Indonesia Kembali Dilirik Perusahaan Migas Global, Daya Saing Harus Terus Diperkuat

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Jum'at, 23 Mei 2025 | 12:35 WIB
Indonesia Kembali Dilirik Perusahaan Migas Global, Daya Saing Harus Terus Diperkuat
Enhancing Indonesia's Long Term Competitiveness in the Global Energy Investment Scene. (Dok: IPA)

Suara.com - Berbagai upaya perbaikan yang dilakukan pemerintah bersama pelaku industri hulu migas mulai menunjukkan hasil positif. Minat investasi untuk eksplorasi migas di Indonesia terus meningkat, seiring dengan ditemukannya cadangan-cadangan migas besar dalam beberapa tahun terakhir yang berhasil membangkitkan kembali optimisme industri.

Dalam sesi pleno bertajuk "Enhancing Indonesia's Long Term Competitiveness in the Global Energy Investment Scene" di ajang IPA Convention & Exhibition (IPA Convex) 2025 di ICE BSD City, Tangerang (20/5), para pimpinan perusahaan migas global menyampaikan komitmennya terhadap Indonesia sebagai negara tujuan utama investasi eksplorasi.

Roberto Daniele, Managing Director ENI Muara Bakau, menegaskan bahwa Indonesia saat ini menjadi prioritas utama ENI dalam kegiatan eksplorasi migas. “Kami bisa katakan bahwa Indonesia menempati posisi teratas dalam rencana eksplorasi kami secara global,” ujar Roberto. ENI tercatat sebagai salah satu perusahaan dengan temuan cadangan migas terbesar, termasuk temuan besar di Geng North yang menjadi salah satu temuan terbesar di dunia dalam beberapa tahun terakhir. Untuk mempercepat pengembangan, ENI akan melakukan tiga pengeboran tambahan tahun ini.

Chief Operating Officer Mubadala Energy, Adnan Bu Fateem, menyampaikan bahwa Indonesia merupakan pasar strategis utama dalam portofolio global perusahaan. “Kami telah beroperasi di Indonesia selama 12 tahun, dan temuan cadangan kami sejalan dengan arah strategi perusahaan ke depan,” jelasnya. Adnan menekankan bahwa percepatan pengembangan proyek gas menjadi sangat penting untuk mendukung kebutuhan energi nasional.

Kathy Wu, Regional President Asia Pacific G& LCE  bp Indonesia, menyatakan bahwa Indonesia memiliki potensi migas yang besar dan menjadi bagian penting dalam portofolio global bp. Ia menegaskan bahwa bp berkomitmen untuk terus berinvestasi jangka panjang di Indonesia. “Eksplorasi memerlukan dukungan kuat dari pemerintah. Saat ini pemerintah telah melakukan banyak perbaikan, namun yang sangat krusial adalah jaminan kontrak, stabilitas fiskal, serta kepastian pengembalian investasi, terutama untuk proyek-proyek yang kompleks. Insentif yang tepat akan sangat membantu kelangsungan proyek,” jelas Kathy.

Saat ini, bp Indonesia merupakan kontributor gas terbesar di Indonesia dengan volume produksi sekitar 600 MMscfd, yang diproses di kilang LNG Tangguh—kilang LNG terbesar kedua di Indonesia.

Yuzaini Md Yusof, President Director & Country Chairman PETRONAS Indonesia, menyampaikan bahwa berdasarkan kajian internal bersama konsultan internasional, posisi Indonesia sebagai negara tujuan investasi migas terus menguat, terutama dari sisi ketentuan fiskal dan dukungan di wilayah eksplorasi frontier. Selama dua dekade beroperasi di Indonesia, PETRONAS mencatat banyak kemajuan dari sisi regulasi dan skema fiskal. “Kami optimistis Indonesia akan terus menjadi bagian penting dalam portofolio kami. Kepastian hukum dan kontrak jangka panjang hingga 30–35 tahun menjadi faktor penting dalam menentukan keberlanjutan investasi,” ujar Yuzaini.

Dari sisi nasional, Awang Lazuardi, Direktur Produksi dan Pengembangan Pertamina Hulu Energi (PHE), menyampaikan bahwa dukungan para pemangku kepentingan, khususnya dalam hal penyederhanaan proses perizinan, sangat berpengaruh terhadap kelayakan ekonomi proyek migas. “Ada ruang untuk peningkatan, khususnya dalam sistem perizinan. Kami sangat berharap dukungan pemerintah untuk menciptakan proses yang lebih sederhana dan efisien, karena sensitivitas terhadap waktu sangat mempengaruhi keekonomian proyek,” jelasnya.

