Tawuran Makin Meresahkan, Pemprov DKI Bakal Bentuk Satgas

Iwan Supriyatna, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 27 Juli 2025 | 12:15 WIB
Tawuran Makin Meresahkan, Pemprov DKI Bakal Bentuk Satgas
Ilustrasi tawuran menggunakan senjata tajam. (Suara.com)

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah strategis untuk menekan kejadian tawuran yang kian meresahkan warga Ibu Kota. Salah satu upaya yang tengah digodok adalah pembentukan satuan tugas khusus bernama Satgas di Jakarta Aman.

Hal ini disampaikan Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan. Ia mengatakan bahwa mekanisme pembentukan satgas ini masih dalam pembahasan intensif di internal Pemprov.

Nantinya, Satgas akan dipimpin oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI.

"Pembentukan satgas di Jakarta aman. Jadi, arahan Pak Gubernur bagaimana masyarakat ikut juga terlibat antisipasi kerawanan sosial di wilayahnya, nah itu keterlibatannya di situ," kata Satriadi kepada wartawan, Minggu (27/7/2025).

Tak hanya aparat, Satgas Aman nantinya juga akan melibatkan elemen masyarakat di akar rumput. Mereka yang akan dilibatkan di antaranya adalah para ketua RT, RW, hingga tokoh masyarakat setempat.

"Jadi pelibatannya ada (pengurus) RT, RW, hingga tokoh masyarakat," imbuhnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI telah menggelar rapat koordinasi lintas sektor guna mencari formula terbaik dalam mengatasi persoalan klasik seperti tawuran dan kemacetan yang kerap menghantui Jakarta.

“Tawuran di Jakarta seperti menjadi masalah turun-temurun dengan beragam penyebab. Karena itu, kehadiran Pemprov Jakarta untuk menangani masalah ini sangat dinanti oleh publik,” ujar Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Firdaus Ali.

Selain membentuk satgas, Pemprov juga membuka ruang kolaborasi dengan para akademisi. Psikolog dan kriminolog dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Jakarta dan sekitarnya akan diajak bekerja sama untuk menyusun strategi pencegahan yang lebih menyeluruh.

baca juga

Salah satu pendekatan yang disiapkan adalah kampanye publik bertajuk #JagaJakarta.

Kampanye ini nantinya akan dikawal oleh intensifikasi patroli oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) pada kamera pengawas CCTV.

Staf Khusus Gubernur Bidang Pembangunan Sumber Daya Manusia, Wisnu Permadi, menekankan pentingnya keberadaan satgas sebagai garda depan penanganan konflik.

“Satgas penertiban harus segera dibentuk, dan operasi lapangan tetap harus dijalankan secara masif,” tegas Wisnu.

Sementara itu, Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Yustinus Prastowo, menyoroti pentingnya penegakan hukum yang tegas dan konsisten terhadap pelaku tawuran.

"Perlu ada enforcement yang kuat. Teori ‘broken windows’, di mana pelanggaran kecil langsung ditindak, bisa diterapkan juga dalam konteks ini,” pungkas Prastowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Malam Nahas di Jembatan Parigi: Sorak Sorai Jadi Tangis, Nyawa Pelajar Melayang Demi Konten

Malam Nahas di Jembatan Parigi: Sorak Sorai Jadi Tangis, Nyawa Pelajar Melayang Demi Konten

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 21:55 WIB

Siang Jadi Satpam-Pegawai Bank, Malam Perang Bawa Celurit: Polisi Kaget Bongkar Geng Tawuran Jaktim

Siang Jadi Satpam-Pegawai Bank, Malam Perang Bawa Celurit: Polisi Kaget Bongkar Geng Tawuran Jaktim

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 19:47 WIB

Tawuran Maut Geng Kodam vs Geng Mantap di Ciracas Tewaskan Remaja, Polisi: Korban Kalah Jumlah

Tawuran Maut Geng Kodam vs Geng Mantap di Ciracas Tewaskan Remaja, Polisi: Korban Kalah Jumlah

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 17:12 WIB

Terkini

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:40 WIB

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:32 WIB

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:28 WIB

5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan

5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:42 WIB

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:32 WIB

5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil

5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:25 WIB

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:40 WIB

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:00 WIB

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:28 WIB

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:53 WIB

×