Akses Bireuen-Aceh Tengah Kembali Tersambung, Jembatan Bailey Teupin Mane Resmi Rampung

Andi Ahmad S | Suara.com

Minggu, 14 Desember 2025 | 22:44 WIB
Akses Bireuen-Aceh Tengah Kembali Tersambung, Jembatan Bailey Teupin Mane Resmi Rampung
Sejumlah kendaraan menyebrangi aliran Sungai Teupin Mane dari wilayah Aceh Tengah menuju Bireuen, Provinsi Aceh, menggunakan jembatan bailey yang dipasang oleh TNI bersama masyarakat. ANTARA/HO-Sekretariat Kabinet.

Akses Bireuen-Aceh Tengah kembali tersambung setelah Jembatan Bailey Teupin Mane rampung. Ini memulihkan logistik pascabanjir.

Pemasangan jembatan darurat itu cepat karena kerja keras TNI dan Kementerian PU, dipimpin KSAD Maruli, atas arahan Presiden.

Pemerintah kini mengebut pembangunan 50 jembatan bailey di Aceh dan Sumatera Utara sebagai urat nadi pemulihan ekonomi dan mobilitas.

Suara.com - Kabar melegakan akhirnya datang bagi masyarakat Provinsi Aceh, khususnya warga Kabupaten Bireuen dan Kabupaten Aceh Tengah. Setelah sempat terisolasi akibat putusnya infrastruktur vital pasca banjir bandang dahsyat pada 25 November 2025 lalu, jalur logistik dan mobilitas warga kini kembali terbuka.

Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, secara resmi mengumumkan bahwa jembatan darurat atau jembatan bailey yang membentang di atas Sungai Teupin Mane telah selesai dipasang dan siap dilintasi.

Rampungnya jembatan ini merupakan hasil kerja keras para prajurit TNI setempat bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang berpacu dengan waktu.

“Jembatan bailey di Teupin Mane, Bireuen, Provinsi Aceh kini telah tersambung, menghubungkan Bireuen dengan Aceh Tengah,” kata Seskab Teddy Indra Wijaya, dilansir dari Antara, Minggu (14/12/2025).

Pengerjaan jembatan ini bukan perkara mudah. Tim di lapangan harus menghadapi tantangan teknis yang berat, mengingat arus Sungai Teupin Mane masih cukup deras pasca bencana. Namun, urgensi kebutuhan masyarakat membuat tim gabungan bekerja siang malam tanpa henti.

Seskab Teddy menjelaskan betapa krusialnya infrastruktur ini bagi pemulihan ekonomi warga.

“Dengan kondisi medan yang menantang, lebar sungai mencapai kurang lebih 180 meter, jembatan sementara tersebut menjadi urat nadi penting untuk memulihkan kembali akses darat yang terputus akibat banjir besar dan derasnya arus sungai,” ujar Seskab Teddy.

Kecepatan pengerjaan ini tidak lepas dari atensi langsung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam kunjungan kerjanya ke Aceh pada 7 Desember 2025, Presiden melihat langsung dampak kerusakan dan memberikan mandat khusus kepada jajaran TNI AD.

“1 minggu yang lalu, Bapak Presiden memerintahkan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak beserta jajaran untuk segera membangun jembatan bailey di berbagai jembatan yang putus dan diharapkan jalanan yang terputus dapat tersambung dengan segera,” sambung Seskab Teddy.

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, yang ditunjuk Presiden sebagai Komandan Satgas Jembatan untuk Pemulihan Dampak Bencana Sumatera, memimpin langsung operasi pemulihan konektivitas ini.

Jembatan Teupin Mane hanyalah satu dari sekian banyak infrastruktur yang sedang dikebut pengerjaannya. Pemerintah menyadari bahwa pemulihan Aceh dan Sumatera Utara tidak bisa ditunda. Saat ini, operasi besar-besaran sedang berlangsung di berbagai titik bencana.

“Saat ini, tengah dibangun 50 jembatan bailey. Pemerintah melalui Kementerian PU bersama TNI AD dan masyarakat bahu-membahu membangun jembatan sementara ini agar mobilitas warga kembali berjalan dan distribusi logistik semakin lancar,” kata Seskab Teddy.

Saat meninjau lokasi beberapa waktu lalu, Presiden Prabowo didampingi sederet pejabat tinggi negara, mulai dari Menteri PU Dody Hanggodo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, hingga Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Kehadiran mereka menegaskan bahwa negara hadir secara utuh untuk rakyat Aceh.

"Ini kita lihat salah satu jembatan bailey yang mereka kerja terus (untuk menyelesaikannya, red.), diharapkan satu minggu sudah bisa buka, dan dari sini bisa terus untuk membuka tiga jembatan lagi yang menuju Bener Meriah dan Takengon ke atas," kata Presiden Prabowo kala itu.

Kini, janji satu minggu tersebut telah lunas terbayar. Tersambungnya kembali Bireuen dan Aceh Tengah diharapkan menjadi katalisator bangkitnya aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat yang sempat lumpuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jurus 'Dewa Penyelamat' UB Selamatkan 36 Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera

Jurus 'Dewa Penyelamat' UB Selamatkan 36 Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera

News | Minggu, 14 Desember 2025 | 22:10 WIB

Kerugian Akibat Bencana di Aceh Timur Capai Rp5,39 Triliun, Berpotensi Bertambah

Kerugian Akibat Bencana di Aceh Timur Capai Rp5,39 Triliun, Berpotensi Bertambah

Bisnis | Minggu, 14 Desember 2025 | 22:04 WIB

Prabowo Panggil Menteri ke Hambalang, Ada Target Soal Pembangunan Hunian Korban Bencana

Prabowo Panggil Menteri ke Hambalang, Ada Target Soal Pembangunan Hunian Korban Bencana

News | Minggu, 14 Desember 2025 | 22:01 WIB

Pemulihan Bencana Sumatra Butuh Rp51 Triliun, AHY: Fokus Utama Pulihkan Jalan dan Jembatan

Pemulihan Bencana Sumatra Butuh Rp51 Triliun, AHY: Fokus Utama Pulihkan Jalan dan Jembatan

News | Minggu, 14 Desember 2025 | 18:27 WIB

Harga Diri Bangsa vs Air Mata Korban Bencana Sumatera, Sosok Ini Sebut Donasi Asing Tak Penting

Harga Diri Bangsa vs Air Mata Korban Bencana Sumatera, Sosok Ini Sebut Donasi Asing Tak Penting

News | Minggu, 14 Desember 2025 | 16:21 WIB

Alarm Keras DPR ke Pemerintah: Jangan Denial Soal Bibit Siklon 93S, Tragedi Sumatra Cukup

Alarm Keras DPR ke Pemerintah: Jangan Denial Soal Bibit Siklon 93S, Tragedi Sumatra Cukup

News | Minggu, 14 Desember 2025 | 15:04 WIB

Terkini

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:43 WIB

Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?

Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:20 WIB

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:45 WIB

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:25 WIB