Merayakan Hari Lahir Jakarta: Jadi Kota Global dan Berbudaya

Fabiola Febrinastri, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 23 Juni 2025 | 20:00 WIB
Merayakan Hari Lahir Jakarta: Jadi Kota Global dan Berbudaya
Perayaan HUT ke-498 Jakarta di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat pada Minggu (23/6/2025). (Dok: Pemprov DKI Jakarta)

Suara.com - Jakarta berpesta pada Minggu (22/6/2027) malam, saat ribuan warganya tumpah ruah di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Di tengah sorot lampu panggung yang menyala, dentuman musik menggelegar, dan aroma jajanan kaki lima yang khas, Jakarta merayakan ulang tahunnya yang ke-498. Bukan sekadar sebagai Ibu Kota, tapi sebagai rumah yang penuh cerita.

Sore itu, langit Jakarta sangat bersahabat. Awan tipis melayang, seolah memberi ruang bagi antusiasme warga yang datang dari segala penjuru kota. Mereka berdatangan dengan wajah penuh ceria. Anak-anak digandeng orang tuanya, remaja duduk berjejer di rerumputan, para kakek-nenek duduk sambil memerhatikan tingkah pola lucu sang cucu.

Antusiasme penonton perayaan HUT ke-498 Jakarta sejak Minggu sore. (Dok: Pemprov DKI Jakarta)
Antusiasme penonton perayaan HUT ke-498 Jakarta sejak Minggu sore. (Dok: Pemprov DKI Jakarta)

Meski tak semua kebagian tempat duduk untuk menyaksikan megahnya panggung utama dari kursi penonton, mereka tak mau ketinggalan momen. Mata mereka tetap bisa menikmati acara demi acara melalui layar besar yang terpajang di berbagai sudut taman, termasuk di luar area utama.

Menjelang acara bertajuk "Jakarta Kota Global dan Berbudaya" ini dimulai, fokus mereka tertuju pada dua orang, yakni Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno. Tak sedikit dari mereka yang berebut bersalaman dengan orang nomor satu dan dua di Jakarta itu. Tentunya, lebih banyak lagi dari mereka yang mengangkat ponsel sambil mengabadikan momen indah ini.

"Pak gubernur, Bang Doel foto dong," ucap salah seorang warga di tengah usahanya menyelipkan wajah Pramono dan Rano di layar ponselnya.

Tak berselang lama, aksi Palang Pintu dengan adu pantun dan silat khas Betawi lengkap dengan ondel-ondelnya menjadi suguhan utama di atas panggung. Lagi-lagi, acara ini menunjukkan Jakarta tak lupa jati dirinya sebagai kota berbudaya, kota yang menjadi rumah anak Betawi.

Acara puncak perayaan HUT diawali dengan pantun dari pembawa acara Okky Lukman dan Ruben Onsu yang langsung mencairkan suasana.

“Si Atun duduk di atas bata, batanya bener-bener rata. Selamat ultah Kota Jakarta, kota yang paling kita cinta!" kata Okky disambut sorak-sorai pengunjung.

Dari atas panggung, sejarah Jakarta kemudian diputar dalam bentuk video. Dari mulai Batavia yang jadi pusat perdagangan, momen Proklamasi yang menggema dari pusat kota, hingga mimpi menjadi kota global. Banyak yang terdiam menyaksikan tontonan spektakuler itu. Mereka menyadari betapa panjang perjalanan Jakarta hingga menjadi seperti sekarang.

baca juga

Panggung kemudian hidup dengan penampilan Krontjong Toegoe Jakarta, disusul vokal dari Sandhy Sandoro, Mirabeth, Olivia, dan Adikara. Mereka melantunkan lagu khas Jakarta seperti "Hujan Gerimis" hingga lagu yang membangkitkan rasa nasionalisme "Satu Nusa Satu Bangsa" dan "Pemuda".

