Sebut Tren Karhutla Terus Turun, Menhut Raja Juli: Jangan Bikin Kita Sombong, Tetap Hati-hati

Agung Sandy Lesmana

Selasa, 29 April 2025 | 15:34 WIB
Sebut Tren Karhutla Terus Turun, Menhut Raja Juli: Jangan Bikin Kita Sombong, Tetap Hati-hati
Sebut Tren Karhutla Terus Turun, Menhut Raja Juli Tak Bangga: Kita Tetap Harus Waspada. (Foto: Dok Kemenhut)

Suara.com - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyikapi soal tren kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang mengalami penurunan setiap tahunnya. Meski tren penanganan kasus Karhutla dinyatakan perlahan terus membaik, Menhun Raja Juli mengaku dirinya tidak langsung bangga.

Melihat tren yang disebut-sebut terus mengalami penurunan, Raja Juli pun meminta semua anak buahnya di Kemenhut tidak terlena dan tetap siap siaga untuk menangani kasus karhutla. Pernyataan itu disampaikan Menhut Raja Juli saat menggelar jumpa pers saat Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla 2025 di Lanud Roesmin Nurjadin, Povinsi Riau, Selasa (29/4/2025).

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu menyinggung kerja keras dari seluruh pihak yang membuat kasus karhutla perlahan menurun berdasar data statistik yang diperolehnya.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni melakukan kunjungan kerja ke Sabang, Aceh untuk mengecek langsung lokasi Perhutanan Sosial Gampong Jaboi pada Rabu (9/4/2025). (Foto: Dok Kemenhut)
ILUSTRASI. Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni saat melakukan kunjungan kerja ke Sabang, Aceh untuk mengecek langsung lokasi Perhutanan Sosial Gampong Jaboi pada Rabu (9/4/2025). (Foto: Dok Kemenhut)

"Kami ini adalah sebuah bangsa yang pembelajar dan bekerja keras, bahwa dalam sejarah, kita pernah menghadapi bencana yang sungguh memprihatinkan tetapi data menunjukkan kerja keras teman-teman semua ini sudah memperlihatkan keberhasilan yang baik dari angka statistik," beber Menhut Raja Juli.

Terkait tren penurunan itu, Menhut Raja Juli juga membeberkan data terkait kasus karhutla dari tahun ke tahun.

"Misalkan pada tahun 2024 yang lalu dibandingkan dengan 2023 kebakaran hutan dan lahan turun dari 1,1 juta menjadi 370 ribu ini keberhasilan, bahkan angka pada tahun 2023 metika itu terjadi El Nino dibandingkan dengan 4 tahun sebelumnya, ini ada 4 tahunan El Nino yaitu tahun 2009 angkanya juga turun dari sekitar 1,7 juta menjadi 1,1 juta," papar Menhut Raja Juli.

Petugas Manggala Agni Daops Banyuasin memberikan kode saat berupaya memadamkan kebakaran lahan di Desa Muara dua, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Kamis (21/9/2023). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/rwa]
ILUSTRASI. Petugas Manggala Agni Daops Banyuasin memberikan kode saat berupaya memadamkan kebakaran lahan di Desa Muara dua, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Kamis (21/9/2023). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/rwa]

Meski demikian, Menhut Raja Juli meminta agar seluruh pihak terutama jajarannya di Kemenhut tidak berbesar hati karena adanya penurunan tren kasus karhutla. Dia pun tetap meminta agar seluruh anak buahnya bekerja dengan optimal.

"Jadi ada kebanggaan Pak, bahwa teman-teman ini bekerja dengan baik dan kita belajar dari kesalahan masa lalu dan kita memperbaiki diri sehingga trennya terus menurun, tapi tentu tidak membuat kita lengah, tidak membuat kita sombong, jumawa, sehingga kita tidak hati-hati," bebernya.

Dalam paparannya itu, Menhut Raja Antoni menegaskan terdapat tiga faktor yang membuat tren Karhutla terus  menurun. Menurutnya, faktor pertama adanya kolaborasi yang terpimpin, kedua pencegahan dan penegakan hukum dan ketiga adalah partisipasi masyarakat.

baca juga

Terkait agendanya untuk mendampingi kunjungan kerja Menko Polhukam Budi Gunawan, Menhut Raja Juli juga mengungkapkan alasan apel karhutla digelar untuk mengingatkan agar waspada terus dilakukan. Dalam kesempatan itu, hadir pula Menko Polhukam

"Itulah konteks acara hari ini, apel hari ini untuk mengingatkan kita kembali bahwa kebakaran hutan meskipun trennya menurun tapi kita tetap harus terus waspada," beber Menhut Raja Juli. 

