Sisi Gelap Taman Daan Mogot, Disebut Jadi Lokasi Prostitusi Sesama Jenis Tiap Tengah Malam

Bangun Santoso

Kamis, 13 November 2025 | 16:16 WIB
Sisi Gelap Taman Daan Mogot, Disebut Jadi Lokasi Prostitusi Sesama Jenis Tiap Tengah Malam
Ilustrasi prostitusi/psk. (Shutterstock)
baca 10 detik
  • Area pertamanan di Jalan Daan Mogot, Cengkareng, diduga menjadi titik panas prostitusi sesama jenis yang aktif beroperasi setiap malam, mulai pukul 22.00 WIB
  • Para pelaku, yang diyakini bukan warga lokal, datang menggunakan sepeda motor dan mobil lalu berkumpul di area taman yang gelap untuk melakukan transaksi
  • Menurut kesaksian pedagang setempat, praktik ilegal ini telah berlangsung lama namun hingga kini belum tersentuh penertiban dari aparat yang berwenang

Suara.com - Keramaian Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, ternyata menyimpan sisi gelap yang tak terduga saat malam tiba. Sebuah area pertamanan di kawasan tersebut diduga kuat telah beralih fungsi menjadi lokasi transaksi prostitusi sesama jenis, sebuah praktik yang diungkapkan terang-terangan oleh warga sekitar.

Aktivitas terlarang ini diakui sudah menjadi rahasia umum bagi mereka yang beraktivitas di sana hingga larut malam. Salah satunya adalah Acong, seorang pedagang kaki lima yang setiap hari menyaksikan langsung pemandangan yang meresahkan tersebut.

Menurutnya, area taman yang minim penerangan menjadi titik kumpul para pelaku.

"Iya (prostitusi sesama jenis pria), orang-orang pada berhenti aja. Pada berhenti di situ motornya. (Aktivitas prostitusi dilakukan) di area yang gelap di sana. Itu benar (ada prostitusi sesama jenis pria)," ungkap Acong saat ditemui wartawan di lokasi, sebagaimana dilansir Antara, Kamis (13/11/2025).

Pola aktivitasnya pun sangat teratur. Acong membeberkan bahwa "jam sibuk" praktik ini dimulai menjelang tengah malam, saat lalu lintas utama mulai lengang dan pengawasan dirasa mengendur.

"Jam 10, jam 11, jam 12 (malam), udah pada mulai tuh. Tiap malam. Lihat aja nanti malam kalau mau kontrol," ujarnya sambil terus melayani pembeli.

Yang lebih mengkhawatirkan, menurut Acong, praktik ini bukanlah fenomena baru. Ia menyebut aktivitas ini telah berlangsung cukup lama tanpa adanya tindakan penertiban yang terlihat dari aparat berwenang.

"Udah lama, udah lama. Belum (belum ada penertiban)," tukasnya.

Acong juga mengamati bahwa para pelaku yang datang bukanlah warga dari lingkungan sekitar. Mereka adalah para pendatang yang sengaja menjadikan taman tersebut sebagai lokasi pertemuan.

baca juga

"Bukan, bukan warga sini. Jadi dia datang, orangnya yang pakai motor. Berhenti di situ motornya. Nunggu di dalam semua (masuk ke area gelap). Gue (saya) mah ngelihatin doang aja. Gue bilang itu apaan dah," tutur Acong menceritakan pengamatannya.

Moda transportasi yang digunakan pun beragam. Meskipun mayoritas datang menggunakan sepeda motor untuk mempermudah akses, tidak jarang mobil pribadi juga terlihat berhenti di sekitar lokasi.

"Ada (mobil) kadang-kadang berhenti, tapi kebanyakan motor," tambahnya.

Saat ditanya lebih jauh mengenai penampilan para pelaku, Acong meyakini mereka adalah pria penyuka sesama jenis, bukan transpuan atau waria.

"Homo (homoseksual/gay) kayaknya sih. Bukan waria, (tapi) homo," tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pemerintah setempat terkait dugaan maraknya aktivitas prostitusi sesama jenis yang meresahkan warga di fasilitas publik ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gagal Dievakuasi, Mobil SUV Hitam Malah Tercebur di Aliran Sungai Daan Mogot Kebon Jeruk

Gagal Dievakuasi, Mobil SUV Hitam Malah Tercebur di Aliran Sungai Daan Mogot Kebon Jeruk

News | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 16:42 WIB

Kupang Diguncang Kasus Prostitusi Online Anak, Menteri PPPA Ungkap Fakta Mengejutkan

Kupang Diguncang Kasus Prostitusi Online Anak, Menteri PPPA Ungkap Fakta Mengejutkan

News | Kamis, 16 Oktober 2025 | 21:54 WIB

Diduga Jadi Sarang Prostitusi, 35 Bangunan Liar di Gang Royal Diratakan Satpol PP Jakbar

Diduga Jadi Sarang Prostitusi, 35 Bangunan Liar di Gang Royal Diratakan Satpol PP Jakbar

News | Kamis, 16 Oktober 2025 | 13:55 WIB

Detik-detik Mencekam di Daan Mogot: Pemotor Oleng, Terjatuh, Lalu Tewas Terlindas Truk Boks

Detik-detik Mencekam di Daan Mogot: Pemotor Oleng, Terjatuh, Lalu Tewas Terlindas Truk Boks

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 12:28 WIB

Tewas Terlindas Truk, Begini Pemicu Kecelakaan Tragis Pemotor Lansia di Daan Mogot Jakbar

Tewas Terlindas Truk, Begini Pemicu Kecelakaan Tragis Pemotor Lansia di Daan Mogot Jakbar

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 09:44 WIB

Tabrak Pembatas Jalan, Pemotor di Daan Mogot Tewas Terpental dan Terlindas Truk

Tabrak Pembatas Jalan, Pemotor di Daan Mogot Tewas Terpental dan Terlindas Truk

News | Selasa, 23 September 2025 | 19:30 WIB

Digerebek Satpol PP Diduga Sarang Prostitusi, Indekos di Jakbar Bak Hotel: 3 Lantai Diisi 20 Kamar!

Digerebek Satpol PP Diduga Sarang Prostitusi, Indekos di Jakbar Bak Hotel: 3 Lantai Diisi 20 Kamar!

News | Sabtu, 20 September 2025 | 10:37 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×