Gubernur Pramono tampil memberikan sambutan dengan mengajak masyarakat melanggengkan budaya Jakarta sebagai identitas kota.

"Kita semua akan menjunjung tinggi akar budaya ini dan akan menjadikan simbol utama Jakarta sebagai kota global dan berbudaya," kata Pramono.

Momen unik terjadi ketika salah satu penampil, yakni Julian Kaisar alias Uan bersama band-nya Juicy Luicy berhenti sejenak saat berada di atas panggung demi menyapa Rano Karno, sang aktor kawakan yang dikenal sebagai "Si Doel" dalam sinetron legendaris "Si Doel Anak Sekolahan".

"Assalamualaikum, waduh ditonton Bang Doel. Bang Doel, saya ini agak (grogi). Sehat Bang Doel? Bapak Pramono Anung sehat?" ucap Uan di atas panggung.

Uan sebagai penyanyi yang datang dari Kota Bandung mengakui Jakarta sebagai kota yang ramah dan memberi kesempatan pada siapapun untuk berkarya.

"Pokoknya Jakarta tempat saya berkembang, tempat saya mengejar mimpi," lanjut Uan.

Tak sampai di situ, Uwan bahkan rela berlari demi bisa bersalaman dengan Pramono dan Rano pada penghujung penampilannya.

"Maap ya saya ngefans banget sama Bang Doel. Previllege jadi penyanyi nih, bisa salaman langsung," tutur Uwan disambut gelak tawa penonton.

Malam makin larut, tapi Taman Lapangan Banteng justru semakin hidup. JKT48 kembali menceriakan suasana setelah penonton dibuat galau karena Juicy Luicy.

Penampilan JKT48 di atas panggung. (Dok: Pemprov DKI Jakarta)
Penampilan JKT48 di atas panggung. (Dok: Pemprov DKI Jakarta)

Setelah itu, Diskoria dan Andien membawa semua pengunjung bernyanyi bersama dalam suasana penuh nostalgia. Hingga akhirnya, Wali menutup konser malam dengan lagu-lagu penuh makna, mengajak penonton lintas generasi bernyanyi dan bersuka cita bersama.

Perayaan puncak HUT semakin lengkap dengan atraksi kembang api yang menyilaukan sebagai penutup acara. Momen ini bukan sebagai perpisahan, melainkan janji untuk bertemu lagi di tahun depan.

Sepanjang acara, di sekitaran lokasi, aroma sate, kerak telor, kopi, dan aneka makanan khas UMKM memenuhi udara. Anak-anak bermain di bawah lampu taman, sementara para orang tua berbincang sambil duduk di atas tikar. Mereka yang tak kebagian kursi di dalam area utama, tetap nyaman duduk di taman sembari menonton lewat layar LED.

Perayaan HUT ke-498 Jakarta di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat pada Minggu (23/6/2025). (Dok: Pemprov DKI Jakarta)
Potret keceriaan anak-anak bermain saat perayaan HUT ke-498 Jakarta. (Dok: Pemprov DKI Jakarta)

Tak hanya antrean menonton di panggung utama, kios-kios kuliner dan pernak-pernik juga dikerubungi pengunjung, tak ada hentinya hingga larut malam.

Jakarta bukan sekadar kota. Ia adalah kenangan, harapan, dan kebanggaan. Sebuah rumah yang meski penuh hiruk-pikuk, tetap mampu menyatukan hati warganya dalam satu malam penuh cinta.

“Saya sih nggak ragu buat datang lagi tahun depan. Semoga semakin meriah acaranya," ujar Amay (29) warga Rawajati dengan perasaan puas saat perjalanan pulang. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Formula E Jakarta 2025: Tiket Dibagi Gratis ke Pelajar, Jakpro Bantah Sepi Peminat!

Formula E Jakarta 2025: Tiket Dibagi Gratis ke Pelajar, Jakpro Bantah Sepi Peminat!