Menhut Raja Antoni diketahui sebelumnya ikut melaksanakan Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla 2025 mendampingi Menko Polkam Budi Gunawan.

Dalam agenda tersebut, Menhut turut melakukan pengecekan pasukan, peninjauan kendaaraan dan alat-alat pencegahan dan penanganan Karhutla dari Manggala Agni, BPNPB, BMKG, TNI, Polri hingga pihak swasta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngaku Ikhlas Mundur, Hasan Nasbi Siap Bantu Proses Transisi Kepala PCO Baru: Dengan Senang Hati

Ngaku Ikhlas Mundur, Hasan Nasbi Siap Bantu Proses Transisi Kepala PCO Baru: Dengan Senang Hati

News | Selasa, 29 April 2025 | 14:28 WIB

Ngaku Tak Emosional saat Pilih Resign dari Jabatan Jubir Prabowo, Hasan Nasbi: Ini Jalan Terbaik

Ngaku Tak Emosional saat Pilih Resign dari Jabatan Jubir Prabowo, Hasan Nasbi: Ini Jalan Terbaik

News | Selasa, 29 April 2025 | 14:12 WIB

Wapres Masih Bau Kencur, Rocky Gerung: Gibran Tak Mampu Hadapi Kompleksitas Politik Global

Wapres Masih Bau Kencur, Rocky Gerung: Gibran Tak Mampu Hadapi Kompleksitas Politik Global

News | Selasa, 29 April 2025 | 10:37 WIB

Fachrul Razi Dkk Desak Wapres Gibran Dicopot, PPAD: Bukan Wakili Seluruh Purnawirawan TNI AD!

Fachrul Razi Dkk Desak Wapres Gibran Dicopot, PPAD: Bukan Wakili Seluruh Purnawirawan TNI AD!

News | Senin, 28 April 2025 | 18:34 WIB

Forum Purnawirawan TNI Desak Gibran Dicopot, Feri Amsari: Kalau Mau Diusulkan Pemakzulan ke DPR

Forum Purnawirawan TNI Desak Gibran Dicopot, Feri Amsari: Kalau Mau Diusulkan Pemakzulan ke DPR

News | Senin, 28 April 2025 | 17:24 WIB

Terkini

Review Film Hai Jawani Toh Ishq Hona Hai: Sajian Komedi Masala Khas India!

Review Film Hai Jawani Toh Ishq Hona Hai: Sajian Komedi Masala Khas India!

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Tak Punya Anggaran, Sektor Kebudayaan Jogja Ikut Tergerus, TBY Pangkas Event dan Kurator

Tak Punya Anggaran, Sektor Kebudayaan Jogja Ikut Tergerus, TBY Pangkas Event dan Kurator

Jogja | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:58 WIB

Satu Polisi Terluka Diserang Loyalis Bos Gendut saat Gerebek Narkoba di Kampung Bahari

Satu Polisi Terluka Diserang Loyalis Bos Gendut saat Gerebek Narkoba di Kampung Bahari

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:57 WIB

Cegah Demo di Agustus, Yusril Sebut Challenge Hafalan Al Quran Berhadiah Miras Bisa Diproses Hukum

Cegah Demo di Agustus, Yusril Sebut Challenge Hafalan Al Quran Berhadiah Miras Bisa Diproses Hukum

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:56 WIB

Siswa SMA Negeri di Karo Diduga Keracunan Massal Usai Santap MBG

Siswa SMA Negeri di Karo Diduga Keracunan Massal Usai Santap MBG

Sumut | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Kultur Palugada di Dunia Kerja: Bekerja Lintas Bidang, Berkarier Tanpa Arah

Kultur Palugada di Dunia Kerja: Bekerja Lintas Bidang, Berkarier Tanpa Arah

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Mengapa Gen Z Mulai Memilih Thrifting Dibanding Fast Fashion?

Mengapa Gen Z Mulai Memilih Thrifting Dibanding Fast Fashion?

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Pemprov Jateng Uji Bata Interlock, Bangun Rumah Lebih Cepat dan Hemat

Pemprov Jateng Uji Bata Interlock, Bangun Rumah Lebih Cepat dan Hemat

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:48 WIB

Pemerintah Mau Ambil Dividen BUMN dari Danantara saat Utang Negara Cetak Rekor Tertinggi

Pemerintah Mau Ambil Dividen BUMN dari Danantara saat Utang Negara Cetak Rekor Tertinggi

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:46 WIB

Mulai 2027, Perusahaan Tak Bisa Lagi Sembunyikan Jejak Emisi Karbon

Mulai 2027, Perusahaan Tak Bisa Lagi Sembunyikan Jejak Emisi Karbon

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:45 WIB

×