PHRI Kritik Pemerintah yang Minta Pelaku Usaha Berinovasi di Tengah Daya Beli Turun: Asal Bicara Aja

Dwi Bowo Raharjo

Senin, 07 April 2025 | 16:36 WIB
PHRI Kritik Pemerintah yang Minta Pelaku Usaha Berinovasi di Tengah Daya Beli Turun: Asal Bicara Aja
Ilustrasi hotel. (Ist/ Freepik)

Suara.com - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mengkritik pernyataan sejumlah pejabat pemerintah yang menyarankan pelaku usaha hotel untuk berinovasi dengan mencari pangsa pasar lain.

Sekjen PHRI Maulana Yusron mengkritik pernyataan tersebut dan menganggap pemerintah hanya asal bicara, tanpa mempertimbangkan kondisi ekonomi dalam negeri akibat dari berbagai kebijakan.

"Gimana cara inovasinya? Padahal itu pasar yang dibentuk orkestratornya adalah pemerintah yang membentuk sehingga pasarnya terlalu besar kemudian disuruh berinovasi lagi untuk mengubah pasar tersebut," kata Maulana kepada Suara.com, saat dihubungi Senin (7/4/2025).

"Saya yakin ini hanya sebuah statement yang terlalu asal bicara aja, dianggap semua sesederhana atau digampangin," katanya menambahkan.

Pernyataan sejumlah pejabat pemerintah itu yang menyarankan pelaku industri perhotelan mencari pangsa pasar lain di tengah gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat pemangkasan anggaran pemerintah.

Maulana menekankan bahwa tidak mudah bagi pelaku usaha untuk mengganti pasarnya begitu saja. Oleh sebab itu, kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan sebenarnya berdampak panjang dan luas, termasuk bagi sektor usaha hotel dan restoran.

Penurunan terisinya kamar hotel bahkan tidak hanya terlihat selama priode libur lebaran Idul Fitri 2025. Maulana mengungkapkan, pasca Idul Fitri yang biasanya hotel masih ramai dipesan untuk berbagai kegiatannya, tahun ini jumlahnya sangat turun.

"Setelah lebaran kita belum melihat adanya reservasi (hotel) akibat dari efisiensi yang diterapkan oleh pemerintah itu kan anggaran kegiatannya juga belum kelihatan. Di sisi hotel kegiatannya belum kelihatan. Sehingga dampaknya cukup besar," ucapnya.

Menurut Maulana, pemerintah saat ini harus membereskan penurunan daya beli masyarakat agar ekonomi dalam negeri tetap berputar.

baca juga

Bagi pelaku usaha hotel dan restoran, Maulana menyebutkan bahwa wisatawan domestik tetap menjadi konsumen utama mereka. Itu sebabnya, tidak akan mudah bagi pelaku usaha hotel dan restoran mengubah atau mencari pangsa pasar lain.

"Kalau misalnya kita bicara mencari pasar baru, tentu semua pelaku usaha akan mencari target itu, tapi tidak mudah. Karena pasar itu berkontribusi 40-60 persen dari sisi revenue. Gak gampang mengubah itu karena kekuatan kita adalah domestic traveler kita," tegasnya.

Sebelumnya PHRI mencatat adanya penurunan okupansi hotel hingga 20 persen selama libur lebaran Idul Fitri 2025, dibandingkan periode tahun lalu. Sekjen PHRI Maulana Yusran menyebutkan, penurunan okupansi itu sebenarnya sudah bisa terlihat dari menurunnya juga jumlah pemudik saat lebaran tahun ini.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub), jumlah pemudik selama lebaran 2025 turun 24 persen. Maulana berpandangan, turunnya pergerakan masyarakat untuk mudik lebaran itu tentu juga akan memengaruhi layanan akomodasi.

"Dari sisi pergerakannya yang dilaporkan oleh pemerintah melalui Kemenhub sendiri kan turun. Berarti kalau kita bicara akomodasi, kami juga harus melihat dari sisi transportasinya dulu. Kalau pergerakannya menurun, otomatis akomodasi akan menurun. Itu udah pasti pemicunya ada di sana," kata Maulana kepada Suara.com.

Ilustrasi kamar hotel. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/aww.
Ilustrasi kamar hotel. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/aww.

PHRI kata dia, tidak melihat adanya perubahan pola menginap masyarakat. Karena kebiasaan menginap di hotel atau staycation sendiri masih menjadi tren di masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa yang Ditinggalkan Pemudik di Kampung Halaman?

Apa yang Ditinggalkan Pemudik di Kampung Halaman?

Your Say | Senin, 07 April 2025 | 16:09 WIB

Hotel Malah Sepi Selama Libur Lebaran, Dampak Perekonomian Lesu jadi Pemicunya!

Hotel Malah Sepi Selama Libur Lebaran, Dampak Perekonomian Lesu jadi Pemicunya!

News | Senin, 07 April 2025 | 15:10 WIB

Tiket Whoosh Laris Manis, Pemudik Balik ke Jakarta Membludak di Jam-jam Ini

Tiket Whoosh Laris Manis, Pemudik Balik ke Jakarta Membludak di Jam-jam Ini

News | Senin, 07 April 2025 | 13:08 WIB

1,3 Juta Kendaraan Pemudik Balik ke Jakarta, Polri Klaim Lalin Lancar dan Angka Kecelakaan Turun

1,3 Juta Kendaraan Pemudik Balik ke Jakarta, Polri Klaim Lalin Lancar dan Angka Kecelakaan Turun

News | Senin, 07 April 2025 | 10:42 WIB

Terkini

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:45 WIB

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:32 WIB

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 07:28 WIB

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest  di Solo Tetap Digelar

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest di Solo Tetap Digelar

Surakarta | Rabu, 04 November 2026 | 07:26 WIB

Bisakah Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja?

Bisakah Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 07:23 WIB

Ketika Buzzer Lebih Sibuk Membela Pemerintah daripada Memahami Gizi

Ketika Buzzer Lebih Sibuk Membela Pemerintah daripada Memahami Gizi

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:20 WIB

×