Hujan Deras Jumat Sore, Warga Pela Mampang Dikepung Banjir, Ketinggian Air Ada yang Mencapai 60 Cm

Dwi Bowo Raharjo, Adiyoga Priyambodo

Jum'at, 12 Desember 2025 | 18:52 WIB
Hujan Deras Jumat Sore, Warga Pela Mampang Dikepung Banjir, Ketinggian Air Ada yang Mencapai 60 Cm
Ilustrasi banjir di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Hujan deras pada Jumat (12/12/2025) menyebabkan luapan Kali Krukut dan Kali Mampang di Jakarta Selatan.
  • Sebanyak sepuluh Rukun Tetangga di Jaksel, terutama Pela Mampang, tergenang air setinggi 40 sampai 60 sentimeter.
  • BPBD mengerahkan personel gabungan untuk menyedot genangan dan berkoordinasi agar situasi cepat tertangani.

Suara.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Jumat (12/12/2025) sore menyebabkan sejumlah RT di Jakarta terendam banjir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat terdapat 10 Rukun Tetangga (RT) dan satu ruas jalan yang terendam air hingga pukul 18.00 WIB.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, membeberkan data terbaru mengenai wilayah yang terdampak bencana hidrometeorologi tersebut.

Wilayah yang paling parah terdampak berada di Jakarta Selatan, khususnya di Kelurahan Pela Mampang yang mencatatkan sembilan RT tergenang.

Selain itu, satu RT di Kelurahan Cilandak Barat juga dilaporkan mengalami kondisi serupa akibat curah hujan yang ekstrem.

Ketinggian air di kawasan pemukiman warga tersebut bervariasi cukup tinggi, yakni antara 40 hingga 60 sentimeter.

Yohan menyebutkan bahwa fenomena ini tidak hanya disebabkan oleh curah hujan tinggi, melainkan juga akibat luapan Kali Krukut dan Kali Mampang.

"Situasi masih dalam penanganan," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Tak hanya pemukiman, banjir setinggi 15 sentimeter juga menggenangi satu ruas jalan di Jalan Poltangan Raya, Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa.

baca juga

Pihak BPBD DKI Jakarta saat ini telah mengerahkan personel gabungan untuk memonitor kondisi genangan secara langsung di setiap wilayah terdampak.

Koordinasi intensif terus dilakukan bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat).

Fokus utama tim di lapangan adalah melakukan penyedotan genangan serta memastikan tali-tali air berfungsi dengan optimal.

Pihaknya juga menggandeng para lurah dan camat setempat guna menyiapkan kebutuhan dasar bagi para penyintas yang terdampak banjir.

Terkait target penanganan situasi ini, Yohan memberikan pernyataan tegas mengenai estimasi waktu penanganan.

"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

18 Hari Mengungsi, Korban Banjir Pidie Jaya Butuh Tenda untuk Kembali ke Kampung Halaman

18 Hari Mengungsi, Korban Banjir Pidie Jaya Butuh Tenda untuk Kembali ke Kampung Halaman

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 17:11 WIB

Kementerian ESDM Audit Tambang Emas Martabe yang Terafiliasi ASII, Diduga Perparah Banjir Sumatera

Kementerian ESDM Audit Tambang Emas Martabe yang Terafiliasi ASII, Diduga Perparah Banjir Sumatera

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2025 | 16:45 WIB

PLTU Labuhan Angin dan Pangkalan Susu Tetap Beroperasi di Tengah Banjir Sumut

PLTU Labuhan Angin dan Pangkalan Susu Tetap Beroperasi di Tengah Banjir Sumut

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2025 | 16:19 WIB

5 Rekomendasi Motor Matic Kebal Banjir untuk Musim Hujan: Bodi Tangguh, Mulai 15 Jutaan

5 Rekomendasi Motor Matic Kebal Banjir untuk Musim Hujan: Bodi Tangguh, Mulai 15 Jutaan

Otomotif | Jum'at, 12 Desember 2025 | 17:06 WIB

Banjir Aceh-Sumatera: Solidaritas Warga Lari Kencang, Birokrasi Tertinggal

Banjir Aceh-Sumatera: Solidaritas Warga Lari Kencang, Birokrasi Tertinggal

Your Say | Jum'at, 12 Desember 2025 | 16:15 WIB

Terkini

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:55 WIB

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan

PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia

Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara

Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:29 WIB

Lagu Om Zein Dinilai Lecehkan Perempuan, Dianggap Humor Pun Tidak Lucu!

Lagu Om Zein Dinilai Lecehkan Perempuan, Dianggap Humor Pun Tidak Lucu!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:17 WIB

×