Proyek Whoosh Diacak-acak, Pakar Ungkap Hubungan Prabowo-Jokowi: Sudah Retak tapi Belum Terbelah

Agung Sandy Lesmana

Sabtu, 01 November 2025 | 11:36 WIB
Proyek Whoosh Diacak-acak, Pakar Ungkap Hubungan Prabowo-Jokowi: Sudah Retak tapi Belum Terbelah
Proyek Whoosh Diacak-acak, Pakar Ungkap Hubungan Prabowo-Jokowi: Sudah Retak tapi Belum Terbelah
  • Hubungan Prabowo dan Jokowi disebut sudah retak
  • Analis politik menanggap tanda keretakan itu berkaitan dengan megaproyek di era Jokowi yang kini 'diganggu' di era Prabowo, salah satunya pengusutan korupsi proyek Whoosh.
  • Meski retak, Prabowo disebut tetap tidak bisa menjauhkan Jokowi karena membutuhkan dukungan politiknya. 

Suara.com - Analis politik, Ray Rangkuti menyebut jika hubungan mantan Presiden Jokowi dan Presiden ke-8 RI, Prabowo Subianto sudah retak. Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia mengungkap penyebab keretakan hubungan Jokowi dan Prabowo.

Dipantau dalam siniar yang tayang di akun Youtube Abraham Samad SPEAK UP, Ray Rangkuti menyebut tanda-tanda keretakan itu berkaitan dengan dua proyek mercusuar di era pemerintahan Jokowi yang kini 'dicak-acak'.

Salah satunya berkaitan dengan dugaan kasus korupsi proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) yang kini sedang diusut oleh KPK.

Selain Whoosh, megaproyek Ibu Kota Negara (IKN) yang gaungkan di era Jokowi seolah dibiarkan saat pemerintahan Prabowo. Menurutnya, proyek IKN dan kereta Whoosh menjadi ikon Jokowi.

"Nah, sekarang dua-duanya seperti mandek nih, dipatahkan. Kalau IKN-nya Mandek secara apa? politik ya dan fisik di pembangunannya, Whoosh ini diulik-ulik soal kemungkinan korupsinya," beber Ray dikutip pada Sabtu (1/11/2025).

"Artinya dua ikon Pak Jokowi ini kok diganggu. Apakah Pak Prabowo membiarkannya? Ya, kalau dia enggak melakukan apa-apa ya tentu karena dia membiarkannya, sederhana itu," imbuh Ray.

Pengamat Politik Ray Rangkuti (Bidik layar)
Pengamat Politik Ray Rangkuti (Bidik layar)

Atas dua megaproyek yang sedang menjadi sorotan karena bermasalah, Ray secara blak-blakan menyebut jika hubungan Jokowi-Prabowo sudah retak.

"Saya kan selalu mengatakan bahwa Pak Prabowo ini hubungannya dengan Pak Joko ini retak kan? Retak. Tinggal belum terbelah tapi sudah retak. Oke. Kalau ibarat ibarat gelas ininya sudah kelihatan ya, tapi belum terbelah," ungkapnya.

Meski hubungan dianggap sedang memanas, Ray menganggap Prabowo sangat mustahil bakal menjauh dari Jokowi. Sebab, menurutnya, bagaimanapun Prabowo membutuhkan dukungan Jokowi untuk melanggengkan ambisi politiknya.

"Karena Pak Prabowo tetap membutuhkan sayap Pak Jokowi kan. Karena bagaimanapun mungkin ee terap tersedia orang-orang yang katakanlah mendukung Pak Jokowi kan. Dan itu dibutuhkan secara politik oleh Pak Pak Prabowo. Sehingga dengan begitu diretakkan saja tapi jangan dibelah," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Fakta Kasus Narkoba Onad: Dicokok Lagi Santuy Bareng Istri hingga Diduga Sempat Tenggak Ekstasi

5 Fakta Kasus Narkoba Onad: Dicokok Lagi Santuy Bareng Istri hingga Diduga Sempat Tenggak Ekstasi

News | Sabtu, 01 November 2025 | 08:55 WIB

Jokowi Pecat Menteri Kritik Kereta Whoosh, Said Didu: Jadi Luhut Tahu Dong Siapa yang Bikin Busuk?

Jokowi Pecat Menteri Kritik Kereta Whoosh, Said Didu: Jadi Luhut Tahu Dong Siapa yang Bikin Busuk?

News | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 10:54 WIB

Heboh Undi Doorprize di Acara Mancing Gratis, Tupoksi Gibran Disorot: Wapres Rasa Lurah

Heboh Undi Doorprize di Acara Mancing Gratis, Tupoksi Gibran Disorot: Wapres Rasa Lurah

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 17:43 WIB

Sebut Kereta Whoosh buat Investasi Sosial, Profesor Ini Sindir Jokowi: Makanya Kuliah yang Benar

Sebut Kereta Whoosh buat Investasi Sosial, Profesor Ini Sindir Jokowi: Makanya Kuliah yang Benar

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 15:41 WIB

Terkini

Satu Tewas Akibat Bencana Gempa Sulteng! Istana Koordinasi Demi Pemulihan Sigi dan Palu

Satu Tewas Akibat Bencana Gempa Sulteng! Istana Koordinasi Demi Pemulihan Sigi dan Palu

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:08 WIB

Prabowo Gelar Rapat di Hambalang, Terima Laporan soal Haji hingga Pendidikan

Prabowo Gelar Rapat di Hambalang, Terima Laporan soal Haji hingga Pendidikan

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:58 WIB

KPK Sudah Selidiki Kasus MBG Lebih Dulu, Terbuka Jika Kejagung Mau Koordinasi

KPK Sudah Selidiki Kasus MBG Lebih Dulu, Terbuka Jika Kejagung Mau Koordinasi

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:45 WIB

KPK Minta Tambah Anggaran Rp762 Miliar, Sahroni: Tanggung, Rp5 Triliun Sekalian!

KPK Minta Tambah Anggaran Rp762 Miliar, Sahroni: Tanggung, Rp5 Triliun Sekalian!

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:37 WIB

Guru Besar UI Bongkar Keanehan Program MBG, Data Stunting dan Lokasi Dapur Tak Nyambung

Guru Besar UI Bongkar Keanehan Program MBG, Data Stunting dan Lokasi Dapur Tak Nyambung

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:35 WIB

ACSET Pastikan Proyek Dikerjakan dengan Tata Kelola yang Baik

ACSET Pastikan Proyek Dikerjakan dengan Tata Kelola yang Baik

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:26 WIB

Prabowo Tak Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Pilih Fokus Selesaikan Urusan Dalam Negeri

Prabowo Tak Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Pilih Fokus Selesaikan Urusan Dalam Negeri

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:22 WIB

1,4 Juta Lansia Terancam Tak Dapat Bantuan, Gus Ipul Minta Tambah Anggaran Rp22 T

1,4 Juta Lansia Terancam Tak Dapat Bantuan, Gus Ipul Minta Tambah Anggaran Rp22 T

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:17 WIB

PT USU Diduga Redam Kasus Pemerkosaan Buruh Tuli, Korban Di-PHK dan Pelaku Dipindah ke Luar Provinsi

PT USU Diduga Redam Kasus Pemerkosaan Buruh Tuli, Korban Di-PHK dan Pelaku Dipindah ke Luar Provinsi

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:13 WIB

Polisi Disebut Sulit Memahami Korban, Kasus Pemerkosaan Buruh Tuli di Madina Berlarut-larut

Polisi Disebut Sulit Memahami Korban, Kasus Pemerkosaan Buruh Tuli di Madina Berlarut-larut

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:01 WIB