Satgas Pangan Cek 61 Titik, Temukan Satu Pedagang di Jakarta Jual Beras di Atas HET

Erick Tanjung, Muhammad Yasir

Rabu, 12 November 2025 | 07:53 WIB
Satgas Pangan Cek 61 Titik, Temukan Satu Pedagang di Jakarta Jual Beras di Atas HET
Ketua Satgas Pangan Polda Metro Jaya, Kombes Edy Suranta Sitepu melakukan pengecekan harga beras di Pasar Pos Pengumben, Jakarta Barat, Selasa (11/11/2025). [Suara.com/Yasir]
baca 10 detik
  • Satgas Pangan cek 61 titik, temukan satu pedagang jual beras di atas HET.

  • Dari 34 pedagang yang ditegur, 33 di antaranya kini patuhi aturan harga.

  • Pemerintah akan terus melakukan pengawasan untuk memastikan stabilitas harga beras di pasaran.

Suara.com - Satuan Tugas atau Satgas Pangan Polda Metro Jaya menemukan satu pedagang yang masih menjual beras di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) saat melakukan pengecekan serentak di 61 titik penjualan di wilayah DKI Jakarta. Pedagang tersebut adalah pemilik Toko Uni di Pasar Pos Pengumben, Jakarta Barat.

Ketua Satgas Pangan yang juga menjabat sebagai Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Edy Suranta Sitepu, mengatakan bahwa pengecekan ini bertujuan untuk memastikan kepatuhan pedagang terhadap HET, ketersediaan stok, dan kelancaran distribusi.

"Kami mengimbau kepada seluruh pedagang untuk mematuhi ketentuan harga yang telah ditetapkan pemerintah agar stabilitas pangan tetap terjaga,” jelas Edy kepada wartawan, Rabu (12/11/2025).

Ketua Satgas Pangan Polda Metro Jaya, Kombes Edy Suranta Sitepu melakukan pengecekan harga beras di Pasar Pos Pengumben, Jakarta Barat, Selasa (11/11/2025). [Suara.com/Yasir]
Ketua Satgas Pangan Polda Metro Jaya, Kombes Edy Suranta Sitepu melakukan pengecekan harga beras di Pasar Pos Pengumben, Jakarta Barat, Selasa (11/11/2025). [Suara.com/Yasir]

Kegiatan ini dilakukan Satgas Pangan Polda Metro Jaya bersama Bapanas, Perum Bulog, serta dinas-dinas terkait di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Edy menyebut, dari 34 pedagang yang sebelumnya telah diberi surat teguran karena menjual di atas HET, 33 di antaranya kini telah menyesuaikan harga jualnya.

Adapun HET yang berlaku untuk wilayah Jakarta (zona I) adalah Rp14.900/kg untuk beras premium, Rp13.500/kg untuk beras medium, dan Rp12.500/kg untuk beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Selain pengawasan, Satgas Pangan juga terus memonitor penyaluran beras melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang telah mendistribusikan lebih dari 2,4 juta kilogram beras di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

"Kami bersama instansi terkait akan terus melaksanakan pengecekan dan pemantauan langsung di lapangan untuk memastikan harga, stok, dan distribusi beras tetap stabil," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aliff Ali Diduga Poligami Tanpa Izin, Nuning Irpana Lapor Polda Metro Jaya

Aliff Ali Diduga Poligami Tanpa Izin, Nuning Irpana Lapor Polda Metro Jaya

Your Say | Rabu, 12 November 2025 | 06:05 WIB

Ikut Terluka hingga Tulis Pesan 'DIE', Pelaku Bom SMAN 72 Jakarta Sengaja Ledakkan Kepala Sendiri?

Ikut Terluka hingga Tulis Pesan 'DIE', Pelaku Bom SMAN 72 Jakarta Sengaja Ledakkan Kepala Sendiri?

News | Selasa, 11 November 2025 | 21:29 WIB

'Tak Punya Tempat Curhat', Polisi Beberkan Latar Belakang Psikologis Pelaku Bom SMA 72 Jakarta

'Tak Punya Tempat Curhat', Polisi Beberkan Latar Belakang Psikologis Pelaku Bom SMA 72 Jakarta

News | Selasa, 11 November 2025 | 20:44 WIB

Terkini

Ada Bukti CCTV! Korban Pencurian di Jakpus Protes Kasus Malah Dihentikan Polisi

Ada Bukti CCTV! Korban Pencurian di Jakpus Protes Kasus Malah Dihentikan Polisi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 09:21 WIB

Gugat Polisi dan Jaksa di Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo Jalani Sidang Praperadilan Hari Ini

Gugat Polisi dan Jaksa di Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo Jalani Sidang Praperadilan Hari Ini

News | Senin, 29 Juni 2026 | 09:02 WIB

Media Iran Terang-terangan Sebut Teheran Tak Punya Pilihan Perlu Bangun Senjata Nuklir

Media Iran Terang-terangan Sebut Teheran Tak Punya Pilihan Perlu Bangun Senjata Nuklir

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:38 WIB

Gambir Siaga! 1.045 Polisi Kawal Demo Mahasiswa Paniai dan Front Anti Militerisme

Gambir Siaga! 1.045 Polisi Kawal Demo Mahasiswa Paniai dan Front Anti Militerisme

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:36 WIB

Iran Serukan Negara Tetangga Blokir Pesawat Tempur Asing Demi Kedamaian di Timur Tengah

Iran Serukan Negara Tetangga Blokir Pesawat Tempur Asing Demi Kedamaian di Timur Tengah

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:21 WIB

Evakuasi Berjam-jam Pakai Alat Berat, Balita di Tebet Tewas Terperosok Lubang Proyek 4 Meter

Evakuasi Berjam-jam Pakai Alat Berat, Balita di Tebet Tewas Terperosok Lubang Proyek 4 Meter

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:09 WIB

Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak

Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:45 WIB

Hari Ini! MK Putuskan Nasib UU Polri hingga Gugatan Peradilan Militer

Hari Ini! MK Putuskan Nasib UU Polri hingga Gugatan Peradilan Militer

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:39 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:30 WIB

Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu

Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:20 WIB

×