Drama Penyelamatan Santri Ponpes Al Khoziny, Tim Rescue Surabaya Bertaruh Maut di Bawah Reruntuhan

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 02 Oktober 2025 | 11:02 WIB
Drama Penyelamatan Santri Ponpes Al Khoziny, Tim Rescue Surabaya Bertaruh Maut di Bawah Reruntuhan
Tim SAR gabungan berusaha mengevakuasi korban reruntuhan bangunan di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo. [Kantor SAR Kelas A Surabaya]
  • Tim rescue gabungan dari Surabaya dan Basarnas melakukan operasi penyelamatan yang sangat sulit dan berbahaya
  • Beberapa santri, termasuk Yusuf, Haikal, dan Deni, berhasil diselamatkan hidup-hidup
  • Selain upaya fisik, tim penyelamat juga memberikan dukungan psikologis dengan terus berkomunikasi dan memberikan logistik kepada korban 

Suara.com - Jeritan lirih dari balik celah sempit reruntuhan bangunan menjadi pemacu adrenalin bagi tim rescue gabungan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo. Dalam sebuah operasi penyelamatan yang digambarkan sebagai pertaruhan nyawa, para pahlawan kemanusiaan ini berjuang tanpa lelah untuk mengevakuasi para santri yang terperangkap pasca-insiden tragis.

Proses evakuasi yang berlangsung sejak Rabu (1/10/2025) ini dipenuhi momen-momen dramatis dan menegangkan. Tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, bersama Basarnas dan unsur lainnya, harus menyusup ke ruang-ruang berbahaya yang lebarnya tak lebih dari ukuran kepala orang dewasa.

Melansir laman Pemkot Surabaya, Kamis (2/10/2025), Kepala DPKP Kota Surabaya, Laksita Rini Sevriani, menggambarkan betapa ekstremnya kondisi di lapangan. Medan yang sempit dan tumpukan material bangunan yang labil menjadi tantangan terbesar.

"Memang situasinya, kondisinya, sangat sulit. Dengan alat yang kita miliki, seperti kamera dan live detector memungkinkan teman-teman bisa memantau posisi dan kondisi para korban," kata Laksita Rini.

Berkat teknologi dan keberanian tim, beberapa santri berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup. Nama-nama seperti Yusuf, Haikal, dan Deni kini menjadi simbol harapan di tengah duka.

"Alhamdulillah tim rescue bisa menyelamatkan. Kemarin yang awalnya kan ada Yusuf sama Haikal," jelas Laksita.

Namun, proses penyelamatan tidaklah mudah. Evakuasi Yusuf berjalan lebih dulu, tetapi nasib Haikal berada di ujung tanduk. Posisinya sangat sulit, tubuhnya terjepit material reruntuhan dan terhalang jenazah temannya. Tim gabungan harus memutar otak, mencari strategi paling aman untuk menariknya keluar tanpa menyebabkan cedera lebih parah atau memicu reruntuhan susulan.

"Kondisi Haikal sangat sulit karena punggungnya terjepit dan tertutup bordes atau material reruntuhan lain. Namun, ia akhirnya berhasil diselamatkan. Saat dievakuasi, Haikal berada dalam status kuning, yang berarti masih memerlukan perawatan intensif di rumah sakit," terang Laksita.

Di tengah upaya fisik yang menguras tenaga, tim rescue juga memainkan peran krusial sebagai penyemangat. Mereka terus mengajak para santri yang terperangkap untuk berkomunikasi, menjaga agar kesadaran dan semangat hidup mereka tidak padam.

"Anak-anak (santri) banyak, dan masih ada teriak-teriakan. Tim mengajak santri berkomunikasi untuk memberikan dukungan moral, seperti sabar ya nak, serta memberikan semangat kepada anak-anak bahwa tim akan menolong," ungkapnya.

Bahkan, dalam kondisi yang nyaris mustahil, tim berhasil memberikan makanan dan minuman kepada korban yang hanya bisa menggerakkan tangannya, seperti yang dialami Haikal. "Meskipun dengan tertatih-tatih, karena kalau bergeser korban sangat susah," ujarnya.

Laksita Rini mengakui bahwa ini adalah salah satu misi penyelamatan paling menantang yang pernah dihadapi timnya. Risiko semakin besar karena gempa yang terjadi pada Selasa (30/9/2025) malam dikhawatirkan membuat struktur bangunan semakin tidak stabil, mengancam nyawa korban dan tim penyelamat.

"Medannya cukup sulit dan ini memang tantangan yang sangat luar biasa bagi tim rescue. Mereka menyusup dengan cuma ketinggian berapa senti dengan satu kepala, sampai mepet-mepet dengan material," imbuhnya.

DPKP Surabaya mengerahkan dua tim rescue yang bekerja dalam sistem shift, memastikan operasi penyelamatan bisa berjalan tanpa henti di berbagai sisi reruntuhan, bahu-membahu dengan Basarnas dan tim gabungan lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penampakan Ponpes Al Khoziny Sebelum dan Sesudah Ambruk: Tiang Penyangga Disorot

Penampakan Ponpes Al Khoziny Sebelum dan Sesudah Ambruk: Tiang Penyangga Disorot

Tekno | Kamis, 02 Oktober 2025 | 09:38 WIB

Publik Soroti Ponpes Ambruk Renggut Nyawa: Kelalaian Pembangunan atau Takdir?

Publik Soroti Ponpes Ambruk Renggut Nyawa: Kelalaian Pembangunan atau Takdir?

Lifestyle | Rabu, 01 Oktober 2025 | 17:36 WIB

Tinjau Langsung Ponpes Al Khoziny yang Ambruk, Begini Pesan Menag Nasaruddin Umar

Tinjau Langsung Ponpes Al Khoziny yang Ambruk, Begini Pesan Menag Nasaruddin Umar

News | Rabu, 01 Oktober 2025 | 16:57 WIB

Musala Ponpes Al Khoziny Ambruk, DPR Minta Investigasi dan Sanksi

Musala Ponpes Al Khoziny Ambruk, DPR Minta Investigasi dan Sanksi

Your Say | Rabu, 01 Oktober 2025 | 16:34 WIB

5 Kejanggalan Bangunan Musala Pondok Pesantren Al Khoziny, Roboh Timpa 100 Santri yang Sedang Salat

5 Kejanggalan Bangunan Musala Pondok Pesantren Al Khoziny, Roboh Timpa 100 Santri yang Sedang Salat

News | Rabu, 01 Oktober 2025 | 15:59 WIB

5 Fakta Musala Pondok Pesantren Al Khoziny Ambruk: Telan Korban Jiwa, Belum Punya IMB?

5 Fakta Musala Pondok Pesantren Al Khoziny Ambruk: Telan Korban Jiwa, Belum Punya IMB?

Lifestyle | Rabu, 01 Oktober 2025 | 15:21 WIB

Sejarah Ponpes Al Khoziny, Bangunan Musala Ambruk saat Santri Salat Ashar

Sejarah Ponpes Al Khoziny, Bangunan Musala Ambruk saat Santri Salat Ashar

Lifestyle | Rabu, 01 Oktober 2025 | 12:16 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB