Terdampak Bencana, Sekitar 20 Ribu Calon Jemaah Haji Asal Sumatra Terancam Gagal Berangkat?

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 23 Desember 2025 | 19:29 WIB
Terdampak Bencana, Sekitar 20 Ribu Calon Jemaah Haji Asal Sumatra Terancam Gagal Berangkat?
Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Komisi VIII DPR RI rapat tertutup dengan Menteri Haji pada Selasa (23/12/2025) bahas jadwal haji 2026.
  • DPR memberikan payung hukum khusus Menteri Haji untuk mengatasi kendala jemaah terdampak bencana alam.
  • Jemaah terdampak tiga provinsi diberikan perpanjangan pelunasan, atau kuota dialihkan untuk keberangkatan 2027.

Suara.com - Komisi VIII DPR RI menggelar rapat kerja tertutup bersama Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) M. Irfan Yusuf di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/12/2025).

Rapat darurat yang digelar di masa reses ini fokus membahas kepastian jadwal penyelenggaraan ibadah haji 2026, khususnya bagi jemaah di wilayah terdampak bencana Sumatra dan Aceh.

Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, mengungkapkan bahwa pihaknya memberikan "payung hukum" khusus bagi Menteri Haji untuk mengambil langkah-langkah kedaruratan.

Hal ini menyusul adanya kendala teknis dan ekonomi yang dialami calon jemaah haji di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatra Barat, akibat musibah bencana alam.

"Kami memberikan ruang bagi Menteri Haji, apabila jadwal tidak bisa dikerjakan sesuai rencana karena situasi darurat, ada pasal yang memungkinkan pengambilan langkah kebijakan tertentu namun tetap dalam koridor undang-undang," ujar Marwan usai rapat.

Marwan menekankan pentingnya kepastian jadwal mulai dari pelunasan biaya haji hingga penetapan status istithaah (kemampuan kesehatan).

Ia juga mewanti-wanti agar pengelompokan terbang (kloter) dilakukan secara disiplin untuk menghindari kekacauan penempatan jemaah seperti tahun-tahun sebelumnya.

Menteri Haji dan Umrah, M. Irfan Yusuf (Gus Irfan), mengapresiasi dukungan DPR RI terkait fleksibilitas aturan tersebut.

Ia memaparkan, terdapat sekitar 20.000 calon jemaah di tiga provinsi terdampak yang progres pelunasannya masih tersendat.

baca juga

Data saat ini menunjukkan persentase pelunasan di Sumatra Barat baru mencapai 60 persen, Sumatera Utara 60 persen, dan Aceh menjadi yang terendah dengan 51 persen.

“Kami berupaya sekuat tenaga agar jadwal tetap ditepati. Namun, karena bencana ini, ada kemungkinan beberapa daerah tertunda pemenuhan jadwalnya," kata Gus Irfan dalam kesempatan yang sama.

Ia menjelaskan, kementerian akan memberikan kelonggaran berupa perpanjangan waktu pelunasan bagi jemaah di wilayah bencana.

Namun, jika hingga batas waktu yang ditentukan kuota tetap tidak terserap, pemerintah terpaksa akan mengambil langkah tegas demi menyelamatkan kuota nasional.

“Kalau sampai hari tertentu tetap tidak bisa terlunasi, ada kemungkinan kuota tersebut kita oper ke provinsi lain. Jemaah yang terdampak ini akan dipersiapkan untuk keberangkatan tahun 2027," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ICW Tuding KPK Lamban, 2 Laporan Korupsi Kakap Mengendap Tanpa Kabar

ICW Tuding KPK Lamban, 2 Laporan Korupsi Kakap Mengendap Tanpa Kabar

News | Selasa, 23 Desember 2025 | 18:56 WIB

Menperin Minta Jemaah Haji Utamakan Produk Dalam Negeri: Dapat 2 Pahala

Menperin Minta Jemaah Haji Utamakan Produk Dalam Negeri: Dapat 2 Pahala

Bisnis | Senin, 22 Desember 2025 | 20:18 WIB

Langkah Keliru Danantara: Akuisisi Hotel di Mekkah Dinilai Berisiko dan Tabrak Mandat Investasi

