4 Bulan Jalan Kaki Demi Tuju Candi Borobudur, Ritual Puluhan Bhikkhu Thudong Pecahkan Rekor

Agung Sandy Lesmana

Minggu, 20 April 2025 | 10:50 WIB
4 Bulan Jalan Kaki Demi Tuju Candi Borobudur, Ritual Puluhan Bhikkhu Thudong Pecahkan Rekor
ILUSTRASI. Para Bhikkhu berjalan sambil membawa lentera saat prosesi Walking Meditation di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Selasa (14/5/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Puluhan Bhikkhu Thudong yang melakukan ritual perjalanan menuju Candi Borobudur telah memecahkan rekor. Demi sampai ke Indonesia, 39 Bhikkhu Thudong rela melintasi sejumlah negara selama empat bulan dengan cara berjalan kaki.

Sebelum menuju Candi Borobudur, puluhan Bhikkhu Thudong singgah ke di PIK 2, Jakarta Utara pada Sabtu (19/4/2025) kemarin. Para bhikhhu dari mancanegara itu pun mendapat sambutan ribuan santri yang membentangkan bendera Indonesia sepanjang 780 meter.

Ketua Thudong Jakarta 2025 Kevin WU dikutip pada Minggu (20/4/2025), menyebut jika ritual perjalanan Bhikkhu Thudong itu telah memecahkan rekor. Setelahnya, para bhikkhu juga melakukan pertapaan untuk mendoakan orang-orang yang hadir di acara itu.

Menurut Kevin Wu, perjalanan Biksu Thudong sepanjang 418 kilometer dari PIK menuju Candi Borobudur tidak hanya menjalankan misi toleransi antarumat beragama.

“Tapi apa yang disampaikannya lebih kepada bagaimana siapapun bisa berhasil melalui keuletan. Karena itu, ini tidak hanya sebagai misi spiritual melainkan sikap manusia,” ujarnya.

Selama perjalanan nantinya, Kevin mengungkapkan Biksu Thudong akan melintas beberapa wilayah di pantura, mulai dari Bekasi, Indramayu, Cirebon, Tegal, Pekalongan, Semarang, hingga Magelang.

Para Bhikkhu berjalan sambil membawa lentera saat prosesi Walking Meditation di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Selasa (14/5/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Para Bhikkhu berjalan sambil membawa lentera saat prosesi Walking Meditation di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Selasa (14/5/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Setiap harinya mereka akan berjalan puluhan kilometer dan singgah di beberapa vihara. Pengawalan ketat akan dilakukan disertai pengecekan kesehatan.

“Jadi nantinya mereka akan sampai ke Borobudur sekitar tanggal 10 Mei untuk mengikuti upacara Waisak,” kata Pria yang kini menjabat Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta.

Di sisi lain, Kevin mengharapkan keberadaan Biksu Thudong menjadi teladan kepada masyarakat Indonesia untuk lebih tekun dan ulet. Baginya siapapun akan berhasil selama bekerja keras.

baca juga

Dukungan DPRD DKI

Sebelumnya, Sekretaris Komisi E DPRD Provinsi DKI Jakarta, Justin Adrian menyambut baik penyelenggaraan acara Doa Kebangsaan dalam rangka Waisak 2569 BE/2025 yang akan digelar di Riverwalk Island, Pantai Indah Kapuk (PIK) pada pekan ini, Sabtu, 19 April 2025.

Justin menyebut kegiatan spiritual ini sebagai momentum penting untuk memperkuat citra Jakarta sebagai kota global yang ramah terhadap keberagaman dan memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata religi berskala internasional.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari perjalanan spiritual Thudong yang dilakoni 38 Bhikkhu dari berbagai negara. Para Bhikkhu menempuh rute lebih dari 2.500 kilometer dari Bangkok, Thailand, melintasi Malaysia, Singapura, dan Batam sebelum tiba di Jakarta menjelang Hari Raya Waisak pada 12 Mei 2025.

“Kegiatan Thudong ini adalah bukti bahwa keberagaman di Indonesia adalah karunia kita. Agama Buddha merupakan salah satu agama yang diakui di Indonesia, dan Jakarta berkesempatan menjadi salah satu kota yang memfasilitasi kegiatan keagamaan tersebut,” ujar Justin.

