Adu Kekayaan Dedi Mulyadi vs Muhammad Farhan, Siapa Lebih Kaya?

Ferry Noviandi | Suara.com

Sabtu, 28 Juni 2025 | 15:14 WIB
Adu Kekayaan Dedi Mulyadi vs Muhammad Farhan, Siapa Lebih Kaya?
Adu Kekayaan Dedi Mulyadi vs Muhammad Farhan. (Instagram)

Suara.com - Menjadi kepada daerah dalam wilayah yang masih berhubungan, namun antara Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan berbeda pendapat.

Salah satunya dalam kebijakan ASN rapat di hotel. Dedi Mulyadi sangat tegas melarang para ASN untuk rapat di hotel seperti yang sudah biasa dilakukan.

Sementara itu, Muhammad Farhan berbeda pendapat, dia masih membolehkan para ASN menggelar rapat di hotel.

Namun dengan kondisi negara yang masih harus efisiensi anggaran, ASN hanya boleh menggunakan hotel bintang tiga dan dua saja.

Alasan Farhan memberikan kebijakan yang berbeda di Pemerintah Kota Bandung karena ingin membantu perekonomian hotel yang juga terpuruk.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (Youtube/Kang Dedi Mulyadi Channel)
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (Youtube/Kang Dedi Mulyadi Channel)

Apalagi dia perpedang teguh dengan pernyataan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang masih memperbolehkan instansi pemerintahan untuk menyelenggarakan agenda rapat di hotel.

Berbeda pendapat dengan gubernurnya sendiri, seberapa kaya sih Wali Kota Farhan ini?

Harta Kekayaan Dedi Mulyadi

Sebelum ke Farhan, mari bahas dulu harta kekayaan Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jawa Barat sekarang.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dedi Mulyadi memiliki kekayaan sejumlah Rp12,8 miliar per 20 Agustus 2024.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi. (ist)
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi. (ist)

Dia memiliki beberapa aset berharga mulai dari rumah, tanah, mobil, motor hingga harta lainnya.

Luar biasanya dalam laporannya, dia memiliki 116 aset berupa tanah dan bangunan yang tersebar di Purwakarta dan Subang.

Nilai aset tanah dan bangunannya itu mencapai Rp7,3 miliar.

Semua harta itu juga dia dapatkan sebagai hasil kerjanya sendiri bukan merupakan tanah atau bangunan warisan orangtua atau pemberian orang lain.

Selain tanah dan bangunan, Dedi punya tujuh koleksi kendaraan dari sepeda, sepeda motor hingga mobil yang paling mahal yakni Rp1,9 miliar.

Berikut ini tujuh aset alat transportasi Dedi Mulyadi yang dilaporkan ke KPK.

1. Sepeda motor Honda (2003) seharga Rp24 juta

2. Sepeda Polygon Collosus T8 (2017) seharga Rp20 juta

3. Sepeda motor Triumph Scrambler 1200 XE (2019) seharga Rp440 juta

4. Sepeda motor Vespa Sei Giorni Limited Edition (2020) seharga Rp170 juta

5. Mobil Lexus LX 600 (2022) seharga Rp3,9 miliar

6. Mobil Mercedes Benz E 300 Coupe (2018) seharga Rp1,5 miliar

7. Mobil Lexus Minibus/Microbus (2023) seharga Rp1,95 miliar

Total harga kendaraan yang dimilikinya sebesar Rp8 miliar.

Muhammad Farhan. [YouTube/Pandji Pragiwaksono]
Muhammad Farhan. [YouTube/Pandji Pragiwaksono]

Dia masih memiliki harta lain seperti harta bergerak lain sebesar Rp160 juta dan uang tunai serta tabungan Rp1,5 miliar,

Sementara untuk surat berharga dan harta lainnya dia tidak punya.

Namun Dedi juga memiliki utang yang jumlahnya tak sedikit yakni mencapai Rp3,8 miliar.

Makanya harta kekayaannya tinggal Rp12,8 miliar. Nominal yang cukup sedikit untuk seorang pejabat publik.

Harta Kekayaan Muhammad Farhan

Jika Dedi Mulyadi dengan Rp12,8 miliar terbilang sedikit, ternyata jumlah kekayaan Muhammad Farhan jauh lebih kecil.

Meski Farhan lama di dunia entertainment lalu baru pindah ke politik, ternyata hartanya terbilang sedikit.

Berdasarkan LHKPN, politisi dari Partai Nasdem ini memiliki kekayaan Rp8,9 miliar.

Semua asetnya didominasi tanah dan bangunan yang jumlahnya menjadi Rp8,4 miliar sendiri.

Dengan jumlah sebesar itu ternyata hanya ada 3 aset rumah yang berada di Kota Bogor dan dua di Kota Tanggerang Selatan.

Sementara untuk alat transportasi, dia hanya memiliki satu buah mobil yakni BMW 320 D Tahun 2014 senilai Rp200 juta.

