TOURISE 2025 Dibuka di Riyadh: Menteri Pariwisata Arab Saudi Bicara Inovasi dan Kolaborasi

Vania Rossa

Selasa, 11 November 2025 | 18:35 WIB
TOURISE 2025 Dibuka di Riyadh: Menteri Pariwisata Arab Saudi Bicara Inovasi dan Kolaborasi
Menteri Pariwisata Arab Saudi, H.E. Ahmed Al-Khateeb. (Suara.com/Vania)
baca 10 detik
    • TOURISE 2025 resmi dibuka di Riyadh dengan pidato Menteri Pariwisata Arab Saudi, menghadirkan forum bagi sektor publik, swasta, dan LSM untuk membahas pengembangan pariwisata.
    • Event ini menyoroti tantangan tenaga kerja, digitalisasi, dan peran perempuan serta generasi muda dalam industri pariwisata global yang menyumbang 10% PDB dunia.
    • Selama tiga hari, peserta akan berdiskusi, bertukar gagasan, dan merancang strategi untuk masa depan pariwisata, sambil menikmati suasana santai di Riyadh.

Suara.com - Pembukaan event TOURISE di Riyadh resmi digelar dengan opening speech dari Menteri Pariwisata Arab Saudi, H.E. Ahmed Al-Khateeb. Event ini hadir sebagai wadah baru untuk mempertemukan sektor publik, sektor swasta, dan LSM dalam satu ekosistem pariwisata yang komprehensif.

Menteri Pariwisata Arab Saudi yang juga sekaligus ketua TOURISE ini menyampaikan, sejak dimulainya pengembangan sektor pariwisata di Saudi Arabia pada 2019, pihaknya telah menghadiri berbagai konferensi dan pameran di seluruh dunia. Namun, mereka menemukan adanya kesenjangan: belum ada platform di mana pemerintah, sektor swasta, dan lembaga non-profit dapat bertemu sekaligus untuk berdiskusi dan merencanakan strategi pengembangan pariwisata secara terintegrasi.

Dari situ, lahirlah ide TOURISE, sebuah forum yang menggabungkan seluruh ekosistem pariwisata mulai dari agen perjalanan, platform digital, maskapai penerbangan, bandara, mobilitas, akomodasi, hingga sektor F&B dan teknologi pendukung industri.

“Ekosistem pariwisata tidak hanya tentang perjalanan. Saat berlibur, wisatawan menggunakan maskapai dan bandara untuk mencapai tujuan, tetapi ketika sampai, mereka menghabiskan waktu di destinasi melalui aktivitas belanja, kuliner, dan hiburan. Semua elemen ini harus disatukan untuk melayani lebih dari 1,5 miliar wisatawan global yang bepergian setiap tahun, dengan proyeksi meningkat hingga 2,5 hingga 3 miliar pada 2035,” ujarnya dalam opening keynote di Riyadh, Selasa (11/11/2025).

Menteri Pariwisata Arab Saudi menekankan perlunya kolaborasi antara sektor publik dan swasta untuk menghadapi tantangan tenaga kerja di sektor pariwisata.

Berdasarkan laporan terbaru, sektor ini menyerap sekitar 357 juta pekerja atau 10% dari tenaga kerja global, dan diperkirakan akan menambah 90 juta pekerjaan baru pada 2034. Namun, akan ada kesenjangan sekitar 40 juta pekerjaan yang perlu diisi.

TOURISE bertujuan menjadi ruang diskusi selama tiga hari ke depan, di mana lebih dari 50 menteri pariwisata dari berbagai negara akan membahas solusi terkait tenaga kerja, investasi, konektivitas, serta teknologi dan AI dalam industri pariwisata.

Menteri juga menyoroti pentingnya menjaga sentuhan manusia dalam layanan pariwisata, terutama bagi interaksi langsung dengan wisatawan, di tengah era digitalisasi dan AI.

“40% pekerjaan di sektor ini dikerjakan oleh perempuan dan 80% oleh generasi muda. Ini merupakan sektor terbaik untuk menciptakan peluang kerja global bagi wanita dan pemuda, termasuk di negara-negara kecil, pulau, dan wilayah berkembang,” tambahnya.

baca juga

Event TOURISE menekankan pendekatan kolaboratif dan praktis, bukan formalitas semata. Para peserta akan menghabiskan tiga hari untuk berdiskusi, bertukar gagasan, dan menyusun strategi, sekaligus menikmati suasana santai di Riyadh.