Langkah Keliru Danantara: Akuisisi Hotel di Mekkah Dinilai Berisiko dan Tabrak Mandat Investasi

Bisnis | Senin, 22 Desember 2025 | 13:39 WIB

59 Persen Calon Jamaah Haji Telah Melunasi BIPIH Melalui BSI

59 Persen Calon Jamaah Haji Telah Melunasi BIPIH Melalui BSI

Bisnis | Sabtu, 20 Desember 2025 | 16:39 WIB

MPR Dukung Kampung Haji, Dinilai Bikin Jemaah Lebih Tenang dan Aman Beribadah

MPR Dukung Kampung Haji, Dinilai Bikin Jemaah Lebih Tenang dan Aman Beribadah

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 17:07 WIB

Seleksi PPIH Untuk Haji 2026 Dibuka, Jumlah Pendaftar Pecahkan Rekor Tertinggi Tembus 11 Ribu

Seleksi PPIH Untuk Haji 2026 Dibuka, Jumlah Pendaftar Pecahkan Rekor Tertinggi Tembus 11 Ribu

News | Kamis, 18 Desember 2025 | 17:28 WIB

7 Fakta Kunci Pemeriksaan Gus Yaqut di KPK, Dicecar 9 Jam soal Kuota Haji

7 Fakta Kunci Pemeriksaan Gus Yaqut di KPK, Dicecar 9 Jam soal Kuota Haji

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 14:45 WIB

Terkini

Tak Cuma Hiburan, BagaimanaSeni Bisa Jadi Jalan untuk Menggerakkan Aksi Iklim

Tak Cuma Hiburan, BagaimanaSeni Bisa Jadi Jalan untuk Menggerakkan Aksi Iklim

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 12:33 WIB

MediaTek C10 Max Bawa Performa AI 55 TOPS, Siap Jadi Penantang Snapdragon X

MediaTek C10 Max Bawa Performa AI 55 TOPS, Siap Jadi Penantang Snapdragon X

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 12:33 WIB

Buku Hakim Sarmin Presiden Kita: Membaca Politik Lewat Tawa dalam Dua Lakon

Buku Hakim Sarmin Presiden Kita: Membaca Politik Lewat Tawa dalam Dua Lakon

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 12:30 WIB

Limbah Data Center Perusahaan Teknologi Ini Diduga Bawa Bakteri Berbahaya ke Air Kota

Limbah Data Center Perusahaan Teknologi Ini Diduga Bawa Bakteri Berbahaya ke Air Kota

News | Jum'at, 25 September 2026 | 12:30 WIB

Jangan Sembarangan, Ban Mobil Listrik Ternyata Perlu Perhatian Khusus

Jangan Sembarangan, Ban Mobil Listrik Ternyata Perlu Perhatian Khusus

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 12:28 WIB

Dari Tenun hingga Songket, Pertamina Siap Hadirkan Produk Unggulan UMK di Kriyanusa 2026

Dari Tenun hingga Songket, Pertamina Siap Hadirkan Produk Unggulan UMK di Kriyanusa 2026

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 12:21 WIB

Apakah Benar Akan Ada Pemadaman Internet Selama 3 Hari? Ini Penjelasan Komdigi

Apakah Benar Akan Ada Pemadaman Internet Selama 3 Hari? Ini Penjelasan Komdigi

News | Jum'at, 25 September 2026 | 12:16 WIB

3 Rekomendasi Moisturizer Fungal Acne Safe Lokal, Bebas Minyak dan Redakan Gatal

3 Rekomendasi Moisturizer Fungal Acne Safe Lokal, Bebas Minyak dan Redakan Gatal

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 12:12 WIB

Muncul Daratan Seluas 32,8 Hektare Dekat Anak Krakatau: Pulau Baru?

Muncul Daratan Seluas 32,8 Hektare Dekat Anak Krakatau: Pulau Baru?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 12:09 WIB

Mata Kiri Kedutan Terus? Ini Arti Menurut Primbon Jawa dan Penjelasan Medis

Mata Kiri Kedutan Terus? Ini Arti Menurut Primbon Jawa dan Penjelasan Medis

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 12:07 WIB

×