Ditambah harta bergerak lainnya Rp79,8 juta dan uang berupa tabungan Rp220 juta lebih sedikit.

Menariknya, hidupnya tenang tanpa utang meski harta kekayaannya tak begitu banyak.

Jadi itu tadi perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Muhammad Farhan, sebagai pejabat negara yang menjadi kepala daerah.

Kontributor : Tinwarotul Fatonah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditangisi Warga Gegara Dekat dengan Sherly Tjoanda, Dedi Mulyadi: Itu Gosip

Ditangisi Warga Gegara Dekat dengan Sherly Tjoanda, Dedi Mulyadi: Itu Gosip

News | Kamis, 26 Juni 2025 | 12:46 WIB

Cara Dedi Mulyadi Tampung Keluhan Warga Soal Dugaan Pungli Tuai Pro Kontra, Kenapa?

Cara Dedi Mulyadi Tampung Keluhan Warga Soal Dugaan Pungli Tuai Pro Kontra, Kenapa?

News | Kamis, 26 Juni 2025 | 12:41 WIB

Tak Sesuai Pernyataan Ridwan Kamil, Dedi Mulyadi Bingung Jabar Tidak Punya Data Rumah Rakyat Miskin

Tak Sesuai Pernyataan Ridwan Kamil, Dedi Mulyadi Bingung Jabar Tidak Punya Data Rumah Rakyat Miskin

News | Rabu, 25 Juni 2025 | 10:58 WIB

Jawa Timur Juara Ketahanan Pangan Nasional, Bagaimana Kinerja Tanah Pasundan di Era Dedi Mulyadi?

Jawa Timur Juara Ketahanan Pangan Nasional, Bagaimana Kinerja Tanah Pasundan di Era Dedi Mulyadi?

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 22:38 WIB

Dear Pendukung Dedi Mulyadi, KDM Minta Jangan Ribut Hadapi Haters

Dear Pendukung Dedi Mulyadi, KDM Minta Jangan Ribut Hadapi Haters

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 12:27 WIB

Jawa Barat Darurat Pinjol: PHK hingga Flexing Pemicu Warga Terjerat Utang

Jawa Barat Darurat Pinjol: PHK hingga Flexing Pemicu Warga Terjerat Utang

Liks | Senin, 23 Juni 2025 | 17:32 WIB

Terkini

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Guru Besar UI: Indonesia Tak Bisa Gugat Langsung, Harus Lewat PBB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Guru Besar UI: Indonesia Tak Bisa Gugat Langsung, Harus Lewat PBB

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:22 WIB

Terima Aduan Kasus Pelecehan Seksual Mandek Setahun, Anggota DPR Bakal Minta Penjelasan APH

Terima Aduan Kasus Pelecehan Seksual Mandek Setahun, Anggota DPR Bakal Minta Penjelasan APH

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:11 WIB

Terkuak! Ini Alasan Polisi Periksa Karni Ilyas Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Terkuak! Ini Alasan Polisi Periksa Karni Ilyas Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:09 WIB

Trump: AS Akan Keluar dari NATO! PM Inggris Balas 'Bodo Amat'

Trump: AS Akan Keluar dari NATO! PM Inggris Balas 'Bodo Amat'

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:04 WIB

Pakai Absensi 'Real Time', ASN DKI Tak Bisa Tipu-tipu WFH Jumat Jadi Long Weekend

Pakai Absensi 'Real Time', ASN DKI Tak Bisa Tipu-tipu WFH Jumat Jadi Long Weekend

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:04 WIB

KPK Hadirkan Eks Menhub Budi Karya Sumadi di Kasus DJKA Medan

KPK Hadirkan Eks Menhub Budi Karya Sumadi di Kasus DJKA Medan

News | Rabu, 01 April 2026 | 17:47 WIB

Blok M Square Dibersihkan, Enam Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan

Blok M Square Dibersihkan, Enam Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan

News | Rabu, 01 April 2026 | 17:38 WIB

Pemerintah Tegaskan Siswa SD-SMA Tetap Belajar Tatap Muka Secara Normal

Pemerintah Tegaskan Siswa SD-SMA Tetap Belajar Tatap Muka Secara Normal

News | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Hikmahanto: Tuduhan Israel ke Hizbullah Soal Tewasnya Prajurit TNI Masih Narasi Politik

Hikmahanto: Tuduhan Israel ke Hizbullah Soal Tewasnya Prajurit TNI Masih Narasi Politik

News | Rabu, 01 April 2026 | 17:31 WIB

Pemkot Yogyakarta Batasi BBM Kendaraan Dinas, Sleman Tetap WFO dan Tolak WFH

Pemkot Yogyakarta Batasi BBM Kendaraan Dinas, Sleman Tetap WFO dan Tolak WFH

News | Rabu, 01 April 2026 | 17:30 WIB