Sektor pariwisata global sendiri menyumbang sekitar 10% dari PDB dunia atau sekitar 11 triliun dolar AS, sekaligus 10% dari total lapangan kerja global.

Menteri Pariwisata menutup pidatonya dengan menyampaikan harapan agar semua peserta menikmati event ini sebagai forum global yang menyenangkan, produktif, dan inovatif.

“TOURISE adalah acara kita, forum ini akan digelar setiap tahun di Riyadh untuk membahas tantangan dan peluang di sektor yang sangat penting ini. Nikmati tiga hari ini, mari bersenang-senang sambil merancang masa depan pariwisata global,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vakum Empat Bulan, Bandara Dhoho Kediri Resmi Beroperasi Lagi

Vakum Empat Bulan, Bandara Dhoho Kediri Resmi Beroperasi Lagi

Foto | Selasa, 11 November 2025 | 09:00 WIB

Jejak Gurun dengan Wajah Futuristik, Pilihan Wisata Arab Saudi Kini Tak Hanya Ibadah

Jejak Gurun dengan Wajah Futuristik, Pilihan Wisata Arab Saudi Kini Tak Hanya Ibadah

Lifestyle | Selasa, 11 November 2025 | 02:55 WIB

AI Buka Babak Baru Pariwisata Global: Agentic Tourism Siap Ubah Cara Dunia Bepergian

AI Buka Babak Baru Pariwisata Global: Agentic Tourism Siap Ubah Cara Dunia Bepergian

Lifestyle | Minggu, 09 November 2025 | 17:41 WIB

Terkini

Kepalanya Busuk, Bawahnya Pasti Busuk! BEM UI Meradang Usai Aksi Bawa Keranda Dihadang

Kepalanya Busuk, Bawahnya Pasti Busuk! BEM UI Meradang Usai Aksi Bawa Keranda Dihadang

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:51 WIB

Kado Keranda Mayat BEM UI Dilucuti Polisi, Demo #MatinyaReformasiPolri Ricuh

Kado Keranda Mayat BEM UI Dilucuti Polisi, Demo #MatinyaReformasiPolri Ricuh

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:47 WIB

Tarif Transjabodetabek Bisa Berubah Total, Pola Jauh-Dekat Beda Harga

Tarif Transjabodetabek Bisa Berubah Total, Pola Jauh-Dekat Beda Harga

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:47 WIB

Buntut 5 Peserta Tewas, Kemhan Pangkas Durasi Latihan SPPI Jadi 2 Pekan

Buntut 5 Peserta Tewas, Kemhan Pangkas Durasi Latihan SPPI Jadi 2 Pekan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:39 WIB

Disekat Mulai dari Pintu Masuk! Begini Skenario Ketat Sidang Perdana dr Tifa Besok

Disekat Mulai dari Pintu Masuk! Begini Skenario Ketat Sidang Perdana dr Tifa Besok

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:33 WIB

Drama Penyekapan Senen: Korban yang Disekap dan Dirantai Kini Dilaporkan Kasus Pencurian

Drama Penyekapan Senen: Korban yang Disekap dan Dirantai Kini Dilaporkan Kasus Pencurian

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:20 WIB

Buntut Tragedi 5 Peserta Meninggal, Kemenhan Hapus Materi Militer dan Senjata di Program SPPI

Buntut Tragedi 5 Peserta Meninggal, Kemenhan Hapus Materi Militer dan Senjata di Program SPPI

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:19 WIB

Usai Serahkan Diri, Bupati dan Sekda Kuansing Resmi Pakai Rompi Tahanan KPK

Usai Serahkan Diri, Bupati dan Sekda Kuansing Resmi Pakai Rompi Tahanan KPK

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:12 WIB

Buntut 5 Peserta Meninggal, Kemenhan Hapus Latihan Militer di Program SPPI

Buntut 5 Peserta Meninggal, Kemenhan Hapus Latihan Militer di Program SPPI

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:10 WIB

Minyak Dunia Sudah Murah, Kenapa Harga Pertamax Masih Rp16 Ribu?

Minyak Dunia Sudah Murah, Kenapa Harga Pertamax Masih Rp16 Ribu?

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:59 WIB

×