Wamendagri Wiyagus Tekankan Pentingnya Integritas dan Profesionalisme Penyelenggara Pemilu

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 06 November 2025 | 17:52 WIB
Wamendagri Wiyagus Tekankan Pentingnya Integritas dan Profesionalisme Penyelenggara Pemilu
Wamendagri Akhmad Wiyagus saat memberikan sambutan pada Pelantikan dan Pembekalan Tim Pemeriksa Daerah Tahun 2025–2026 di Hotel Mercure Convention Ancol, Jakarta (Dok: Kemendagri)

Suara.com - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya penyelenggara Pemilu menjaga integritas, etika, dan profesionalisme. Hal tersebut menjadi pijakan utama agar penyelenggaraan Pemilu semakin berkualitas dan terpercaya. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi pun dapat terus meningkat.

Hal itu disampaikan Wiyagus saat memberikan sambutan pada Pelantikan dan Pembekalan Tim Pemeriksa Daerah Tahun 2025–2026 di Hotel Mercure Convention Ancol, Jakarta, Kamis (6/11/2025). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Wiyagus mengatakan, pelantikan dan pembekalan Tim Pemeriksa Daerah merupakan momentum strategis untuk membangun sinergi, menyamakan persepsi, serta meneguhkan komitmen aparatur DKPP beserta Tim Pemeriksa Daerah. Melalui langkah tersebut, diharapkan Tim Pemeriksa Daerah mampu menjalankan tugas secara profesional dan beretika dalam melakukan pengawasan maupun pemeriksaan pelanggaran kode etik penyelenggara Pemilu.

“Saya mengapresiasi tinggi atas dedikasi Saudara-Saudara yang terpilih sebagai Tim Pemeriksa Daerah. Tugas ini tidak mudah karena melibatkan keberanian, integritas, dan pemahaman mendalam terhadap regulasi Pemilu, serta etika penyelenggaraan,” jelasnya.

Berkaca dari pelaksanaan Pemilu 2024, dirinya optimistis Tim Pemeriksa Daerah dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga kehormatan penyelenggara serta memperkuat citra Pemilu sebagai wahana demokrasi yang bersih dan terpercaya. Ia menilai, Pemilu 2024 merupakan ujian besar bagi demokrasi Indonesia karena dinamika politik yang cukup kompleks. Pelaksanaan Pemilu tersebut juga menjadi tantangan baru dalam konteks pengawasan dan penegakan kode etik penyelenggara.

Wiyagus menilai, terdapat sejumlah capaian yang patut diapresiasi, seperti meningkatnya partisipasi masyarakat dan transparansi dalam penanganan sengketa. Selain itu, adanya adaptasi teknologi informasi dalam penyelenggaraan Pemilu turut memberikan kemudahan, meski juga menghadirkan tantangan dalam pengawasan dan keamanan data. Karena itu, ia mengapresiasi berbagai pihak yang terlibat dalam menyukseskan Pemilu 2024.

“Khususnya kepada penyelenggara Pemilu, KPU, Bawaslu, DKPP, dan penyelenggara ad hoc di pusat sampai dengan daerah, sehingga dalam pelaksanaannya berjalan aman dan lancar,” ujarnya.

Namun, ia juga mengingatkan masih adanya tantangan yang perlu diperhatikan, seperti dugaan pelanggaran kode etik, tekanan politik, serta perlunya peningkatan kapasitas penyelenggara di daerah.

“Evaluasi ini menjadi bahan refleksi dan pijakan penting bagi kita semua untuk melakukan perbaikan berkelanjutan agar kualitas dan kredibilitas Pemilu ke depan semakin meningkat,” kata Wiyagus.

baca juga

Ia menegaskan lima arah strategis penguatan integritas dan etika penyelenggara Pemilu yang harus diperhatikan Tim Pemeriksa Daerah. Kelima hal tersebut meliputi: penegakan kode etik secara tegas dan adil; penguatan kapasitas serta kompetensi penyelenggara; kemandirian dan ketahanan institusi; transparansi dan akuntabilitas; serta kolaborasi dan sinergi antarlembaga.

“Semoga kegiatan pelantikan dan pembekalan ini membawa manfaat besar dan menjadi pijakan kokoh dalam memperbaiki dan memperkuat penyelenggaraan Pemilu di Indonesia,” tandasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DKPP Heddy Lugito, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mochammad Afifuddin, serta pejabat terkait lainnya.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perluas Inklusi Keuangan Daerah, Wamendagri Wiyagus Tekankan Pentingnya Peran TPAKD

Perluas Inklusi Keuangan Daerah, Wamendagri Wiyagus Tekankan Pentingnya Peran TPAKD

News | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 10:25 WIB

Jabat Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua, Wamendagri Ribka Siap Kawal Program Pembangunan

Jabat Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua, Wamendagri Ribka Siap Kawal Program Pembangunan

News | Kamis, 09 Oktober 2025 | 14:22 WIB

Strategi Baru Tito Karnavian: 3 Wamendagri Diberi 'Kavling' Wilayah, dari Sumatera hingga Papua

Strategi Baru Tito Karnavian: 3 Wamendagri Diberi 'Kavling' Wilayah, dari Sumatera hingga Papua

News | Kamis, 09 Oktober 2025 | 12:27 WIB

Akhmad Wiyagus jadi Wamendagri, Tito Karnavian Senang Punya 3 Wamen: Tugas Saya jadi Lebih Ringan

Akhmad Wiyagus jadi Wamendagri, Tito Karnavian Senang Punya 3 Wamen: Tugas Saya jadi Lebih Ringan

News | Kamis, 09 Oktober 2025 | 11:11 WIB

Dari KPK ke Istana: Profil Akhmad Wiyagus, Jenderal Integritas Kini Jadi Wamendagri

Dari KPK ke Istana: Profil Akhmad Wiyagus, Jenderal Integritas Kini Jadi Wamendagri

News | Rabu, 08 Oktober 2025 | 17:02 WIB

Akhmad Wiyagus Resmi jadi Wamendagri, Benjamin Paulus jadi Wamenkes

Akhmad Wiyagus Resmi jadi Wamendagri, Benjamin Paulus jadi Wamenkes

News | Rabu, 08 Oktober 2025 | 15:51 WIB

Terkini

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

×