Anggota DPRD Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Justin Adrian. (YouTube/Mata Najwa)
Anggota DPRD Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Justin Adrian. (YouTube/Mata Najwa)

Acara terbuka untuk umum itu akan berlangsung pukul 06.00–11.00 WIB, dengan rangkaian kegiatan seperti doa bersama lintas agama, pindapata (persembahan dana kepada Bhikkhu), sanghadana, dan pembacaan doa pemberkahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanggapi Desakan Jenderal Fachrul Razi dkk Copot Wapres, PSI Bela Gibran: Ini Mandat Rakyat!

Tanggapi Desakan Jenderal Fachrul Razi dkk Copot Wapres, PSI Bela Gibran: Ini Mandat Rakyat!

News | Minggu, 20 April 2025 | 10:29 WIB

Sebut Jokowi Tak Punya Kewajiban Pamer Ijazah UGM, Pengacara: Lho Kok jadi Kayak Adu Tinju?

Sebut Jokowi Tak Punya Kewajiban Pamer Ijazah UGM, Pengacara: Lho Kok jadi Kayak Adu Tinju?

News | Senin, 14 April 2025 | 18:44 WIB

Sebut Pegawai Luhut Sosok Asli di Foto Ijazah UGM, Roy Suryo: Saya Pastikan 99,9 Persen Bukan Jokowi

Sebut Pegawai Luhut Sosok Asli di Foto Ijazah UGM, Roy Suryo: Saya Pastikan 99,9 Persen Bukan Jokowi

News | Senin, 14 April 2025 | 18:22 WIB

Roy Suryo Uji Ijazah Jokowi Pakai Program ELA: Gambarnya Kotor, Banyak Bercak Kayak Kotoran Burung

Roy Suryo Uji Ijazah Jokowi Pakai Program ELA: Gambarnya Kotor, Banyak Bercak Kayak Kotoran Burung

News | Senin, 14 April 2025 | 15:17 WIB

Terkini

Bukan Negara Vigilante: Mengapa Penyekapan Karyawan di Senen Berlangsung 21 Hari Tanpa Terdeteksi?

Bukan Negara Vigilante: Mengapa Penyekapan Karyawan di Senen Berlangsung 21 Hari Tanpa Terdeteksi?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:59 WIB

Lagu Bupati Purwakarta Dinilai Bias Gender, Partai Diminta Beri Teguran

Lagu Bupati Purwakarta Dinilai Bias Gender, Partai Diminta Beri Teguran

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:50 WIB

Jakbar Darurat Judol, 89 Ribu Warga Setor Rp600 Miliar ke Bandar

Jakbar Darurat Judol, 89 Ribu Warga Setor Rp600 Miliar ke Bandar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:41 WIB

Momen Hangat di Istana, Presiden Belarus Hadiahi Prabowo Pena Emas

Momen Hangat di Istana, Presiden Belarus Hadiahi Prabowo Pena Emas

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:31 WIB

Skandal Korupsi MBG: Kejagung Ungkap Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Proyek Motor BGN

Skandal Korupsi MBG: Kejagung Ungkap Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Proyek Motor BGN

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:27 WIB

Pendapatan Ojol Turun Usai Skema 8 Persen, DPR Minta Tarif Diatur

Pendapatan Ojol Turun Usai Skema 8 Persen, DPR Minta Tarif Diatur

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:22 WIB

Flyover Latumenten Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026, Bakal Urai Kemacetan Grogol Hingga Slipi

Flyover Latumenten Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026, Bakal Urai Kemacetan Grogol Hingga Slipi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:12 WIB

Main Proyek Ompreng MBG, Brigjen  Lalu Muhammad Iwan Mahardan Ditahan Kejagung Terkait Korupsi BGN!

Main Proyek Ompreng MBG, Brigjen Lalu Muhammad Iwan Mahardan Ditahan Kejagung Terkait Korupsi BGN!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:10 WIB

Indonesia-Belarus Luncurkan Roadmap Kerja Sama Bilateral, Fokus Pangan dan Energi

Indonesia-Belarus Luncurkan Roadmap Kerja Sama Bilateral, Fokus Pangan dan Energi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:59 WIB

Lagu Bupati Purwakarta Om Zein Diduga Rendahkan Perempuan, Gerindra Ingatkan Kader Jaga Etika

Lagu Bupati Purwakarta Om Zein Diduga Rendahkan Perempuan, Gerindra Ingatkan Kader Jaga Etika

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:52 WIB

×