Bagaimana Sistem Agroforestri Menghidupkan Kembali Lahan Bekas Tambang di Malang?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 07 November 2025 | 13:03 WIB
Bagaimana Sistem Agroforestri Menghidupkan Kembali Lahan Bekas Tambang di Malang?
Bagaimana Sistem Agroforestri Menghidupkan Kembali Lahan Bekas Tambang di Malang? (Dok. Freepik)
    • Sistem agroforestri di lahan bekas tambang Gunung Gede mulai menunjukkan tanda pemulihan ekosistem setelah satu tahun diterapkan.
    • BRIN dan DLH Malang menyusun pedoman ilmiah untuk rehabilitasi berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat dan sektor swasta.
    • Program ini dikembangkan menjadi laboratorium edukatif serta sistem pemantauan digital berbasis teknologi.

Suara.com - Setahun sejak sistem agroforestri diterapkan di kawasan bekas tambang Gunung Gede, Desa Sumbersejo, Malang, tanda-tanda kehidupan kembali muncul.

Tanah yang dulu tandus kini mulai subur, ditumbuhi beragam vegetasi baru, dan perlahan memulihkan ekosistem yang sempat rusak akibat aktivitas tambang.

Menurut Titut Yulistyarini, Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Ekologi BRIN, perubahan nyata terlihat setelah satu tahun pendampingan.

“Tanah yang semula tandus kini menunjukkan peningkatan kesuburan dan keanekaragaman vegetasi,” ujarnya dalam kegiatan diseminasi hasil kajian bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang.

Ilustarsi - Siapa Saja Pemegang Saham Terbesar PT Merdeka Gold Resources Tbk /freepik
Ilustarsi - Siapa Saja Pemegang Saham Terbesar PT Merdeka Gold Resources Tbk /freepik

Keberhasilan ini berkat sistem tanaman sisipan seperti nangka, kelengkeng, jambu air, mangga, dan kelapa genjah. Kombinasi tanaman produktif dan pohon pelindung menciptakan ekosistem yang lebih stabil sekaligus memberi nilai ekonomi bagi masyarakat.

Peneliti BRIN lainnya, Sugeng Budiharta, menyebut pihaknya tengah menyusun protokol rehabilitasi lahan bekas tambang agar hasil penelitian dapat dijadikan pedoman ilmiah nasional. “Rehabilitasi bukan hanya soal menumbuhkan vegetasi, tetapi juga melibatkan masyarakat dan memperbaiki fungsi ekologis lahan pascatambang,” katanya.

Dari sisi kebijakan, muncul gagasan agar nilai serapan karbon dari lahan rehabilitasi masuk dalam skema pajak karbon perusahaan. DLH Provinsi Jawa Timur juga mengusulkan pengukuran laju erosi tanah sebelum dan sesudah rehabilitasi untuk menilai efektivitas pemulihan.

Tak hanya fokus pada lingkungan, proyek ini juga membuka ruang bagi pendidikan ekologi. Camat Gedangan, Teguh Susetyo, berencana menjadikan area ini sebagai laboratorium hidup bagi pelajar.

“Kami ingin anak-anak belajar langsung mengenal tanaman dan perannya menjaga alam,” ujarnya.

DLH Kabupaten Malang menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kolaborasi lintas sektor.

Melalui program SIMPLE BANG +++ (Sistem Pemulihan Lahan Eks Tambang Berkelanjutan), pemda kini dapat memantau kondisi lahan secara digital, mulai dari proses penanaman hingga kontribusi CSR perusahaan.

Plt. Kepala DLH Malang, Ahmad Dzulfikar Nurrahman, menyimpulkan: “Pemulihan lahan bukan hanya soal menanam pohon. Ini tentang mengembalikan fungsi ekosistem dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat.”

Upaya ini menjadi bukti bahwa pendekatan berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan partisipasi warga dapat menghadirkan harapan baru bagi lanskap yang sempat rusak.

Penulis: Muhamad Ryan Sabiti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Bongkar Bisnis Emas Ilegal di Kuansing Riau, Dua Orang Dicokok

Polisi Bongkar Bisnis Emas Ilegal di Kuansing Riau, Dua Orang Dicokok

News | Jum'at, 07 November 2025 | 10:07 WIB

Tak Hadir Lagi di Sidang Sengketa Tambang Nikel Haltim, Dirut PT WKS Pura-pura Sakit?

Tak Hadir Lagi di Sidang Sengketa Tambang Nikel Haltim, Dirut PT WKS Pura-pura Sakit?

News | Kamis, 06 November 2025 | 21:00 WIB

Konflik Lahan di Lebak Memanas, DPR Panggil Perusahaan dan KLHK

Konflik Lahan di Lebak Memanas, DPR Panggil Perusahaan dan KLHK

News | Kamis, 06 November 2025 | 22:25 WIB

Terkini

Rano Karno Bawa Jakarta Kolaborasi dengan Milan, Ruang Publik Bakal Lebih Artistik

Rano Karno Bawa Jakarta Kolaborasi dengan Milan, Ruang Publik Bakal Lebih Artistik

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 07:17 WIB

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 22:00 WIB

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:00 WIB

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:51 WIB

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:06 WIB

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB