Kasus Gus Elham: Berapa Ancamam Hukuman Penjara Pelecehan Seksual Anak?

Ruth Meliana

Jum'at, 14 November 2025 | 12:44 WIB
Kasus Gus Elham: Berapa Ancamam Hukuman Penjara Pelecehan Seksual Anak?
Ilustrasi kekerasan seksual pada anak di bawah umur. [SuaraJogja.com / Ema Rohimah]

Suara.com - Mantan Menteri Perikanan dan Kelautan, Susi Pudjiastuti ikut mengecam tindakan Gus Elham Yahya. Sebelumnya, pemilik nama lengkap Mohammad Elham Yahya Luqman ini viral usai mencium anak kecil.

Tindakan Gus Elham sendiri menuai kecaman karena dianggap sebagai bentuk pelecehan seksual. Pertanyaan penting pun mulai muncul, jika Gus Elham terbukti bersalah, berapa ancaman hukuman penjara kasus pelecehan seksual anak?

Kecaman keras juga datang dari Susi Pudjiastuti. Dia langsung mendesak Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk menangkap Gus Elham.

Pendidikan Gus Elham Yahya disorot usai viral dirinya mencium seorang bocah perempuan. (krajan)
Pendidikan Gus Elham Yahya disorot usai viral dirinya mencium seorang bocah perempuan. (krajan)

Selain Susi Pudjiastuti, Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i dan Ketua PBNU, Alissa Wahid juga memberikan kecamannya kepada Gus Elham.

Yang terbaru, Susi Pudjiastuti mengunggah foto tangkapan layar pemberitaan yang memuat kecaman PBNU atas tindakan Gus Elham. Ia meminta seluruh pihak, terutama Alissa Wahid dan Kapolri, agar melihat tindakan Gus Elham dari kacamata hukum.

Menurut Susi, tindakan Gus Elham tidak bisa diselesaikan hanya dengan permintaan maaf. Harus ada langkah tegas berupa sanksi dan proses hukum.

“Mbak Alisa ini jelas pelecehan anak. Tangkap dan hukum. Pak Kapolri,” tulis Susi Pudjiastuti.

Unggahan  Susi di platform X tersebut mendapatkan banyak dukungan dari masyarakat. Sebagian besar warganet meminta Polri mengusut tuntas dugaan pelecehan yang melibatkan Da’I muda asal Kediri, Jawa Timur tersebut.

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai pelecehan seksual terhadap anak, sebaiknya ketahui dulu apa pengertian pelecehan seksual anak dan apa sanksinya. 

baca juga

Pengertian Pelecehan Seksual Anak

Ilustrasi pelecehan seksual. (Suara.com/Rochmat)
Ilustrasi pelecehan seksual. (Suara.com/Rochmat)

 

Pelecehan seksual terhadap anak adalah suatu bentuk tindakan yang dilakukan oleh orang dewasa atau orang yang lebih tua, dengan mengunakan anak untuk memuaskan kebutuhan seksualnya.

Bentuk pelecehan seksual beragam, seperti meminta atau menekan seorang anak untuk melakukan aktifitas seksual, memberikan paparan yang tidak senonoh dengan alat kelamin anak, dan melihat alat kelamin anak tanpa kontak fisik di luar tindakan medis.

Apabila merujuk ke Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, pelaku seksual adalah orang yang suka merendahkan atau meremehkan orang lain berkenaan dengan seks (jenis kelamin) atau berkenaan dengan perkara persetubuhan antara laki-laki dan perempuan.

Sanksi Pelecehan Seksual Anak

Ilustrasi pelecehan anak difabel di Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Provinsi Banten. (freepik.com)
Ilustrasi pelecehan anak (freepik)

 

 

Berdasarkan Pasal 1 angka 1 UU35/2014, anak adalah seseorang yang belum berusia 18 tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan.

Mengenai sanksi pelecehan seksual anak, seperti memegang area sensitif anak dan lain sebagainya, baik laki-laki atau perempuan, pada dasarnya perbuatan tersebut dapat dipidana berdasarkan UU Perlindungan Anak.

Pada dasarnya, setiap orang dilarang melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa, melakukan tipu muslihat, melakukan serangkaian kebohongan, atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul, sebagaimana diatur dalam Pasal 76E UU/2014.

Apabila merujuk kepada ketentuan Pasal 82 UU Perlindungan Anak telah diperbaharui oleh pasal 82 ayat (1) UU 17/2016, yang mengatur bahwa setiap orang yang melanggar ketentuan Pasal 76E UU 35/2014 berpotensi dipidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun serta denda paling banyak Rp5 miliar.

Apabila tindakan tersebut dilakukan oleh orang tua, wali, orang-orang yang mempunyai hubungan kelaurga, pengasuh anak, pendidik, tenaga kependidikan, aparat yang menangani perlindungan anak, atau dilakukan lebih dari satu orang secara bersama-sama, pidana ditambah 1/3 dari ancamana pidana sebagaimana dimaksud pada pasal 82 ayat (1) UU 17/2016.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jejak Digital Gus Elham Yahya Ngomong 'Cabul' saat Dakwah Juga Viral

Jejak Digital Gus Elham Yahya Ngomong 'Cabul' saat Dakwah Juga Viral

Lifestyle | Jum'at, 14 November 2025 | 10:58 WIB

3 Sumber Kekayaan Gus Elham Yahya yang Viral Cium Anak Kecil

3 Sumber Kekayaan Gus Elham Yahya yang Viral Cium Anak Kecil

Lifestyle | Jum'at, 14 November 2025 | 09:51 WIB

Biodata dan Pendidikan Gus Elham Yahya yang Viral Cium Anak Kecil

Biodata dan Pendidikan Gus Elham Yahya yang Viral Cium Anak Kecil

Lifestyle | Kamis, 13 November 2025 | 11:21 WIB

Terkini

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Bogor | Sabtu, 26 September 2026 | 20:18 WIB

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:15 WIB

Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi

Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:10 WIB

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:00 WIB

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:35 WIB

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Surakarta | Sabtu, 26 September 2026 | 19:34 WIB

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 19:13 WIB

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 19:06 WIB

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

News | Sabtu, 26 September 2026 | 19:05 WIB

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

×