Tito Karnavian Ungkap Fakta Pahit: Beasiswa Pelajar Papua di AS dan Australia 'Keleleran'

Erick Tanjung, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 07 Juli 2025 | 18:48 WIB
Tito Karnavian Ungkap Fakta Pahit: Beasiswa Pelajar Papua di AS dan Australia 'Keleleran'
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. (Ist)

Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan persoalan tidak tersalurkannya beasiswa ke luar negeri para pelajar di Papua.

Padahal mereka seharusnya menerima beasiswa itu untuk meniti ilmu ke sejumlah negara seperti Amerika Serikat hingga Australia.

Hal ini disampaikan Tito usai melantik Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni pada Senin (7/7/2025). Tito pun meminta Agus memberikan perhatian serius pada persoalan ini.

"Tolong satu lagi, yang jadi perhatian dari para pimpinan di Papua, yaitu mengenai anak-anak yang beasiswa di luar. Mereka seperti kehilangan induk, karena banyak, bukan banyak, ada yang nggak nyampe beasiswanya, yang di Australia, di Amerika, dan lain-lain," ujar Tito.

Tito mengatakan, seharusnya beasiswa itu dikirim oleh Pemerintah Daerah Papua setempat. Namun, masalah mulai terjadi ketika adanya pemekaran Provinsi Papua.

"Nah, salah satu persoalannya adalah mereka selama ini dikirim dari pemda Provinsi Papua. Dan kemudian dengan adanya pemekaran ini, kemampuan keuangan Provinsi Papua, kesulitan membayar mereka," kata Tito.

Pemda Papua disebutnya ingin tanggungan beasiswa itu disalurkan oleh provinsi-provinsi baru lantaran keuangan yang kini terpangkas setelah pemekaran.

"Provinsi Papua ingin agar setelah ada pemisahan, pemekaran, anak-anak yang berasal dari daerah itu ya dibiayai oleh daerah asalnya dia," ungkapnya.

"Kalau dia dari Papua Tengah, ya Papua Tengah yang bayar. Kalau dia dari Pegunungan, ya Papua Pegunungan yang bayar Provinsi. Kalau dia Papua Selatan, ya Provinsi Papua Selatan," lanjutnya.

baca juga

Ia bahkan menyebut persoalan ini sudah menjadi perhatian dari Menteri Keuangan.

Tito berpesan agar jangan sampai nantinya para pelajar ini mengalami kendala hingga berhenti sekolahnya karena pembayaran beasiswa yang terhambat.

"Ini isu yang sangat penting sekali. kementerian keuangan ke luar negeri berapa kali sudah dia sampaikan sama saya. Anak-anak tersebut, kasihan. Keleleran," ucapnya.

Oleh karena itu, Tito meminta persoalan ini diselesaikan sesuai dengan arahan atau guideline yang sudah ia berikan.

Eks Kapolri itu ingin pembiayaan beasiswa ditanggung daerah asal dari tiap pelajar.

Selain itu, tiap kabupaten atau wilayah tingkat dua juga harus ikut urunan menyelesaikan masalah ini.

"Inventarisir asalnya mana dibelah-belah 4 Provinsi setelah itu dibayar oleh Provinsi masing-masing. Entah oleh Provinsinya atau mungkin dengan urunan dengan para Bupati yang asalnya kampungnya dari anak-anak itu," pungkas Tito.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendagri Lantik Agus Fatoni sebagai Pj Gubernur Papua, PSU Jadi Fokus Utama

Mendagri Lantik Agus Fatoni sebagai Pj Gubernur Papua, PSU Jadi Fokus Utama

News | Senin, 07 Juli 2025 | 17:06 WIB

Beasiswa LPDP Ditolak Kampus Top Dunia Viral Gegara Biaya Hidup? Ini Faktanya

Beasiswa LPDP Ditolak Kampus Top Dunia Viral Gegara Biaya Hidup? Ini Faktanya

News | Senin, 07 Juli 2025 | 13:28 WIB

4 Low pH Cleanser Aman untuk Rawat Skin Barrier, Harga Pelajar Rp47 Ribu!

4 Low pH Cleanser Aman untuk Rawat Skin Barrier, Harga Pelajar Rp47 Ribu!

Your Say | Minggu, 06 Juli 2025 | 13:24 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB