Tunjukkan Empati, Warga Bukittinggi Rayakan Tahun Baru di Jam Gadang Tanpa Pesta Kembang Api

Erick Tanjung

Kamis, 01 Januari 2026 | 13:27 WIB
Tunjukkan Empati, Warga Bukittinggi Rayakan Tahun Baru di Jam Gadang Tanpa Pesta Kembang Api
Ilustrasi--Kawasan Jam Gadang, di Bukittinggi, Sumatera Barat. [Antara/Iggoy el Fitra].
baca 10 detik
  • Warga Bukittinggi rayakan tahun baru di Jam Gadang tanpa pesta kembang api.
  • Hal ini sebagai bentuk empati terhadap para korban bencana di Sumatra Barat.
  • Meskipun tanpa kembang api, kawasan Jam Gadang tetap dipadati oleh pengunjung.

Suara.com - Masyarakat Kota Bukittinggi, Sumatra Barat, menunjukkan empati mendalam terhadap para korban bencana dengan tidak menggelar pesta kembang api saat perayaan malam pergantian tahun di pelataran Jam Gadang, Rabu (31/12/2025) malam.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengatakan bahwa ia bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengawasi langsung momen tersebut. Sebelumnya, pemerintah kota memang telah mengeluarkan surat edaran yang melarang perayaan berlebihan.

"Sejak awal sudah kami imbau tidak ada pesta tahun baru. Alhamdulillah, masyarakat mau mendengarkan. Walaupun kepadatan tetap sama, tapi tidak ada letusan kembang api di kawasan Jam Gadang," katanya pada Kamis (1/1/2026) dini hari.

Keputusan untuk tidak menggelar pesta ini merupakan kesepakatan bersama antara Pemkot Bukittinggi, TNI, dan Polri sebagai bentuk solidaritas terhadap kondisi musibah di berbagai daerah di Sumatra Barat, termasuk di Kabupaten Agam yang hingga kini masih dilanda longsor susulan.

Jam Gadang Tetap Padat Pengunjung

Meskipun tanpa pesta kembang api, pelataran Jam Gadang tetap dipadati oleh warga dan wisatawan. Arus kedatangan pengunjung berlangsung sejak malam hari hingga detik-detik pergantian tahun.

"Masyarakat tidak berkurang dari tahun lalu, padat seperti biasanya. Aktivitas mereka lebih didominasi dengan berkumpul dan berswafoto," jelas Ramlan.

Petugas gabungan juga berpatroli untuk memastikan tidak ada perayaan berlebihan, dengan melakukan pengalihan arus lalu lintas di sekitar Jam Gadang untuk memecah konsentrasi massa.

"Selamat tahun baru, semoga kita semua dijauhkan dari bencana," pungkas Wali Kota. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DLH DKI Jakarta Angkut 91 Ton Sampah Sisa Perayaan Malam Tahun Baru

DLH DKI Jakarta Angkut 91 Ton Sampah Sisa Perayaan Malam Tahun Baru

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 12:29 WIB

Berkat Ribuan Pasukan Oranye, Jakarta Kembali Kinclong Usai Malam Tahun Baru 2026

Berkat Ribuan Pasukan Oranye, Jakarta Kembali Kinclong Usai Malam Tahun Baru 2026

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 12:12 WIB

Malam Tahun Baru Memanas, Tawuran Remaja Nyaris Meletus di Flyover Klender

Malam Tahun Baru Memanas, Tawuran Remaja Nyaris Meletus di Flyover Klender

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 12:06 WIB

Terkini

Bukan Negara Vigilante: Mengapa Penyekapan Karyawan di Senen Berlangsung 21 Hari Tanpa Terdeteksi?

Bukan Negara Vigilante: Mengapa Penyekapan Karyawan di Senen Berlangsung 21 Hari Tanpa Terdeteksi?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:59 WIB

Lagu Bupati Purwakarta Dinilai Bias Gender, Partai Diminta Beri Teguran

Lagu Bupati Purwakarta Dinilai Bias Gender, Partai Diminta Beri Teguran

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:50 WIB

Jakbar Darurat Judol, 89 Ribu Warga Setor Rp600 Miliar ke Bandar

Jakbar Darurat Judol, 89 Ribu Warga Setor Rp600 Miliar ke Bandar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:41 WIB

Momen Hangat di Istana, Presiden Belarus Hadiahi Prabowo Pena Emas

Momen Hangat di Istana, Presiden Belarus Hadiahi Prabowo Pena Emas

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:31 WIB

Skandal Korupsi MBG: Kejagung Ungkap Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Proyek Motor BGN

Skandal Korupsi MBG: Kejagung Ungkap Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Proyek Motor BGN

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:27 WIB

Pendapatan Ojol Turun Usai Skema 8 Persen, DPR Minta Tarif Diatur

Pendapatan Ojol Turun Usai Skema 8 Persen, DPR Minta Tarif Diatur

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:22 WIB

Flyover Latumenten Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026, Bakal Urai Kemacetan Grogol Hingga Slipi

Flyover Latumenten Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026, Bakal Urai Kemacetan Grogol Hingga Slipi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:12 WIB

Main Proyek Ompreng MBG, Brigjen  Lalu Muhammad Iwan Mahardan Ditahan Kejagung Terkait Korupsi BGN!

Main Proyek Ompreng MBG, Brigjen Lalu Muhammad Iwan Mahardan Ditahan Kejagung Terkait Korupsi BGN!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:10 WIB

Indonesia-Belarus Luncurkan Roadmap Kerja Sama Bilateral, Fokus Pangan dan Energi

Indonesia-Belarus Luncurkan Roadmap Kerja Sama Bilateral, Fokus Pangan dan Energi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:59 WIB

Lagu Bupati Purwakarta Om Zein Diduga Rendahkan Perempuan, Gerindra Ingatkan Kader Jaga Etika

Lagu Bupati Purwakarta Om Zein Diduga Rendahkan Perempuan, Gerindra Ingatkan Kader Jaga Etika

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:52 WIB

×