarno ini dianggap mampu mengatasi semua kejadian tersebut.

Mengembalikan martabat bangsa hingga melindungi sumber daya alam.

Dikritik Hasto Kristiyanto

Sementara itu soal Julukan Prabowo adalah Soekarno jilid 2 sempat mengundang kritik dari Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto.

Menurut Hasto, Prabowo tidak pantas disebut sebagai Soekarno jilid 2, lantaran orangtua Bung Karno dikenal sebagai figure patriotic.

Sementara orangtua Prabowo, Soemitro adalah orang yang menggelorakan PRRI Permesta dan menjadi bagian dari kolaborator asing untuk melengserkan Bung Karno.

Selain itu, Soekarno lebih banyak dididik oleh para guru bangsa.

Sementara Prabowo lebih banyak di luar negeri, sehingga disebut tidak memahami budaya Indonesia.

Keluarga Soekarno yang bukan pengusaha disebut lebih memahami politik ekonomi, yang berdikari.

Sementara keluarga Prabowo memang dikenal sebagai pebisnis.

Soekarno juga diketahui lebih memilih mengorbankan diri, diasingkan dan dijauhkan dari rakyatnya daripada bangsanya terpecah.

Sementara Prabowo justru memilih ke luar negeri saat harusnya mempertanggung jawabkan tindakannya di tahun 1998.

Sebagaimana diketahui, dulu Prabowo Subianto pernah pergi ke Yordania pada tahun 1998 di saat ramainya kasus kerusuhan Mei 1998.

"Pada pertengahan tahun 1998, saya dituduh macam-macam. Karenanya, saya memilih untuk mengasingkan diri ke Yordania," cuit Prabowo di X pada 26 Februari 2014.

Kala itu hati Prabowo sedang bergejolak karena banyak tuduhan diarahkan kepadanya terkait situasi politik dan keamanan di Indonesia.

Kontributor : Kanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukber Bareng di Istana: Prabowo dan Jokowi Tertawa Lepas, Seskab Teddy Sambut dengan Salim

Bukber Bareng di Istana: Prabowo dan Jokowi Tertawa Lepas, Seskab Teddy Sambut dengan Salim

News | Rabu, 26 Maret 2025 | 23:36 WIB

Jadi Anggota Baru NDB, Indonesia Diminta Setor Uang untuk Investasi

Jadi Anggota Baru NDB, Indonesia Diminta Setor Uang untuk Investasi

News | Rabu, 26 Maret 2025 | 22:32 WIB

Kode dari Kaesang: Lebaran 2025, Anak-Anak Presiden Bakal Kumpul Lagi?

Kode dari Kaesang: Lebaran 2025, Anak-Anak Presiden Bakal Kumpul Lagi?

Video | Kamis, 27 Maret 2025 | 13:21 WIB

Terkini

Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026

Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 21:50 WIB

Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur

Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 20:59 WIB

Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!

Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:25 WIB

Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?

Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:36 WIB

Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar

Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:50 WIB

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:40 WIB

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:38 WIB

Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN

Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:30 WIB

Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil

Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:29 WIB

Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang

Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:07 WIB