News | Senin, 23 Juni 2025 | 19:06 WIB

Jakarta Bebas Macet dan Banjir di 2029? Ini Janji Gubernur Pramono Saat Perayaan HUT ke-498 Jakarta

Jakarta Bebas Macet dan Banjir di 2029? Ini Janji Gubernur Pramono Saat Perayaan HUT ke-498 Jakarta

News | Senin, 23 Juni 2025 | 07:08 WIB

Semarak Perayaan HUT Jakarta ke-498 di Lapangan Banteng

Semarak Perayaan HUT Jakarta ke-498 di Lapangan Banteng

Foto | Senin, 23 Juni 2025 | 08:44 WIB

Jakarta Kota Global dan Berbudaya: Ini Makna Mendalam di HUT ke-498

Jakarta Kota Global dan Berbudaya: Ini Makna Mendalam di HUT ke-498

Video | Minggu, 22 Juni 2025 | 21:10 WIB

HUT ke-498 Jakarta: Deretan Masalah yang Harus Dievaluasi Pramono Anung dan Rano Karno

HUT ke-498 Jakarta: Deretan Masalah yang Harus Dievaluasi Pramono Anung dan Rano Karno

News | Minggu, 22 Juni 2025 | 20:45 WIB

Tepat HUT ke-498 Jakarta, Bank DKI Resmi Berubah Jadi Bank Jakarta

Tepat HUT ke-498 Jakarta, Bank DKI Resmi Berubah Jadi Bank Jakarta

News | Minggu, 22 Juni 2025 | 18:57 WIB

Terkini

Shio Apa yang Paling Mahir Mengelola Keuangan Keluarga? Jarang Boros dan Teliti

Shio Apa yang Paling Mahir Mengelola Keuangan Keluarga? Jarang Boros dan Teliti

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 08:30 WIB

705 Ribu Korporasi di RI Masuk Daftar Nonaktif

705 Ribu Korporasi di RI Masuk Daftar Nonaktif

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 08:28 WIB

Review Best of the Best: Film Tari yang Lupa Memberi Ruang pada Tariannya

Review Best of the Best: Film Tari yang Lupa Memberi Ruang pada Tariannya

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 08:25 WIB

Petrokimia Gresik Ubah Limbah Silika Jadi Penyaring, Hemat Rp259,6 Juta

Petrokimia Gresik Ubah Limbah Silika Jadi Penyaring, Hemat Rp259,6 Juta

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 08:21 WIB

Akses Solok-Padang Putus Dihantam Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang

Akses Solok-Padang Putus Dihantam Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang

News | Selasa, 22 September 2026 | 08:17 WIB

Jangan Remehkan Kata-kata: Bahasa Dipersempit, Pikiran Ikut Dikendalikan

Jangan Remehkan Kata-kata: Bahasa Dipersempit, Pikiran Ikut Dikendalikan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 08:10 WIB

Biaya Hidup Meningkat, Kesehatan Keuangan Anak Muda Turun

Biaya Hidup Meningkat, Kesehatan Keuangan Anak Muda Turun

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 08:10 WIB

Banjir Bandang Terjang Kompleks Pemkab Solok! Kantor PUPR hingga DPRD Terdampak Parah

Banjir Bandang Terjang Kompleks Pemkab Solok! Kantor PUPR hingga DPRD Terdampak Parah

News | Selasa, 22 September 2026 | 08:03 WIB

Skandal Korupsi Masjid Agung Mesuji dan Kredit Fiktif Rp6,7 Miliar Dibongkar Polda Lampung

Skandal Korupsi Masjid Agung Mesuji dan Kredit Fiktif Rp6,7 Miliar Dibongkar Polda Lampung

Lampung | Selasa, 22 September 2026 | 07:58 WIB

Cara Menghilangkan Noda Minyak di Baju, Bisa Pakai Bahan di Rumah

Cara Menghilangkan Noda Minyak di Baju, Bisa Pakai Bahan di Rumah

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 07:55 WIB

×