RSUD Aceh Tamiang Kembali Buka, Warga Keluhkan Penyakit Kulit dan Gangguan Pernapasan Pascabanjir

Vania Rossa, Lilis Varwati

Jum'at, 12 Desember 2025 | 08:42 WIB
RSUD Aceh Tamiang Kembali Buka, Warga Keluhkan Penyakit Kulit dan Gangguan Pernapasan Pascabanjir
RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang buka layanan poliklinik darurat pascabanjir (dok. Ist)
baca 10 detik
  • RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang membuka layanan poliklinik darurat pada Rabu (10/12) di ruang belakang IGD akibat kerusakan parah pascabanjir.
  • Layanan darurat ini menangani peningkatan kasus penyakit kulit dan gangguan pernapasan yang dialami warga pasca bencana banjir.
  • Kebutuhan obat terpenuhi melalui bantuan eksternal karena sebagian besar stok lama tidak dapat digunakan sebab terendam lumpur.

Suara.com - RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang kembali membuka layanan poliklinik darurat setelah banjir besar melumpuhkan seluruh fasilitas rumah sakit. 

Sejak Rabu (10/12), layanan poli mulai berjalan meski bangunan utama masih rusak berat dan dipenuhi lumpur, sementara warga datang dengan keluhan penyakit kulit dan gangguan pernapasan yang meningkat pascabanjir.

Pelaksana pelayanan dari RS Kemenkes Adam Malik, dr. Ade Rachmat Yudiyanto, SpA(K), memastikan bahwa pembukaan poli darurat dilakukan di ruang belakang IGD. Seluruh layanan dipindahkan sementara karena struktur bangunan lama masih tidak layak digunakan.

“Yang penting pelayanan tidak berhenti. Ruangan ideal belum siap, tapi kita hidupkan dulu rumah sakitnya,” kata Ade dalam keterangannya, Jumat (12/12/2025).

Beberapa layanan yang mulai berjalan antara lain poli paru, rehabilitasi medik, penyakit dalam, kulit, kandungan, dan poli anak. Selain itu, sejumlah dokter umum dikerahkan untuk memperkuat triase IGD sekaligus membantu pemeriksaan poli.

Seluruh ruang pelayanan masih jauh dari standar karena bangunan lama terdampak lumpur tebal. Penataan dilakukan dengan memanfaatkan area yang paling memungkinkan digunakan.

“Meja pemeriksaan, tempat duduk pasien, hingga alur antrean dirancang sederhana agar aktivitas dapat tetap berlangsung tanpa menghambat pasien,” kata Ade.

Meski fasilitas jauh dari standar, antrean pasien sudah terlihat sejak pagi. Banyak warga memanfaatkan pembukaan poli darurat karena keluhan pascabanjir yang mulai merebak.

Keluhan terbanyak yang masuk antara lain infeksi kulit akibat air kotor serta gangguan pernapasan dari paparan lumpur dan lingkungan lembap. Dokter menempatkan layanan di meja terpisah sesuai poli, dengan petugas tambahan yang mengatur alur kedatangan pasien.

baca juga

Ade memperkirakan kondisi darurat akan berlangsung beberapa pekan hingga ruangan poli permanen selesai dibersihkan dan diperbaiki.

Meski masih dalam kondisi darurat, dipastikan kalau pasokan obat masih aman untuk mendukung IGD, perawatan darurat, dan poli. Sebagian besar stok obat lama tidak dapat digunakan karena terendam lumpur.

Menurut Ade, hanya kurang dari 10 persen obat lama yang dapat diselamatkan karena risiko kontaminasi.

“Daripada berisiko, lebih baik dibuang. Kita pakai yang benar-benar aman,” ujarnya.

Kebutuhan obat kini dipenuhi melalui bantuan RS Kemenkes Adam Malik, tim Universitas Indonesia, serta Perhimpunan Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Indonesia (PABOI). Bantuan yang datang termasuk obat infeksi, analgesik, obat kulit, dan perbekalan medis dasar.