Senada dengan hal tersebut, Wang Lei, Presiden Direktur PetroChina International Jabung Ltd, menegaskan bahwa potensi migas Indonesia masih sangat besar dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dengan teknologi yang tepat.

“Penyederhanaan sistem administrasi, termasuk percepatan pembahasan Plan of Development (POD) dan pengurangan jumlah perizinan, akan sangat membantu pengembangan blok migas,” ujarnya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenaikan Air Laut Picu Migrasi Besar-besaran, Masih Adakah yang Bisa Dilakukan?

Kenaikan Air Laut Picu Migrasi Besar-besaran, Masih Adakah yang Bisa Dilakukan?

News | Jum'at, 23 Mei 2025 | 12:26 WIB

Studi: Kekeringan Panjang dan Cuaca Ekstrem Bisa Bikin Produksi Beras dan Jagung Menyusut

Studi: Kekeringan Panjang dan Cuaca Ekstrem Bisa Bikin Produksi Beras dan Jagung Menyusut

News | Jum'at, 23 Mei 2025 | 11:01 WIB

Bahlil Mau Pakai Cara Tak Lazim Buat Capai Target Lifting Migas

Bahlil Mau Pakai Cara Tak Lazim Buat Capai Target Lifting Migas

Bisnis | Kamis, 22 Mei 2025 | 14:44 WIB

Bahlil Sebut 10 Proyek Migas Mangkrak, Potensi Produksi Jadi Sia-sia

Bahlil Sebut 10 Proyek Migas Mangkrak, Potensi Produksi Jadi Sia-sia

Bisnis | Rabu, 21 Mei 2025 | 17:58 WIB

Bahlil Klaim Cadangan Migas Indonesia Masih Luar Biasa

Bahlil Klaim Cadangan Migas Indonesia Masih Luar Biasa

Bisnis | Rabu, 21 Mei 2025 | 16:51 WIB

Dalam IPA Convex, Pertamina Komitmen Penuhi Kebutuhan Gas Bumi Domestik melalui Skema Swap Gas

Dalam IPA Convex, Pertamina Komitmen Penuhi Kebutuhan Gas Bumi Domestik melalui Skema Swap Gas

Bisnis | Rabu, 21 Mei 2025 | 16:38 WIB

Terkini

Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang

Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:07 WIB

Cek Fakta: Donald Trump Intip Dokumen Rahasia Xi Jinping, Benarkah?

Cek Fakta: Donald Trump Intip Dokumen Rahasia Xi Jinping, Benarkah?

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:59 WIB

Perkuat Ekonomi Rakyat, Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih: Ini Hari yang Penting!

Perkuat Ekonomi Rakyat, Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih: Ini Hari yang Penting!

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:52 WIB

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, DPR: Indonesia Darurat Perlindungan Anak di Ruang Digital

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, DPR: Indonesia Darurat Perlindungan Anak di Ruang Digital

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:38 WIB

Liburan Berujung Maut! 5 Turis Italia Tewas di Gua Bawah Laut

Liburan Berujung Maut! 5 Turis Italia Tewas di Gua Bawah Laut

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:15 WIB

Minta Seluruh Aparat Harus Memperbaiki Diri, Prabowo: Jangan Jadi 'Backing' Narkoba dan Judi!

Minta Seluruh Aparat Harus Memperbaiki Diri, Prabowo: Jangan Jadi 'Backing' Narkoba dan Judi!

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:14 WIB

Gus Ipul Apresiasi Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat yang Semakin Sehat dan Berprestasi

Gus Ipul Apresiasi Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat yang Semakin Sehat dan Berprestasi

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:12 WIB

Gus Ipul Pastikan Pendampingan dan Pemulihan Korban Pelecehan Seksual di Pati

Gus Ipul Pastikan Pendampingan dan Pemulihan Korban Pelecehan Seksual di Pati

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:03 WIB

Milad ke-84 Jusuf Kalla, Anies Baswedan: Ambon, Poso, dan Aceh Adalah 'Sidik Jari' Pak JK

Milad ke-84 Jusuf Kalla, Anies Baswedan: Ambon, Poso, dan Aceh Adalah 'Sidik Jari' Pak JK

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:42 WIB

Tanggapi Isu Penistaan Agama yang Serang JK, Sudirman Said: Saksi Hidup Beliau Terlalu Banyak

Tanggapi Isu Penistaan Agama yang Serang JK, Sudirman Said: Saksi Hidup Beliau Terlalu Banyak

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:04 WIB