Tim farmasi rumah sakit langsung menginventarisasi ulang stok yang masuk dan menata ruang penyimpanan sementara agar aman dari sisa lumpur.

“Dengan pasokan yang tersedia, pelayanan IGD, perawatan inap darurat, dan poli dapat berjalan tanpa gangguan. Tidak ada kasus yang tertunda karena kekurangan obat selama hari pertama,” tuturnya.

Ia menambahkan, ketersediaan obat saat ini telah lebih dari cukup, meski pengelolaan tetap dilakukan ketat karena situasi darurat masih berlangsung. Ruang penyimpanan obat sementara juga telah ditata agar distribusi lebih cepat dan aman dari sisa lumpur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fadil Jaidi Bagikan Kisah Pilu Detik-Detik Warga Tamiang Selamatkan Diri

Fadil Jaidi Bagikan Kisah Pilu Detik-Detik Warga Tamiang Selamatkan Diri

Your Say | Kamis, 11 Desember 2025 | 15:40 WIB

Update Bencana Sumatera 11 Desember: 971 Orang Meninggal, 255 Hilang

Update Bencana Sumatera 11 Desember: 971 Orang Meninggal, 255 Hilang

News | Kamis, 11 Desember 2025 | 12:21 WIB

Pemulihan Bertahap RSUD Muda Sedia: Kapan Layanan Operasi dan Rawat Jalan Kembali Normal?

Pemulihan Bertahap RSUD Muda Sedia: Kapan Layanan Operasi dan Rawat Jalan Kembali Normal?

News | Rabu, 10 Desember 2025 | 15:55 WIB

Terkini

Habiburokhman: HUT ke-80 Harus Jadi Momentum Polri Perkuat Kepercayaan Rakyat

Habiburokhman: HUT ke-80 Harus Jadi Momentum Polri Perkuat Kepercayaan Rakyat

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:24 WIB

Pramono Bidik Pasar Baru Jadi Myeongdong Versi Jakarta

Pramono Bidik Pasar Baru Jadi Myeongdong Versi Jakarta

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:20 WIB

Gelombang Panas Eropa Makin Mematikan: Krisis Kesehatan Hingga Ancam Ketahanan Energi Nasional

Gelombang Panas Eropa Makin Mematikan: Krisis Kesehatan Hingga Ancam Ketahanan Energi Nasional

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:07 WIB

Prabowo: Kita Butuh Kritik, Tapi Jangan Biarkan Demokrasi Dibajak Pemilik Modal!

Prabowo: Kita Butuh Kritik, Tapi Jangan Biarkan Demokrasi Dibajak Pemilik Modal!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:03 WIB

Pramono Ultimatum Plaza Senayan dan Senayan City: Bangun Akses Penghubung atau Pajaknya Dinaikkan

Pramono Ultimatum Plaza Senayan dan Senayan City: Bangun Akses Penghubung atau Pajaknya Dinaikkan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:57 WIB

Putusan MK Final, Pilkada Tetap Langsung! PKB: Jangan Debat Lagi, Saatnya Tekan Biaya Politik

Putusan MK Final, Pilkada Tetap Langsung! PKB: Jangan Debat Lagi, Saatnya Tekan Biaya Politik

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:50 WIB

Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik

Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:46 WIB

Diplomasi AS - Iran Memanas, Utusan Donald Trump Kejar Kesepakatan Damai di Qatar

Diplomasi AS - Iran Memanas, Utusan Donald Trump Kejar Kesepakatan Damai di Qatar

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:27 WIB

Putusan MK Soal Pilkada Langsung Dinilai Beri Kepastian Hukum, Ini Alasannya

Putusan MK Soal Pilkada Langsung Dinilai Beri Kepastian Hukum, Ini Alasannya

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:06 WIB

Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno

Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:21 WIB

×